12.8.16

[tourismindonesia] Plesiran Tempo Doeloe: 24-25-26-27-28-29-30-31 Oktober 2016



 
SAHABAT MUSEUM dengan hati seneng presenteren:
PLESIRAN TEMPO DOELOE 
                            TOEHAN TJIPTAKEN SORGA di BANDA



COME TO BANDA

Satoe tempat semboenji jang paling djitoe boewat mengaso

dari tjape' bekerdja berboelan lamanja di kota besar. Toean

en Njonja patoet dapetken satoe vakantie jang paling betoel

jang bikin fikiran koesoet djadi terang poen bikin kewarasan

badan semboeh totaal, kombali prima, tegoeh, poen gagah.
 

6 hari 5 malem di Banda Naira. Bole dibilang, ini waktoe jang

paling lama, dari programma Plesiran Tempo Doeloe pernah

dibikin destinatie Banda Naira (tahon 2007: 3 hari; tahon 2008:

3 hari; en tahon 2015: 5 hari). Tentoe sadja bakalan poeas se-

lama 6 hari itoe, apalagi nantinja kitaorang piginja naek Kapal

Tjepet, dengen duratie 5 djam lamanja dari Ambon ka Banda,

berangkatnja pagi djam 09.00 WIT en tibanja 14.00 WIT siang.

(3 programma jang sablonnja terseboet, kitaorang senantiasa

pake Kapal PELNI, dengan perdjalanan 8 djam lamanja, blon

di-reken waktoe menanti ketidakpastian datengnja itoe kapal).

COME TO BANDA

Logeren (nginep) di hotel paling tjiamik saƤntero Kapoeloan

Banda Naira, ia itoe: Hotel Maulana dengan view goenoeng

api tepi laoetan tedoeh di seberang sana. Tjoeba Toean en

Njonja bajangken sedjenak, tatkala bangoen tidoer, koetjek-

koetjek mata, onbijten (sarapan pagi ) pake brood (roti) met

selai nutmeg (pala) aseli Banda, minoemnja: thee cinnamon

(kajoemanis) di depan kamar seraja menatap kaindahan na-

tuur goenoeng api jang tinggi mendjoelang dalem soenji en

damai. Nistjaja, Toean-Njonja rasahnja ada di sorga doenija..

COME TO BANDA

Di-handle oleh sahaBATMUSeum, jang poenja pengalaman

10 tahon ka Banda (sedjak tahon 2006). Kitaorang berani ka-

sie garantie "Didjamin Poeas" djikaloe Toean dan Njonja toe-

roet di dalem programma djempolan ini, kerna nantinja bakal-

an berkoendjoeng ka Benteng-benteng VOC, Roemah Toean

Tanah Kebon Pala, Roemahnja Bung Ketjil (Sjahrir), Bung Ka-

tjamata (Hatta), Dr. Tjipto Mangoenkoesoemo en Iwa Koesoe-

ma Soemantri. Tida loepa oentoek snorkeling di berbagi loca-

tie di Laoet Banda. Djikaloe tida snorkeling poen bole zwem-

men (swimming), eh djangan loepa pake zwempak sablonnja

njeboer ka laoet (kata zwempak ini kamodian djadi: sempak).

TJOEATJA TERBAIK

Boelan Oktober maroepaken moesim jang paling baek ber-

koendjoeng ka Banda Naira. Aernja tenang, ombak rata bagi-

ken karpet jang membentang biroe. Ditambah lagi itoe aer la-

oetnja bening lajaknja tjermin, dengan tjampoeran kleur/warna

blauw (biroe), idjo. Djikaloe broentoeng, bole djadi ditemenin

loemba-loemba jang menjamboet datengnja para tetamoe dari

loewar poelo. Oh, tiada vakantie seindah ini, melantjong ka Ne-

gerij Dongeng, seperti mimpi jang mendjadi kenjata'an. Aduuh!

WHAT ARE YOU WAITING FOR?

Tempo hari, jang soeda kassie chabar kasengsem pingin ikoet:

sadjoembelah 60 orang. Kapasitas itoe kamernja Hotel Maulana,

Banda Naira tjoemah moeat 40 orang sahadja, dan kemaren hari

ada 20 orang jang mendaftar serius di awal Augustus 2016. Djadi,

jang tersisa tinggal 20 orang lagi. So, What Are You Waiting For?

