29.2.08

[tourismindonesia] Meeting Packages in Bali


Dear All
 
We are again presenting our special offer for meeting packages in BALI
 
Conrad (5*)         full day meeting IDR 1.550.000/person (Full board)
Hard rock (4*)      full day meeting IDR    750.000/person ( Full board)
Ramayana (4*)     full day meeting IDR    630.000/person ( full board)
Wina Holiday(3*)  full day meeting IDR    350.000/person ( full board)
 
for your further info pls contact  ; Kadek
Authentic Bali tours
 
Jl Gelogor Asri 09, Gelogor Carik
Denpasar 80121
Phone : (0361) 863 9008, Mobile: (081 246 71703)
Email : authentic_bali@yahoo.com


 


Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search. __._,_.___

Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[tourismindonesia] Bls: [ASPPI-TRASS] Sikuai & Bukit Tinggi Fam Trip

Salam Hangat dari Jambi Buat Sobat Sesama Insan Pariwisata yang tercinta,
 
Numpang nulis uneg uneg juga yaaa.......
 
Kemarin sore baru saja kembali ke kota Jambi yang tercinta ini, terasa udaranya yang hangat dengan langit yang cerah menambah semangat dihati untuk pulang ke rumah, kembali dengan membawa semangat dan kesegaran baru, tentang Fam Trip di Pulau Sikuai yang indah.
Sikuai sangat menakjubkan, bukan berarti Bukit tinggi tidak Indah, tetapi mungkin karena udara Bukit Tinggi yang dingin membuat kami kurang beraktifitas disamping saya juga sudah sering kesana.
Saya sangat tertarik dengan Pulau Sikuai karena keindahannya, menempuh 1 jam perjalanan dari Pelabuhan Kota Padang dengan kapal yang cukup nyaman, pulau yang dikelilingi oleh beberepa pulau lainnya dengan airlaut biru yang tenang. Selama perjalanan menuju Sikuai kami melihat ada beberapa lumba2 yang berenang disekitar kapal kami, ada 3 lumba yg saya lihat, mereka berlompatan dan menari nari dilaut, lengkap sekali ternyata pulau ini, dengan beberapa Cottage-cottage didirikan dipinggir pantai, halamannya dekat sekali dengan bibir pantai. kalo duduk di tangga  atau di teras kamar langsung melihat pantai dan mendengar deburan ombaknya. Setelah menikmati welcome drink kami makan siang dan masuk kamar masing2 untuk istirahat. tetapi saya memilih untuk berenang dan sayang melewatkan waktu yang sedikit dipulau ini.
Petang hari kami pergi ke Sunset Plaza keatas puncak tertinggi sikuai melihat pemandangan lepas beberapa pulau di sekitarnya, menanti tibanya sunset yang indah, sambil beraksi berfoto2, ditemani semilir angin yang lembut membuai  buai perasaan kagum kepada Sang Pencipta. Setelah menikmati makan malam yang hangat di tepi kolam renang, team Sikuai menawarkan Musik Room, rata-rata teman2 antusias menyalurkan bakatnya menyanyi dan bergembira. setelah larut tiba mulai yang lainnya memilih acara masing masing. kami memilih untuk menyusuri pantai ditemani terangnya bulan, ada yang menyelam mencari ikan, ada yang menyewa sepeda motor untuk mengelilingi pulau, sangat menyenangkan hingga tiba waktunya untuk istirahat. Pagi hari kami berjalan kaki mengelilingi pulau, sebagian rekan bermain voli dan berenang. Sekali lagi Sikuai sungguh menarik dengan pantai dan pohon kelapanya disekitar pulau, kita hanya akan bertemu dengan tamu dan petugas Resort saja, tidak ada penduduk yang menetap disitu. Sangat cocok untuk pasangan yang berbulan madu atau bagi yang butuh ketenangan dari keruwetan pekerjaan sambil memancing atau duduk-duduk di dermaga melihat ikan berwarna warni yang menari nari diantara karang laut. Rekan2 travel dari kota lainnya banyak mengumpulkan batu karang dan kerang yang bagus bagus sebagai kenangan di Sikuai.
Tak terasa waktu kami sudah mulai berakhir, dan kami akan meneruskan perjalanan ke Bukit Tinggi, terasa sedih meninggalkan pulau ini, namun ada harapan bahwa kami pasti akan datang lagi suatu saat dengan berbagai alasan. Tiba di Bukit tinggi malam telah menjelang, karena selama perjalanan kami mampir membeli es Durian di Kota Padang, ke Air Terjun di Pariaman dan membeli Bika Mariana di perjalanan ke Bukit Tinggi. Dinner di Halaman Hotel Campago, disuguhi 3 tari tarian Minang, Tari selamat datang atau Sekapur Sirih, Tari Payung dan Tari Piring yang Magis. Tampak kekompakan dari Pariwisata Sumbar menyambut kami, ada Bang Febby dari Salam Leisure selaku Sekretaris Asita, bpk Bujang Rafless, Bpk Roni yang sangat ramah GM Hotel Cimpago,Ibu Santi dari The Hill's dan beberapa pihak hotel dan travel lainnya dari Bukit Tinggi. Ternyata kerja keras Uda Ari dan Uni Ranti patut diancungi jempol, membuat kami yang belum begitu paham dengan Pariwisata di Sumbar menjadi Tahu. Oh ya Guidenya Bang Syaipul juga sangat kocak. Perjalanan dari Padang menuju Sikuai dipenuhi dengan tawa dan kehebohan oleh ulah Simon dari DSW Pku dan Vina dari Shakata Batam, memang....kalau para traveler jalan semua jadi gila,..ha...ha...ha.
wadduuuuh....udah dulu ya..nanti sambung lagi. Kerjaan banyak yang menanti nih...pada antri.
Uda Ari, Uni Ranti, makasih banyak ya atas semuanya di Sumbar. Tak ada lagi kata kata yang bisa mewakili selain Terima kasih dan salam persahabatan selalu, dengan harapan..menanti undangan ke sikuai lagi ha...ha...ha( belum puas sich..)
juga buat Uda David yang tiba tiba mengajak kami team Jambi sarapan ala Padang di Buffet Rajawali yang superrrr enakk.
wah..kalah nih mie celor Jambi dibanding soto daging di Rajawali (sebenernya mo nambah..tapi maluuuuu...ha....ha) lain kali kita datang lagi yaaa....
Terus buat Pak Rudi dari Campago yang ganteng dan rada2 Gokil juga ha...ha, ceritanya lucu bikin sakit kepala saya hilang, Bang Febby juga dengan cerita konyol tapi asyiknya... Bang Pieter dari Hill's Hotel,
Terakhir teman2 seluruh peserta Fam trip yang akan selalu saya rindu, makasih atas kekompakannya, Sobatku Yuli Andriayani dari Riz Pku, Mas Sugiyanto dari Pers Pku, Asita Sumbar, Bang Ridwan Tulus Sumatra n Beyond Pdg,Uda Andre Humas Asita PDG,Simon Dsw PKU, Icha Indah Wisata Jkt,Neyna Arie Tour Jkt,Bang Jon Hendri Indoriva Pdg, Vina Shakata Batam, Bandung, Indra Alia Sub, Bang Ginting dari TX mes, Mas Hendro TX Pku, Yudha Jkt yang ambil alih sebagai seksi Dokumentasi Fam trip ha..ha lugu tapi lucu, Catur dari Saung Bulian Jambi body gede nggak menjamin gak bisa renang hi...hi, Ita dari Mentari Jambi, Bang Herman dari Bisalfa Matur Jambi, dan Jusniar dari sedona Holidays Medan truss....ayoo siapa lagiiii , nggak hafal nih, soalnya nggak kasih saya kartu nama sichh...
ntar nyusul aja yaaaa......maaf kalo nggak bisa disebutkan, karena ingat tapi lupa nama...maaf...maaaf...
 
Makasih Fam trip Sikuai dan Bukit Tinggi team, selamat berjuang mempromosikan pariwisata Sumbar, semangat teruss yaa...., mumpung masih muda. jangan menyerah. Mari kita majukan Pariwisata Indonesia, dengan mengangkat pariwisata daerah masing masing....saling bantu dan belajar terus menimba ilmu dan info terbaru.
 
Sayang ya, Bro Joko ngga ikut gabung, harusnya bisa nambah member trass Baru (dia Jago sih cari member kayak di Jambi)
 
sampai jumpa di pertemuan berikutnya....
byeeeee
( ih..ini nulisnya bener2 pake perasaan..jadi kalo ada yang salah atau nggak bener harap maklum ya, konsepnya cuma diingatan yg masih seger aja.)
Nilawaty
 

PT. Trans Global Tour & Travel

Jl. Kol Abunjani no. 56 Sipin Ujung, Kel. Selamat Kec. Telanaipura Jambi 36129  -  Indonesia

Telp: 0741 669350 (h)    Fax:  0741 668125    Hp:  0741 7071066,    0812 741 5378 (Nila)

Operational Hours :  07.15  -  22.00 Wib  ( Daily)

e-mail transglobal@e-jambi.net

nilawaty_suhendri@yahoo.co.id          (YM & E-mail)

suhendri_transglobal@yahoo.co.id

transglobaltour@yahoo.co.id               (Tour Dept)

Skype : nilawaty

 


----- Pesan Asli ----
Dari: Sikuai Island <new_sikuaiisland@yahoo.co.id>
Kepada: trass@yahoogroups.com
Terkirim: Kamis, 28 Februari, 2008 18:26:03
Topik: [ASPPI-TRASS] Honeymoon di Ranah Minang

Dear Bro & Sis,
Terbuktikan dari ceritanya Mr.David, SIKUAI Island emang cocok buat honeymoon,
Thanks ya bro david, buat ceritanya

wassalam
ARIE
SIKUAI ISLAND RESORT

----- Pesan Asli ----
Dari: DAVID KHUDRI <davidkeumala@ yahoo.com>
Kepada: trass@yahoogroups. com
Terkirim: Kamis, 28 Febuari, 2008 10:42:22
Topik: [ASPPI-TRASS] OOT: Honeymoon di Ranah Minang

Halo Bro & Sis,
Denger2 cerita Fam Trip Ranah Minang 22-24 Feb.'08 mengingatkan saya ttg cerita 3 saudara yg sama2 menikah & berbulan madu pada periode yg sama.

Begini Ceritanya... ......

Alkisah ada 3 anak putri (sebut saja namanya): VITA, VONI, dan VENI yang dinikahkan secara massal oleh orangtuanya. Setelah itu mereka pergi berbulan madu bersamaan ke "RANAH MINANG"
Dari Jakarta mereka berangkat sama2 ke Bandara Sukarno Hatta & berpisah setelah tiba di BIM (Bandara Int'l Minangkabau) Padang karena hotel mereka berbeda sesuai pilihan mereka masing2. VITA menginap di Hotel Pusako Bukittinggi
VONI di Hotel Pangerans Beach Padang, dan
VENI si bungsu di SIKUAI ISLAND RESORT Padang.