WELCOME TO PARADISE

Lekas daftar, sekarang djoega! Gaboeng en ni'mati vakantie ka:
Poelo Neira, Poelo Lonthor, Poelo Goenoeng Api, Poelo Rhun,
Poelo Rosengain (Poelo Hatta) en Poelo Pisang (Poelo Sjahrir),

Poelo Ai en Poelo Nailaka, poela sitoes bersedjarah di Ambon.


Senen, 24 Oktober -
Senen, 31 Oktober

Rp.6,9 juta/persoon (tak
termasuk tiket pesawat 

menuju ke Ambon p.p)

Awas!! djangan langsung 
membeli ticket Kapal Ter-
bang sekarang! Tahaaan! 

Batjalah pendjelasan dari-
pada kitaorang panitia pe-
rihal persiapan pakansi di
boelan Oktober ini, sasoe-
danja Toean-Njonja kassie
kirim itoe email, mendaftar
kepada kitaorang panitia :)

(kami panitia, berangkat dan
pulangnja dari CGK-AMQ p.p
naek kapal Garuda Indonesia)

(djikaloe ada jang maoe naek 
Batik Air ataoepoen naek Lion

Air, Sriwijaya Air, sila sahadja,

jang paling penting kita samua 

bergoembirah di Banda Naira!)


Rp.6,9 juta/orang itu sudah termasuk semua-mua-nya, diantaranya: Pen-

jemputan di Bandara Pattimura (kalau berangkatnya bareng kami panitia

atau jadwal pesawatnya deket-deketan gitcu). Bus Pariwisata AC ketika

di Ambon. Penginapan di Ambon (Hotel Amaris), Banda Naira (di Hotel

Maulana). Tiket Kapal Cepat dari Ambon ke Banda Neira p.p. Makan en

Minum selama Plesiran. Kaos PTD. Asuransi Perjalanan. Speedboat ke-

tika pakansi ke semua pulau itu (Pulau Run, Pulau Nailaka, Pulau Ai, Pu-

lau Lonthoir/Lonthor/Banda Besar, Pulau Gunung Api, Pulau Neira, Pulau

Sjahrir, Pulau Hatta). Tiket masuk pulau dan situs-situs bersejarah yg ada

di semua pulau tsb (baik yg ada di Banda Naira maupun di Ambon). Naik

Ojeg Motor ketika keliling Pulau Lonthor, atas-bawah, singgah di Roemah

generasi ke-13 dari Pieter van den Broecke. Dipinjemin Life-Jacket (Baju

Pelampung yang berwarna Orange), yg sesuai dgn ukuran badan masing-

masing; kami punya sekitar: 150 Life-Jackets !!! Juga dianterin ke Bandara

Pattimura (sekali lagi, kalau pulangnya bareng kami panitia atau jadwal pe-

sawatnya deket-deketan) sebelum kembali ke Jakarta atau ke kota lainnya.


Pembayarannya Bisa Dicicil, atau boleh jg sekaligus
cicilan 1 = 2,9 juta (Agustus, yap, di bulan ini yaakh!)
cicilan 2 = 2 juta (September, di minggu pertama ya)
cicilan 3 = 2 juta (Oktober, di minggu pertama lunas!)

(Semua orang boleh ikutan acara ini lho, jadi gak harus
member SAHABAT MUSEUM saja, siapapun boleh kok
bergabung, yg tua, muda, anak kecil, yg belom pernah
ikut sama sekali program: PLESIRAN TEMPO DOELOE
atau yg belom pernah ketemu sama kami, juga peserta
lainnya, silahkan mengikuti program ini, beneran yaaah)

Senin     24 Oktober 2016: menginap di Ambon

Selasa   25 Oktober 2016: menginap di Banda Naira

Rabu     26 Oktober 2016: menginap di Banda Naira

Kamis   27 Oktober 2016: menginap di Banda Naira

Jumat    28 Oktober 2016: menginap di Banda Naira

Sabtu    29 Oktober 2016: menginap di Banda Naira

Minggu  30 Oktober 2016: menginap di Ambon

Senin    31 Oktober 2016: Pulang ke Jakarta, dll  

(Oh iya di Ambon sekamar berdua, tapi di Banda Naira ada yg berdua, dan

ada berempat, karena kapasitas kamarnya yg tidak terlalu banyak dan lebih

utama alasannya adalah kamarnya sebagian gede-gede banget, yg kalo utk

2 orang terlalu lapang). Tentu saja pasutri akan ditempatkan sekamar berdua.