Namanya orang tua sayang sama anak, selama mereka berbulan madu kedua orang tua mereka minta dikirim kabar tentang segala yang terjadi selama mereka berbulan madu. Tapi agar berita yang dikirim agar singkat dan tidak terlalu Vulgar, mereka menggunakan Kode/ Sandi tentang motto-motto Iklan. Dan supaya praktis dan murah, disepakati pengiriman lewat SMS.

Dua hari setelah kepergian anak mereka berbulan madu, diterimalah sebuah SMS... yang rupanya dari VITA di Pusako Bukittinggi isi beritanya cukup sederhana "STANDARD CHARTERED". Setelah membaca berita tersebut mereka mencari Iklan Standard Chartered di Koran dan terbacalah tulisan besar berbunyi "BESAR, KUAT dan BERSAHABAT". Tersenyumlah kedua orang tua mereka membaca berita dari VITA.

Hari ke 4 datang SMS kedua, yang rupanya berasal dari VONI di Pangerans Beach.....isi berita nya juga cukup singkat yaitu...NESCAFE. Setelah membaca surat tersebut dengan tergesa-gesa kedua orang tua mereka mencari koran dan membaca Iklan Nescafe.. yang berbunyi .. "NIKMATNYA SAMPAI TETES TERAKHIR". Maka kedua orang tua mereka pun tersenyum bahagia sambil sedikit ber haha...hihi. ..

Hari ke 5 ditunggu tidak ada berita/ SMS yang datang dari si bungsu di SIKUAI ISLAND RESORT. Hari ke 6 begitu pula, tidak ada sebuah SMS pun,
Hari ke 7 ndak ada bedanya, tidak ada kabar dari VENI si bungsu.
Memasuki hari ke 8...... akhirnya kedua orangtua mereka menerima SMS juga dari VENI yang berbulan madu di Pulau yang cantik itu dan isi beritanya jg singkat CATHAY PACIFIC!!!. Segera kedua orang tua mereka mencari Iklan penerbangan Cathay Pacific yang ada dikoran ..dan dijumpailah iklan penerbangan
dengan tulisan besar "7 KALI SEMINGGU, 3 KALI SEHARI, 5 JAM NON-STOP." Kedua orang tua tersebut langsung komat kamit memanjatkan doa untuk keselamatan anaknya yang bungsu itu......

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Looking for last minute shopping deals?
Find them fast with Yahoo! Search. http://tools. search.yahoo. com/newsearch/ category.. php?category= shopping

[Non-text portions of this message have been removed]

____________ _________ _________ _________ _________ ________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers. yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]




Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers __._,_.___

Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[tourismindonesia] bantu info kopi donk

ada yang bisa kasi info cara saya mendapatkan kopi ngak ?
saya butuh kopi organik wamena dan kopi toraja. gimana cara belinya nih


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/tourismindonesia/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/tourismindonesia/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:tourismindonesia-digest@yahoogroups.com
mailto:tourismindonesia-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
tourismindonesia-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[tourismindonesia] Lagi dari Denny Sakrie: HARI HARI THE ROLLIES (In Memoriam Gito Rollies)

---------- Forwarded message ----------
From: Donny Danardono
Date: 29 Feb 2008 09:42
Subject: lagi dari Denny Sakrie: HARI HARI THE ROLLIES (In Memoriam Gito
Rollies)

Berikut ini saya cuplik kembali tentang perjalanan musik kelompok rock
tertua Indonesia asal Bandung The Rollies,kelompok yang membesarkan Gito
dalam khazanah musik Indonesia,yang dimuat dalam majalah Rolling Stone
Indonesia edisi Januari 2008 lalu.

Ketika mennyiapkan tulisan ini,itu merupakan kali terakhir bersua dengan
almarhum Gito Rollies yang saya wawancarai di kediamannya di Kompleks Mabad
II No.18 Rempoa,Bintaro Jakarta Selatan pada awal Desember 2007.

Saat itu Gito telah mampu berdiri,setelah beberapa lama hanya bisa duduk di
kursi roda.

Penampilan Gito Rollies teralahir di layar kaca adalah di sinetron tentang
Kangen Band.Dalam salah satu adegan Gito menasehati Kangen band agar mereka
jangan terpecah belah alias bubar.

DS

*                                   **HARI HARI THE ROLLIES*

*                                                Oleh Denny Sakrie*

                                         Hari-hari datang dan pergi
                                         hari esok bukan hari ini
                                         Yang akan datang
                                         biarlah datang
                                         nikmatilah hari ini

                                         Hari ini
                                         tak pernah akan kembali
                                         Dan nikmati
                                         hingga kemarin
                                         takkan kau sesali lagi





*Lirik lagu "Hari Hari" karya Oetje F.Tekol yang dilantunkan Bangun Soegito
Toekiman atau lebih dikenal dengan Gito Rollies pada album "New Rollies
Vol.3" (Musica Studio's 1978) seolah menggambarkan atmosfer hedonistik yang
pernah dialami oleh kelompok sohor asal Bandung ini.*

*Dari rentang waktu 1967 hingga 1983,The Rollies memang seperti mencitrakan
sebuah attitude grup rock sejati dengan kredo sex,drugs and rock and roll."Kami
jujur mengakui mengalami masa masa itu.Yang secara bercanda kami menyebutnya
jaman jahiliah" ungkap Benny Likumahuwa,pemusik berdarah Ambon kelahiran
Kediri 18 Juni 1946 yang sering dianggap tetua dalam The Rollies .*

*Benny Likumahuwa yang menguasai instrument bass,saxophone,flute dan
trombone itu menceritakan semua sejarah The Rollies secara detil di sela
kesibukannya sebagai pengajar di Sekolah Musik Gladi Resik yang berada di
Jalan Hang Lekiu 2 Jakarta Selatan.Bayangkan Benny mengingat semuanya dalam
bentuk tanggal peristiwanya.*

*The Rollies,menurut Benny, memang mengalami segalanya.Mulai dari jaman
perjuangan mencapai stardom,mencicipi nikmatnya madu kejayaan yang sarat
puja-puji hingga terhujam dalam keterpurukan tiada tara.*

*The Rollies mungkin termasuk grup rock Indonesia yang paling sering
mengalami bongkar pasang pemain,setelah grup rock God Bless dari Jakarta.*

*Tapi sebetulnya Benny Likumahuwa bukanlah pendiri The Rollies.Dia acapkali
tampil sebagai leader karena memiliki kemampuan leadership serta menguasai
teori musik secara permanen.*

*Merebaknya British Invasion di paruh dasawarsa 60-an yang menyemburatkan
sederet grup penuh pesona seperti The Beatles,The Rolling Stones,The
Yardbirds,Gerry & The Pacemakers,The Hollies dan banyak lagi,memang memicu
anak muda negeri ini untuk ngeband termasuk Deddy Sutansjah kelahiran 14
April 1950.Saat itu Deddy yang berusia 15 tahun pada tahun 1965
telah membentuk band dilingkungan sekolahnya..Saat itu jumlah band yang
menonjol di Bandung masih bias dihitung dengan jari yaitu Rhapsodia dan
Delimas.Bersama sahabat sahabat SMP nya seperti Sonson,Emil dan Sukri,Deddy
membentuk sebuah kuartet dengan nama The Rollies.Tak jelas apa yang membuat
Deddy memilih Rollies sebagai jatidiri bandnya itu.Diduga,saat itu Deddy
tengah keranjingan menyimak album-album milik The Rolling Stones dan The
Hollies.Karena tidak puas dengan musikalitas ketiga sahabatnya itu,Deddy
lalu bergabung dengan Delimas mengisi kekosongan posisi rhythm gitar dan
vokalis.Genap setahun,Deddy bersama dua personil Delimas Iwan Krishnawan
(drum,vokal) kelahiran 16 Juni 1948 dan Tengku Zulian Iskandar Madian
(gitar) kelahiran 16 Oktober 1949 sepakat menyatakan diri keluar dari
Delimas.Setelah merekrut Delly Djoko Alipin (gitar,organ,vokal) kelahiran 5
November 1947 yang baru saja mengundurkan diri dari The Venus.Mereka p un
sepakat untuk menggunakan nama The Rollies yang diciptakan Deddy Sutansjah
sebagai jatidiri band. Deddy lalu menyebut bahwa Rollies itu merupakan jenis
rambut dari para personilnya."Roll itu berarti berambut ikal dan lies itu
artinya lurus.Jadilah Rollies."ucap Deddy pada saya wawancarai di sekitar
tahun 1997 silam.Pengukuhan The Rollies terjadi pada tahun 1966,di saat
rezim pemerintahan berganti menjadi Orde Baru.*

*The Rollies memang berembrio pada era manakala katup kran musik rock telah
terbuka lebar,seiring dengan bergesernya situasi politik negeri ini dengan
dibungkamnya gerakan PKI.Sebelumnya musik rock yang kerap disebut ngak ngik
ngok dianggap dekaden dan wujud budaya kapitalis.*

*Beruntung Deddy Sutansjah memiliki orang tua yang mau memahami keinginan
musikal puteranya.Orang tua Deddy yang memiliki hotel akhirnya menjadi
tulang punggung keberadaan The Rollies sebagai penyandang dana."Seingat saya
orang tua Deddy yang menyediakan peralatan band yang komplit" tutur Iskandar
yang kini dikenal sebagai pengusaha.*

*Dengan formasi Deddy Sutansjah (bass,vokal),Delly Djoko Alipin
(gitar,organ,vokal),Iwan Krishnawan (drum,vokal) dan Iskandar (gitar
rhythm,vokal),The Rollies mulai melakukan serangkaian gigs dengan membawakan
sederet repertoar mancanegara yang tengah menjadi hits mulai dari The
Beatles,The Rolling Stones,The Hollies dan banyak lagi.*

*Selain itu,The Rollies telah merintis ke dunia rekaman pada tahun 1967
antara lain mengiringi penyanyi Alina Rahman dalam album yang dirilis oleh
Parlophone/EMI Singapura yang membawakan lagu-lagu karya Iwan Krishnawan
seperti "Cinta Bahagia","Minggu Gembira","Maafkan Daku","Tidurlah Adikku"
dan "Bila Hari Minggu" .*

*Ditahun itu bergabung pula Bangun Sugito,penyanyi kelahiran Biak 1 November
1946 yang kerap menyanyikan lagu-lagu milik Tom Jones,Engelbert Humperdinck
hingga Alfian."Gi to betul betul penyanyi pop yang sopan" jelas Iskandar.*

*Saat itu,The Rollies mulai menimba pengalaman bermusik dengan bermain
secara tetap pada acara Morning Show di bioskop Capitol Singapura .Sepulang
dari Singapura,The Rollies mulai menambah perangkat alat musiknya."Yang saya
ingat,The Rollies membeli drum bermerk Rogers,gitar dan bas merk Fender"
kenang Gito dikediamannya sekarang di bilangan Rempoa Ciputat Jakarta
Selatan.*