(Pria dan Wanita dipisahkan kamarnya, baik di yg Ambon, juga Banda Naira)


8 Hari Plesiran di Maluku
Hari 1: Jakarta - Ambon - keliling Ambon bagian Selatan

Hari 2: Ambon: Naik Kapal Cepat: Ambon - Banda Naira
Hari 3: Banda Naira: Pulau Run - Pulau Nailaka - Pulau Ai
Hari 4: Banda Naira: Pulau Lonthor Utara - Pulau Lonthor Selatan
Hari 5: Banda Naira: Pulau Hatta (Rosengain) - Pulau Sjahrir (Pisang)
Hari 6: Banda Naira: Pulau Gunung Api (naik ke puncak?) - Pulau Neira
Hari 7: Banda Naira: Naik Kapal Cepat: Banda Naira - Ambon
Hari 8: Ambon: Pulau Ambon (oleh-oleh?), pulang ke Jakarta
 

                                                                            

                                                                        

kalo mau ngedaftar PTD ini
email ke: adep@cbn.net.id

(adep at cbn dot net dot id)
mending kalo mau nanya2
dulu, kirim email aja yuuk!





                                                                  detailnya mingdep yah

 
 


__._,_.___

Posted by: "Ade Purnama" <adep@cbn.net.id>


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com





__,_._,___

1.8.16

[tourismindonesia] File - contact person tourism indonesia.txt

Contact Person
Tourism Indonesia


Dear members,

Silakan kalau berminat ingin menambahkan.

Terima kasih


Salam Wisata Nusantara!



Radityo Djadjoeri
Moderator



Kalimantan

Natigor Tour n Travel
Ruko Balikpapan Baru Blok AB 2 No.16
Phone :( 0542 ) 877648
Fax:( 0542 ) 877254
YM: natigorparna@yahoo.com
kontak: Martin
Website: www.natigor.

Keisya Tours and Travel
Jl Kampung Kelawi No 43 Padang
Telp : 0751 9508927 facs : 0751 891436
Email : keisyatour1@gmail.com
YM & FB : dyan_hamama@yahoo.com

service in air ticket - Hotel voucher - Tour package

Regards/Dyan Hamama
085274298717




------------------------------------

------------------------------------

Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com
------------------------------------

Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/tourismindonesia/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/tourismindonesia/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
tourismindonesia-digest@yahoogroups.com
tourismindonesia-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
tourismindonesia-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/

29.7.16

[tourismindonesia] PLESIRAN TEMPO DOELOE: Jalur Rel Jakarta Kota - Tanjung Priuk, Minggu 31 Juli 2016



PLESIRAN TEMPO DOELOE: Naik Sepur Beos - Priok

Kumpul di Stasiun Jakarta Kota (lokasi persisnya nanti

akan dikabari lewat email setelah mendaftar/buat para

calon peserta). Stasiun ini berada di Kota Tua Jakarta
Minggu, 31 Juli 2016, djam poekoel 07.00, di pagi hari.

Rp.75 ribu/org, sudah termasuk:
(thee manis anget)
(snacks pagi hari)

(minoeman dingin)
(koeliling Station Batavia Benedenstad/Stasiun Jakarta

Kota) (koeliling Station Tandjong Priok/Stasiun Tanjung

Priuk) (masoep sampe roeangan jang moengkin sahadja

Toean dan Njonja soeker berkoendjoeng di mari saorang

diri, nistjaja bakal poewas portret-portret di gedong sta-

tion jang bole djadi maroepaken landmark kota Djakarta

jang membanggakan) (kaartjes naek Kereta Api Jakarta

Kota - Tanjung Priuk p.p) (Slide-show sedjarah bilangan

Kampong Bandan, Antjol, Tandjong Priok) (Stel Film jang

ada footage kadoea station terseboet pada tahon 1929)


(bakalan diceritakan perihal riwayat perkeretaapian oleh

Aditya Dwi Laksana dari KAB (Kereta Anak Bangsa) per-

kara sedjarah djalur rel sepur antara Beos dan Priok ini).

(Andy Alexander akan melengkapi kisah asal muasal da-

erah sini: Kampong Bandan, Antjol, dan Tandjong Priok)


Bank BCA: 237.14.25.693
MANDIRI: 101.000.4434.088
atau BNI 46: 01.48.44.54.65
(begimana tjara mentransfernja,
batja di bagian bawah email ini).

(please kirim email dulu sebelomnya, ntar dibales kok, untuk dapatkan

nomer urut keikutsertaan, jangan langsung transfer yah, ntar kitanya
malah bingung karena dapetin itu uang kaget, bisa dikopi khan jek?!)
(anak ketjil, orang moeda dan orang toea, bayarnya sama yah, oke?)
(semua di-reken dengan satoe prijs/price iatoelah
Rp.75.000/orang)




Di hari Minggoe jang tjerah nanti, SAHABAT MUSEUM adjakin Toean en Njonja

dengan familie en sobat-ande oentoek soesoer rel di djaloer legendarisch boe-

atan djawatan spoor djeman kompeni, moelai dari sekitaran Kota Tua Jakarta,

ka Tanjung Priuk naek kereta api via Station Kampung Bandan dan Station An-

col, brikoet dikassie terang sedjarahnja, jang bole bikin semoea orang seneng,

atinja goembirah ni'mati perdjalanan penoeh pangatahoean baroe, di atjaranja:

 

PLESIRAN TEMPO DOELOE: Jalur Rel Jakarta

Kota - Tanjung Priuk Minggoe, 31 Juli 2016, 07.00 sampe 12.00 


Spoor. Satoe kata jang kerap dioetjapken oleh banjak orang, oetamanja orang

Djawa. Spoor boekanlah kereta api, tetapi: djaloer, trek, rel, djalan kereta api.

Kereta Api di dalam bahasa Belanda = Trein. Seperti di bahasa Inggeris = Train.

Djawatan spoor pada djeman Hindia Belanda, atjapkali diseboet dengan achiran

"Spoorweg". Weg itoe dalam bahasa Inggeris = Way. Satoe tjontohnja: Staats-

spoorwegen (bilamana diartiken setjara bebas itoe = djaloer kereta api negara,

Apatah betoel artinja?). Ach, Toean dan Njonja moesti ikoetan kitaorang poen-

ja programma kwaliteit nummer satoe, ia itoe bezoek station-station kereta api,

jang doeloenja amet berdjaja, di djeman sablonnja hadlir pesawat jang terbang

di angkasa. Perdjalanan pandjang perihal kisah perkeretaapian, bakal ditjeritera-

ken oleh achlinja spoor di Indonesia, jakni: Toean Aditya Dwi Laksana. Toean &

Njonja bole tanjaken berbagi hal perkara sedjarah kereta api sedari moelai diba-

ngoen, poen sedjak moelai difikirken conceptnja oleh Goebernoer Djenderal Roc-

hussen, pada tahon 1846 (en di tahon 1864, ataoe 18 tahon sasoedanja, pem-

bangoenan rel kereta api dilakoekan dengan pentjangkoelan pertama kalinja se-

tjara symbolisch, oleh Goebernoer Djenderal H.A.W.J Baron Sloet van de Beele).

 

Menengok kedjaja'an djawatan spoor Hindia Belanda, moesti berkoendjoeng ka

Station Tandjong Priok (Tanjung Priuk) en Station Batavia Benedenstad (Jakar-

ta Kota). Banjak kisah jang uniek di balik pembangoenannja, termasoek oepatja-

ra adat lokaal jang moesti orang Belanda djalanken goena toeroet patoeh local-

wisdom jang berlangsoeng di negerij ini, jakni tanem kepala kerbaoe. Di Stasiun

Jakarta Kota ditanemnja di Stationplein (taman stasiun), jang sekarang menjadi

halaman Halte Busway Jakarta Kota, dan ada satoe lagi di belakang stasiun ter-

seboet. Adapoen jang di Stasiun Tanjung Priuk, kepala kerbaoe ditanem di baha-

gian kiri dan kanan sajap gedong. Masih banjak tjeritera nan interessant (interes-

ting) laennja perihal kadoea station iconik kota Batavia (Djakarta) itoe. Memang

penting sekali hadlir di programma terseboet pada hari Minggoe pagi mendatang.