*Walaupun telah memiliki nama yang popular,The Rollies merasakan sesuatu
yang stagnan."Kami merasa musik kami kok kurang gereget" cerita Iskandar
mengingat peristiwa yang terjadi di tahun 1968.Para personil The Rollies
saat itu baru saja terperangah dan terpesona mendengar album "Child Is
Father To Man" dari kelompok berbasic brass section asal New York City Blood
Sweat & Tears."Kami ingin menambahkan alat tiup dalam The Rollies" ucap
Iskandar.Akhirnya keinginan itu pun terwujud ketika bersua dengan Benny
Likumahuwa,peniup saxophone dari grup jazz Bandung Crescendo.*

*"Saya memang telah mendengar The Rollies.Karena mereka serius,saya pun
bergabung bersama mereka" tukas Benny Likumahuwa.Tak tanggung-tanggung
,semua personil The Rollies lalu diajari meniup instrument
tiup.DeddySutansjah meniup trombone,Delly memegang flute,Gito bermain
trumpet,Iwan
meniup trombone,Iskandar memegang saxophone dan Benny bermain saxophone dan
trombone.*

*Dalam setiap pertunjukan,biasanya The Rollies memperlihatkan kepiawaian
mereka meniup instrument brass secara serempak dengan memainkan "Variations
On Theme" karya Erik Satie dan "Smiling Phase" karya kelompok Traffic yang
terdapat pada album kedua Blood Sweat & Tears" (1969).Dan merebaklah nama
The Rollies dalam keharuman.The Rollies menjadi grup papan atas yang
disegani penonton Bandung,Jakarta,Medan dan Malang."Penonton Malang yang
kritis bisa kami jinakkan" ujar Iskandar.*

*Selain,Blood Sweat & Tears,inspirasi musikal The Rollies juga datang dari
grup brass rock Amerika lainnya yaitu Chicago Transit Authority  yang baru
saja merilis debut album pada tahun 1969 dengan lagu-lagu seperti "Does
Anybody Really Knows What Time It Is ?" maupun "Question 67 and 68".*

*The Rollies kemudian bertolak lagi ke Singapura dengan formasi yang lebih
menjanjikan.Saat itu banyak sekali grup-grup Indonesia yang dikontrak
sejumalh klab malam maupun bar di Singapura antara lain The Steps,Clique
Fantastique,Trio Bimbo hingga The Peels.*

*Di Singapura The Rollies menyewa sebuah rumah di Jalan Jedburg Garden
No.5di kawasan Frankle Estate ."Itu adalah masa masa yang lumayan
pahit.Penuh perjuangan.Anak gadis tetangga kami ternyata naksir
Iwan.Akhirnya the Rollies sering diajak makan tetangga" kenang Benny
Likumahuwa.*

*Namun hari hari The Rollies toh tak selalu mendung kelabu.Suatu hari mere
ka didatangi Mr Lee dari Phillips Singapura yang menawari The Rollies masuk
ke bilik rekaman.*

*Di Singapura band-band Indonesia yang dikontrak main di berbagai klub malam
itu juga merilis album rekaman.Dari perusahaan rekaman
Phillips,Polydor,Fontana dan EMI mulai bermunculan album-album milik The
Steps,Clique Fantastique,The Peels maupun Trio Bimbo.*

*.Akhirnya The Rollies merilis sekaligus dua album yaitu "Halo Bandung" yang
berisikan lagu-lagu instrumental keroncong seperti "Arjati","Bandar
Djakarta","Sansaro","Selajang Pandang" hingga "Puteri Solo".Band seperti The
Steps dan The Peels juga menghasilkan album bernuansa keroncong modern.*

*Album lainnya adalah album yang berisikan sederet hits mancanegara seperti
"Sunny","Gone Are The Songs Of Yesterday","Kansas City","I Feel Good","Cold
Sweat","It's A Man's Man's Man's World" dan banyak lagi.Menariknya,The
Rollies tak membawakannya sesuai dengan versi orisinalnya."Kami selalu
mengarransemen ulang" jelas Benny Likumahuwa yang bertindak sebagai music
director the Rollies.Lagu "Gone Are The Songs Of Yesterday" dianggap lebih
berkarakter disbanding versi orisinalnya yang dilantunkan kelompok Love
Affair.Bahkan tak sedikit yang menyangka lagu bernuansa mellow itu sebagai
karya The Rollies.Lagu ini kelak menjadi trade mark the Rollies dalam
berbagai pentas pertunjukan.*

*Setahun setelah dirilis dua album tersebut, The Rollies mengalami sebuah
musibah.Pada tanggal 26 April 1970 terjadi kecelakaan lalu lintas yang
naas.Mobil yang ditumpangi personil The Rollies mengalami tabrakan
hebat.Sopir yang mengemudikan mobil The Rollies meninggal
dunia.BennyLikumahuwa dan TZ Iskandar pingsan seketika dan mengalami
luka di
kepala.Sedangkan Deddy Sutansjah dan Iwan Krishnawan kepalanya robek dan
mengalami pendarahan.Gito dan Delly disekujur tubuhnya bengkak dan lebam.*

*Tak lama berselang ibunda Deddy menjemput Deddy untuk pulang ke tanah
air.Gito pun ikut serta balik ke Bandung meninggalkan Benny,Iskandar,Iwan
dan Delly yang tetap mlanjutkan petualangan musikal di Singapura.*