Doeloenja ada 2 station kereta api di bilangan Kota Tua Jakarta, tepatnja di ha-

laman belakang Museum Fatahillah (Museum Sejarah Jakarta, Stadhuis) en deket

lapangan parkir Bank BNI. Terbit idee bagoes bikin satoe gedong station gede di

Batavia, oentoek menggantiken andeel 2 station di bilangan Kota Tua Jakarta ini,

Station Batavia Noord (bekas Station NIS) dan Station Batavia Zuid (bekas Sta-

tion BOS,Beos). Sasoeda rentjana concept djaloer di atas djalan (djalan lajang) 

gagal berdjalan, maka pembangoenan station baroe jang besar bole diwoedjoed-

ken. Biro AIA (Algemeen Ingeniurs-en Architectenbureau) ditoendjoek sebagi ba-

dan pelaksana project pembangoenan station Batavia baroe jang kelak itoe sta-

tion dinamaken: Station Batavia Benedenstad (kota bawah), jang rampoeng en

diresmiken pada tahon 1929, berlanggam Art-Deco stijl (style) jang amet popu-

lair pada tahon 1920an, dikenal sebagi landmark kota Batavia (hingga Jakarta).

Sekarang kitaorang perhatiken riwajatnja Stasion Beos, jang namanja di hari ini:

Stasiun Jakarta Kota, nama formeelnja ialah: Station Benedenstad (downtown!),

diberdiriken sedari tahon 1926 oleh satoe toekang insinjoer jang tjakap pada dje-

mannja. Diaorang adalah orang Belanda jang perna lahir di Toeloeng Agoeng pa-

da tahon 1882, dan meninggal doenija di Overveen, Nederland pada tahon 1947.

(Sahabat Museum sampe riset ka koeboeran-nja di Pemakaman Algemene, Bloe-

mendaal, 1 djam dari Amsterdam. Terima kasih Hasti Tarekat atas bantuannja :)

Stasiun Jakarta Kota ada maroepaken karjanja Ir. Frans Johan Louwrens Ghijsels 

nan djempolan. Bole dibilang inilah karja terbaiknja di Indonesia. Selaen bangoen-

an stasiun, diaorang djoega jang bikin Roemah Sakit PELNI di Petamboeran sana,

Kantoor Departemen Perhubungan, Jl. Merdeka Timur di seberang Stasiun Gambir,

Gedong Samudera Indonesia dan Gedung Toshiba di bilangan Kali Besar, Kota Tua. 

 

Mengapa BEOS? apatah maknanja? Tentoe sadja perkara ini nama moengkin misih

bikin bingoeng sampe hari ini, kerna pada djeman dahoeloe, tiada station dengen

seboetan BEOS. Ini nama ada jang bilang maroepaken pelafalan fonetiek daripada
orang Betawi, dari nama satoe operator djaloer kereta api di Hindia Belanda, iaitoe

BOS, dan BEOS ini dipertjaja atsalnja dari nama itoe, B-O-S (Batavia Ooster Spoor-

weg Maatschappij ataoe Maskapai Djaloer Timoer Batavia) jang mana itoe kompeni

(company) dahoeloe kala melajani djaloer Batavia-Caravam (Karawang). Djadi, ada

penambahan hoeroef "e" di nama proesahaan ini, dari B.O.S, dibatjanja = B (e) OS.

Poeter-poeter Stasion Beos ini bakal dilakoeken di pagi hari. Sasoedanja poeas koe-

liling dan kassie perharti detail Art-Deco-nja, kitaorang landjoet ka Stasiun Tanjung

Priuk dari spoor 8 ataoe 9. Perdjalanan ka station itoe tjoemah 20 minuten lamanja.

Toean en Njonja bole liet-liet ka loear djendela seraja membajangken keadahannja

pada tahon 1925, tatkala daerah di sepandjang djalan ini misih sepi, tiada orang li-

wat. Tida heiran ada kedjadian "Si Manis Djembatan Antjol" deket-deket sitoe. Tje-

ritera "Si Manis" versie aselinja bakal kitaorang djelasken pada programma Plesiran

Tempo Doeloe ka Slingerland (Antjol) pada boelan September ataoe October di ta-

hon ini. Itoepoen kaloe-kaloe Toean en Njonja kasengsem pingin toeroet gaboeng.

 

Bilangan Tandjong Priok doeloenja beroepa hoetan bakaoe en rawa-rawa. Alterna-

tief transportatie kereta api amet diboetoehken oentoek menemboes isolatie itoe.

Station Tandjong Priok moelai diberdiriken sedjak tahon 1914, dan diresmikan pa-

da tahon 1925, oentoek rajaken jubilieum 50 tahon djawatan spoor negara (SS).

Dirantjang oleh Ir.C.W.Koch. Adanja station ini tida loepoet dari Plaboehan Tan-

djong Priok, jang pada masa Hindia Belanda mendjadi gerbang masoep boeat Ba-

tavia, en negerij Hindia Belanda. Alesan station itoe dibangoen, oentoek keboe-

toehan transportatie jang hoeboengken Plaboehan Tandjong Priok en poesat ko-

ta Batavia, jang sekarang locatienja di Kota Tua Jakarta. Oentoek melajani ang-

koetan barang en penoempang jang baroe sahadja toeroen dari kapal oeap dari

berbagi poelo dan bahkan dari loear negerij, oetamanja dari moederland (negerij

iboe), ia itoelah: Nederland. Saperti halnja Station Batavia Benedenstad, station

ini ada maroepaken Terminus ataoe station achir (oedjoeng). Namoen amet disa-

jangken, gedong station mentereng ini tida difunctieken setjara maximum, sebab-

sebab letaknja djaoeh daripada plaboehan. Berbeda dengan station lama jang soe-

da lebi doeloe diboeka (sedjak tahon 1885), station baroe itoe dirasahken koerang

bergoena, kerna tida deket dockside (dermaga) dan pendatang poen penoempang

terlaloe djaoeh oentoek mentjapai station itoe. Segenap kaeilokan en kagoemilang-

an gedong itoe dianggep tida berfaedah. Aduh, malang sekali nasibnja station itoe,

lagipoela di tahon sablonnja Kemerdekaan Indonesia, conditie djalanannja misih se-

pi. Taman hiboeran rakjat di Antjol blon ada. Baroe moelai dikerjaken tahon 1960an.

Hingga tahon 1950an, automobile jang liwatin bilangan itoe moesti hati-hati betoel,

lantaran misih banjaknja monjet jang keliaran di djalan. Awas, nantinja ketoebroek!

Lokomotief elektrisch WERKSPOOR-HEEMAF nummer 201 (ESS 3201) mendjadi sed-

jarah baroe di doenia kereta api listrik. Itoe lokomotief maroepakan satoe artefact

sedjarah dari masa kedjaja'annja jang patoet kitaorang lestariken poen selametken.

Sekarang tersisa satoe lokomotief jang soeda di-restauratie dengan baek oleh para

petjinta kereta api. "Bon-bon" seboetannja lantaran tatkala ia meladjoe, klaksonnja

berboenji: "Boooon....boooonnn". Toean Aditya Dwi Laksana dengan ati seneng ba-

kalan mendjelasken riwajatnja "Bon-Bon" ini jang doeloenja moelai dioperatieken ber-

barengan dengan peresmian Station Tandjong Priok jang baroe, pada tanggal 6 Ap-

ril 1925, melajani djaloer awal Station Tandjong Priok naar Station Meester Cornelis.

Zo, toenggoe apalagi ?!! Lekas, Sigra daftarken diri Toean en Njona sekarang djoega!
kirim email ka: adep@cbn.net.id (adep at cbn dot net dot id) ataoe kaloe mahoe ber-
tanja sablonnja, sila hoeboengi telefoon-tangannja di nummer: 0818949682 (nummer
oeroet peserta akan dibriken sasoeda mendaftar, sehingga nanti ditransfer oeangnja
sasoeai
dengen nummer oeroetnja), kamoedian dapet ditransfer oeangnja langsoeng: 
BCA, no.rek 237 14 25 693 BCA cab Pondok Indah a.n: ADE HARDIKA PURNAMA 
toeloeng diconfirmatie sigra via email ataoe disms ka nummer 0818949682 selekasnja.

(djikaloe Toean ataoe Njonja ternjata tida djadi ikoetan en soeda transfer, moehoen
ma'af, doeit jang soeda ditransfer tida dapet dikembalikan, tetapi bisa dioper kepada
orang laen/familie/teman). Adapoen nummer rekening MANDIRI = 101.000.44.34.088,
a.n: ADE HARDIKA PURNAMA en rekening BNI 46, yaitu dgn no.rek: 01.48.44.54.65
a.n: ADE HARDIKA PURNAMA, kantoor tjabangnja poen ada di Pondok Indah djoega.