*Di Bandung Deddy Sutansjah dan Gito lalu membentuk band baru dengan nama
Happiness dan mulai manggung di berbagai pentas pertunjukan.Banyak yang
menganggap Happiness sebagai penjelmaan dari The Rollies.Ini lumrah,karena
The Rollies cukup lama menghilang dari hiruk pikuk pentas pertunjukan di
tanah air.*

*Lalu bagaimanakah nasib the Rollies di Singapura ? Keadaan The Rollies
sangat berbeda dengan nama band baru Deddy – Gito Happiness.Setelah pasca
kecelakaan,kontrak The Rollies langsung dihentikan secara sepihak oleh
pengelola klab yang mengontrak mereka.*

*Di saat yang bersamaan,muncul Raden Bonnie Nurdaya gitaris Paramour,band
Bandung yang dibentuk Djadjat dan luntang lantung di Singapura karena
ditelantarkan oleh a gency yang membawa mereka ke Singapura.The Rollies lalu
menawarkan Bonnie untuk bergabung dengan The Rollies.Sejak itu Bonnie resmi
menjadi personil The Rollies sebagai gitaris.Iskandar lalu berpindah
memainkan bass menggantikan Deddy Sutansjah.*

*Pada pertengahan tahun 1970 The Rollies kembali menjejakkan kaki ke
Indonesia dan langsung main di Medan.Gito kemudian datang menyusul dari
Bandung dan bergabung lagi dalam the Rollies.Deddy sendiri tetap bertahan
dalam Happiness.The Rollies dikontrak di Medan selama setengah
tahun.Dipenghujung tahun 1970 The Rollies mengakhiri kontrak di
Medan.Tepat tanggal 1 Januari 1971 The Rollies lalu bertolak ke Bangkok,kota
yang merupakan barometer night life internasional yang setara dengan Beirut
dan Las Vegas.Namun sebagian besar personil The Rollies merasa tak betah
bermain di Bangkok."Mungkin mereka kaget melihat band-band asal Italia dan
Amerika yang bermain bagus.Dan minder" ucap Benny Likumahuwa sembari
terkekeh. Benny tetap bertahan di Bangkok dan diajak bergabung dalam
kelompok soul funk No Sweat sebagai peniup saxophone.No Sweat sendiri adalah
sebuah band multirasial yang antara lain terdiri dari pemusik
Amerika,Filipina dan Singapura.*

*Delly memutuskan untuk tetap bertahan di Bangkok bersama Benny
Likumahuwa.Akhirnya Benny membentuk sebuah grup musik multi rasial juga
dengan nama Augersindo yang merupakan akronim dari
Australia,Germany,Singapore dan Indonesia."Nama itu saya yang
bikin.Mungkinsaat itu karena ada jagoan organ yang bernama Brian
Auger" cerita Benny
lagi.Augersindo lalu dikontrak bermain di Laos.*

*Di tanah air sendiri The Rollies tetap berkibar walaupun tanpa dua tokoh
utamanya yaitu Benny Likumahuwa dan Delly Djoko.Deddy Sutansjah pun kembali
bergabung dengan The Rollies dan meninggalkan Happiness.*

*Menjelang akhir tahun 1971 Benny Likumahuwa dan Delly kembali ke
Indonesia.Saat itu The Rollies malah mendapat tawaran kontrak rekaman dari
Remaco (Republic Manufacturing Company).Pemilik Remaco Eugene Timothy
tertarik dengan ketenaran Rollies yang menjadi buah bibir di pelosok
Nusantara."The Rollies langsung dikontrak sebanyak 5 album.Bahkan kami
diberi keleluasaan melakukan apa saja.Artinya mereka tak mengekang
kreativitas musik kita" ujar Benny.The Rollies kian bersemangat menggarap
album perdananya bertajuk "Let's Start Again" yang bersikan lagu-lagu
seperti "I Had To Leave You","Let's Start Again" maupun "My Iggy".*

*Kegairahan The Rollies meniti karir musik pun ditopang dengan momen bisnis
pertunjukan yang agak cerah. Contohnya nilai kontrak show The Rollies
berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 5 juta untuk sekali
pertunjukan.Inijumlah yang besar,jika dibandingkan honor band-band
lain yang hanya berkisar
sekitar Rp.1 juta.Sebagai grup sohor,The Rollies selama sepekan bias 2
hingga 3 kali konser.*

*Ironisnya,dis aat karir musik mereka yang kian cemerlang,sebahagian
personil The Rollies malah dicengkeram ganasnya narkoba.Mereka,Deddy
Sutansjah,Iwan Krishnawan dan Bangun Soegito memang goyah dengan ketenaran
yang mereka peroleh.Akibatnya,keberadaan The Rollies sebagai grup musik yang
disegani dengan musiknya yang berkualitas mulai terancam.Benny yang mewakili
personil The Rollies mulai mengambil tindakan tegas,apalagi di pentas
pertunjukan baik Gito,Deddy dan Iwan mulai ngawur dan tidak
professional."Mereka malas latihan dan main seenaknya saja" ucap Benny.*

*Di tahun 1974 Deddy Sutansjah yang acapkali overdosis mundur dari The
Rollies dan bergabung dalam God Bless.Tapi karena ketergantungan terhadap
narkotika,menyebabkan Deddy pun akhirnya didepak dari God Bless.Deddy hanya
bertahan 4 bulan dalam formasi God Bless.*

*Posisi Deddy Sutansjah lalu diisi oleh Oetje F Tekol,pemain bass yang
pernah tergabung dalam berbagai band di Bandung seperti "The Savoy's" hingga
"Aneka Plaza Band".*