Tjara membajarnja/transfer, misalnja: Onky Alexander ada di nummer oeroet 18, maka 
Onky transfernja = Rp.75.018 (djikaloe di mesin ATM ketiknja Rp.75018 <<< angka 18
di belakang mengatjoe ka nummer oeroet, djadi nanti bajarnja boekan Rp.75.000 sadja,
tetapi ditambah Rp.18 sebagi nummer oeroet. Kaloe-kaloe mendaftar lebih dari 1 orang,

dan kapingin transfernja sekaligoes djalan, jang misalnja saperti tjontoh sematjem gini:

18. Onky Alexander

19. Meriam Bellina
20. Btari Karlinda

Transfernja bole sekaligoes = Rp.225018 (mengatjoe ka nummer oeroet jang doeloean),

maka dari itoe, nummer oeroetnja djangan didjoembelahken djadi 1 jah (18 + 19 + 20 =

57 = Rp.225.057). Oh, DJANGAN, DJANGAN, DJANGAN. kerna nantinja malahan bikin kita-

orang mendjadi bingoeng, en bole djadi nummernja ini (oempamanja nummer oeroet: 57)

soedah ada jang poenja, orang laen. Dapet menjebabken kakaliroean. Tetapi kalo mahoe

transfer satoe per satoe djoega boleh, ketik sadja = Rp.75.018, Rp.75.019 en Rp.75.020

ataoe misalnja ada temen/keluarga jang misih kapingin daftar lagi, en dapatken nummer
jang djaoe dari rombongan Toean-Njonja
(misal dapet nummer oeroet = 178) maka nan-

tinja djikaloe mahoe mentransfernja sekaligoes/sekali djalan toeloeng diseboetken sadja

bahoewa doeit jang sebanjak Rp.300.018 itoe oentoek nummer oeroet 18, 19, 20, 178. 
 

Djangan loepa oentoek bawa pajoeng, topi, handdoek ketjil, inget Djakarta panas! djika-

laoe pada temponja hoedjan ada toeroen, kitaorang aken moelai plesirannja sasoedanja

itoe hoedjan brenti. Zo, plesiran tetep dilakoekoen, tida berganti hari, ataoe tanggalnja.

 

Memoedjiken dengen hormat,
Ade Purnama (Adep)
SAHABAT MUSEUM
Jakarta-Indonesia

P: 0818 94 96 82

0812 84 27 27 36
Pin BB: 23975CBC
Email:
adep@cbn.net.id

Facebook: Ade Purnama

Twitter: @sahabatmuseum

www.sahabatmuseum.org


(beberapa sumber sejarah dibaca dari buku:
"Sejarah Perkeretapian Indonesia", terbitan

Tim Telaga Bakti Nusantara; "The Beauty of Indonesian Railways", terbitan Kereta Anak

Bangsa; "Spoorwegstations op Java", karya Michiel van Ballegoijen de Jong; "Batavia in

Nineteenth Century Photographs" dan "Jakarta, Postcards of a Capital 1900-1950" kar-

ya Scott Merrillees; Majalah KA, edisi 97, Agustus 2014 dengan tema "6 Stasiun Herita-

ge di Batavia"; "Ir.F.J.L.Ghijsels, Architect in Indonesia (1910-1929)" karya Drs.Akihary;

"Profil Orang Betawi, Asal Muasal, Kebudayaan, dan Adat Istiadat", karya Ridwan Saidi;

"Asal-Usul Nama tempat di Jakarta", karya Rachmat Ruchiat; Sinopsis "PTD: Tandjong

Priok", Selasa 31 Januari 2006, karya Alwi Shahab; Artikel di Kompas "Stasiun Tanjung

Priok Tidak Terurus, Selasa 10 April 2007, oleh (CAL); "Stasiun KA Priok Tidak Terawat,

Kamis 17 Juli 2008, oleh (CAL); "Jalur KA Kota-Priok Akan Dihidupkan Lagi", Kamis 21 A-

gustus 2008, oleh (CAL); "Ribuan Rumah di Rel Ancol-Tanjung Priok Digusur", Senin 20

Oktober 2008, oleh (ONG); "Deru Kenangan di Stasiun yang Lengang", Senin 28 Septe-

mber 2015, oleh Saiful Rijal Yunus dan Mukhamad Kurniawan; Artikel Warta Kota "Sta-

siun Tanjung Priok Dipugar", Kamis 30 September 2004, oleh (gus); "KA Tanjung priok

Operasi Lagi", Kamis 23 Oktober 2008, oleh (gus); "Stasiun Tanjung priok Dilengkapi

Hotel", Selasa 28 Oktober 2008, oleh (gus); "Tanjungpriok Jadi Stasiun Antarkota",

Rabu 19 November 2008, oleh (sab); "Stasiun Tanjungpriok Mulai Bersolek", Jumat

9 Januari 2009, oleh (Agus Himawan); "Wisata Kota Toea: Bunker Misterius di Sta-

siun Tanjung Priok", Rabu 10 Juni 2009, oleh Pradaningrum Mijarto; "Stasiun Tanju-

ng Priok Mulai Direnovasi", Jumat 30 Oktober 2015, oleh (m2); Artikel di Koran Tem-

po "Menanti Si Kuda Besi", Rabu 4 Maret 2009, oleh Tito SianiparlMustafa Silalahi[I]

Isti"; "Stasiun "Transit" Tanjung Priok", oleh Aditya W Fitrianto; Sinopsis "PTD: Sta-

siun Jakarta Kota", Minggu 8 November 2009, oleh Soni Gumilang; Timeline sejarah

Kereta Api di Indonesia, bikinan IRPS; DVD "Van De Kolonie Niets Dan Goeds, Neder-

lands-Indie in Beeld 1912-1942, terbitan Filmmuseum; Film Dokumenter "Nederlands-

Indische Staats-spoor- en Tramwegen anno 1929", tentang perkeretaapian di Hindia

Belanda; artikel di majalah Laras "Stasiun Jakarta Kota, Monumen Arsitektur Jakarta",

Juni 1997, oleh (KS); artikel di Warta Kota "Teka-teki Jam Soerabaija di Stasiun Jaka-

rta Kota", Minggu 21 Desember 2008, oleh (hes); "Beos Bos!" Senin 20 Mei 2004, oleh

(pra); "Mengembalikan Wajah Stasiun Beos", Jumat 28 Juli 2006, oleh (chi/tos); Wisa-

ta Kota Toea: "Gedung Stasion Beos Standar Eropa", Sabtu 22 Desember 2012, oleh

Djulianto Susantio; "Stasiun Batavia Selatan 80 Tahun", Kamis 22 Oktober 2009, oleh

Pradaningrum Mijarto; "Menggali Jejak Stasiun Batavia", Kamis 5 November 2009, oleh

Pradaningrum Mijarto; "artikel di Kompas "Kanibal demi "Bon-bon"", Jumat 28 Maret 20-

14, oleh Nawa Tunggal; buku "Betawi Queen of The East"; "Hukum Pancung di Batavi-

a"; "Batavia Kota Hantu"; "Batavia Kota Banjir", karya Alwi Shahab; "Ensiklopedia Jaka-

rta, Culture & Heritage" Jilid II, oleh Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta).

 



PLESIRAN TEMPO DOELOE: Jalur Rel Jakarta Kota - Tanjung Priuk

Minggu, 31 Juli 2016

07.00 - 07.30: Pendaftaran Ulang di Stasiun Jakarta Kota

07.30 - 08.00: Keliling Stasiun Jakarta Kota & kisah Ir. Ghijsels

                    (arsitek yang membangun Stasiun Jakarta Kota)

08.00 - 08.25: Siap-siap naik kereta, stand by di Peron 8/9

08.25 - 08.45: Kereta Api berangkat ke Stasiun Tanjung Priuk

08.45 - 09.00: Turun ke peron dan jalan kaki ke hall stasiun

09.00 - 09.30: Penjelasan tentang Kp. Bandan, Ancol, Priok

09.30 - 10.00: Penjelasan tentang Riwayat Kereta Api jalur

                    Stasiun Jakarta Kota & Stasiun Tanjung Priuk

10.00 - 11.00: Keliling Stasiun Tanjung Priuk

11.00 - 11.10: Siap-siap naik kereta, stand by di Peron

11.10 - 11.30: Kereta Api berangkat ke Stasiun Jakarta Kota

11.30 - 12.00: Acara selesai



__._,_.___

Posted by: "Ade Purnama" <adep@cbn.net.id>


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com





__,_._,___