*Selain itu,personil The Rollies bertambah dengan masuknya peniup trumpet
Didiet Maruto yang mengisi posisi trumpet Gito.Gito mengaku kewalahan harus
membagi konsentrasi antara menyanyi ,bermain biola dan meniup trumpet. *

*Iwan Krishnawan dan Gito pun mengalami skorsing dari The Rollies.Iwan yang
berjanji meninggalkan kebiasaan buruknya mengkonsumsi narkoba akhirnya
diterima lagi di The Rollies.Sedangkan Gito lalu bergabung dengan band
Jakarta Cockpit yang didukung Adjie Bandy,Nadjib Oesman,Dicky,Paultje Endoh
dan Emmand Saleh.*

*Tapi ternyata cinta Gito memang hanya pada The Rollies.Gito pun kembali
bernyanyi untuk The Rollies.*

*Namun cobaan yang menerpa The Rollies seolah tak berujung.Pihak Remaco
memutuskan kontrak rekaman the Rollies setelah mereka merilis album ketiga
bertajuk "Sign Of Love"."Album album the Rollies menurut Eugene Timothy
gagal di pasaran karena terlalu idealis dan tak memiliki unsur komersiel
seperti Koes Plus,Panbers atau The Mercy's.Padahal di saat mengontrak
kami,mereka malah memberikan kebebasan pada The Rollies untuk melakukan apa
saja" ujar Benny Likumahuwa berapi-api.*

*Meskipun awan kelabu menyelimuti The Rollies,toh mereka tak pernah berhenti
bermusik.The Rollies bahkan jadi pemberitaan di berbagai media cetak ketika
tampil dalam acara konser musik akbar bertajuk "Summer '28" (akronim dari
Suasana Meriah Menjelang Kemerdekaan ke 28) yang berlangsung di Ragunan
Pasar Minggu pada tanggal 16 Agustus 1973.The Rollies melakukan sebuah
eksperimen musik dengan membaurkan instrument band dengan alat musik
tradisional.Arransemen lalu digarap oleh Benny Likumahuwa yang mencoba
menggabungkan karakter gamelan Sunda dan Bali.Lalu dipilihlah lagu "Manuk
Dadali" karya Sambas sebagai obyek eksprimen. Pemandangan tak lazim pun
terlihat dalam pertunjukan The Rollies.Setiap personil The Rollies memainkan
sekaligus instrument Barat dan gamelan. Iskandar dan Benny menabuh
saron,Deddy Sutansjah menghajar gong,Delly memukul gambang,Gito menggesek
rebab dan Iwan menabuh kendang.Eksperimen yang dilakukan The Rollies ini
lebih dahulu dilakukan sebelum eksperimen yang dilakukan Harry Roesli maupun
Guruh Soekarno Putera dan Gipsy.*

*Disamping itu,The Rollies pun mulai menggagas pertunjukan dengan didukung
orkestra.Alhasil,ketimpangan non musikal yang mencuat dari kubu the Rollies
seperti ketergantungan narkotika dari personilnya bisa diimbangi dengan
kualitas musik yang memadai."Terus terang saya cukup kelimpungan melihat
problem yang berkobar di tubuh The Rollies" ucap Benny Likumahuwa.*

*Pada tahun 1974 , the Rollies kembali menjalani kontrak selama 4 bulan di
Singapura. Disini ternyata Iwan Krisnawan kembali memakai narkoba. Mereka
sempat melihat Iwan bersama seorang wanita Menggali yang ternyata sama sama
pecandu narkotika. Iwan dan teman wanitanya saling menyuntikkan zat-zat
adiktif di kamar yang hotel terkunci.Karena ingkar janji,ketika pulang
kembali ke Bandung, Iwan dengan sangat terpaksa dipecat untuk kedua kalinya
dari the Rollies. Dan Benny Likumahuwa lalu merekrut Jimmie Manoppo drummer
The Steel (band Krakatau Steel, Cilegon) yang pernah ia lihat permainannya
di sebuah pub, untuk bergabung. *

*Tak lama berselang Iwan Krishnawan yang pernah dekat dengan penyanyi Anna
Mathovani dan aktris Debby Cynthia Dewi menghembuskan nafas terakhir karena
keteragntungan narkotika.*

*DARAH BARU*

*Dengan demikian, The Rollies yang limbung akhirnya bisa memulihkan keadaan.
Chemistry antara Oetje F Tekol (bas) dan Jimmie Manoppo (drum) menjadikan
The Rollies seolah memiliki darah baru. The Rollies kembali merilis album
baru di tahun 1976 di perusahaan rekaman Hidayat Audio Bandung. Uniknya
album itu berbentuk live yang diambil dari rekaman pertunjukan The Rollies
saat manggung di Taman Ismail Marzuki pada 2 dan 3 Oktober 1976. Album ini
bisa dianggap sebagai album live pertama dari sebuah grup rock di Indonesia.
*

*Setelah itu The Rollies merilis album Tiada Kusangka yang merupakan
re-makeatas lagu-lagu yang pernah mereka bawakan di album-album ketika
Deddy
Sutansjah dan Iwan Krisnawan masih bergabung di The Rollies.*

*Selanjutnya di era 1977-1979, The Rollies mendapat kontrak rekaman dari
Musica Studio. Ini bisa dianggap sukses kedua dalam perjalanan karier grup
ini. Karena di era inilah The Rollies banyak menghasilkan hits seperti Sinar
Yang Hilang (Wandi Kuswandi), Dansa Yok Dansa, dan Bimbi (Titiek Puspa), Hari
Hari dan Kemarau (Oetje F Tekol), hingga Kau yang Kusayang (Antonius).*

*Ironisnya setelah merilis album "Keadilan" (Musica Studio's 1977),Benny
Likumahuwa justeru mengundurkan diri dari The Rollies.Mundurnya Benny
sebagai inspirator diduga karena terjadi konflik dalam the Rollies.Di satu
sisi,Benny ingin mempertahankan idealisme bermusik.Di sisi lain Delly malah
ingin lebih jauh menceburkan diri pada pola musik yang lebih ringan dan
komersiel.*

*Mundurnya Benny Likumahuwa menyebabkan The Rollies menambahkan embel embel
new menjadi New Rollies.*

*Di era ini , Delly Djoko Alipin dan rekan mulai membuka diri dengan
menyanyikan lagu-lagu karya komposer di luar tubuh The Rollies, misalnya A
Riyanto, Titiek Puspa, Johannes Purba, Antonius. *

*Benny Likumahuwa kemudian lebih banyak berkutat di musik jazz. Posisinya
lalu digantikan oleh Wawan Tagalos. Tengku Zulian Iskandar Madian juga
mengundurkan diri setelah merilis album Dansa Yok Dansa (1977), posisinya
kemudian digantikan Pomo dari The Pro's.,sahabat dekat Delly ketika membantu
The Pro's dulu.*

*Di tahun 1979 The Rollies memperoleh penghargaan Kalpataru dari Menteri
Lingkungan Hidup, Emil Salim, karena lagu Kemarau. Lagu yang dikarang Oetje
F Tekol dianggap memuat misi dan pesan lingkungan hidup.*

*
Memasuki era 1980-an terjadi perbedaan visi musik di antara personel The
Rollies. Pada masa ini Rollies memang tidak banyak melakukan pertunjukan dan
rekaman. Seluruh personel malah disibukkan dengan proyek musik
masing-masing. Didiet Maruto ikut bergabung dengan Abadi Soesman Jazz Band,
Wawan Tagalos mendukung grup baru Drakhma, Oetje F Tekol aktif sebagai
pencipta lagu dan penata musik di berbagai album pop. Bonny Nurdaya
mendaurulang lagu-lagu lama The Rollies seperti Salam Terakhir dan Setangkai
Bunga. Bahkan ia sempat bereksperimen memadukan musik tradisional Sunda
dengan repertoar The Beatles dan The Police dalam album bertajuk Punk Reog.
*

*Sementara Gito Rollies mulai aktif berakting di layar lebar dengan
membintangi film Perempuan Tanpa Dosa, Di Ujung Malam hingga Kereta Terakhir.
Jimmie Manoppo merintis solo karier di Akurama Record dan menghasilkan 4
album : Album Perdana, Ceritaku Ceritamu, Dewi Angan-angan, dan Ding Dong.
Sedangkan Delly Rollies juga bersolo karier lewat 5 album solo yang dirilis
Flowers Sound dengan penata musik Fariz RM, Harry Sabar dan Willy Sumantri.*

*Di tahun 1983 The Rollies mencoba comeback lagi lewat album Rollies
83(Sokha Record) dengan
hits Dunia Dalam Berita (Oetje F Tekol) dan Mabuk Cinta (Harry Sabar). Ini
merupakan kebangkitan ketiga The Rollies. Sayangnya setelah merilis album
Rollies dengan hits Astuti dan Burung Kecil, tampaknya The Rollies seolah
tak memiliki sesuatu yang bisa diandalkan. *

*Bermunculannya grup-grup seperti Krakatau, Karimata, Emerald, hingga
Bhaskara seolah menggilas kekuatan musik The Rollies. Kehadiran grup
berkonotasi fusion tersebut menjadikan kelompok musik ini seolah macan
kertas yang tiada berdaya.*

*Meskipun tetap bertahan dengan merilis album-album baru hingga era 90-an,
tapi secara jujur harus diakui masa gemilang The Rollies memang telah
lampau.*

*Penggemar The Rollies hanya bisa terhenyak ketika Deddy Sutansjah atau
Deddy Stanzah meninggal dunia pada tanggal 22 Januari
2001.Setahunkemudian,Delly Djoko Alipin pun menghembuskan nafas
terakhirnya pada tanggal
30 Oktober 2002.Dan setahun berselang,Bonnie Nurdaya juga menghembuskan
nafas terakhir pada tanggal 13 Juli 2003.*

*Gito sendiri mengisi hari hari tuanya dengan menjadi pendakwah.Dia memang
telah tobat.Pada tahun 2005 Gito mengidap limfoma atau kanker kelenjar getah
bening.Tahun lalu Gito harus duduk diatas kursi roda.Tangan kanannya melemah
tanpa daya.Tapi beberapa waktu silam,Gito mulai bias berdiri meninggalkan
kursi rodanya.*

*Jimmie Manoppo masih tetap berkutat di jalur musik dengan mengisi
acara-acara musik di TVRI.Oetje F Tekol menjadi guru musik dan sesekali
bermain band.Benny Likumahuwa masih aktif bermain musik jazz dan menjadi
guru musik.Didiet Maruto masih tetap bermain musik di berbagai orkestra dan
studio rekaman. *

*The Rollies adalah perjalanan panjang sebuah band rock Indonesia yang
tercatat banyak memberikan kontribusi untuk musik Indonesia.*

*Lamat-lamat masih terngiang-ngiang desahan serak khas Bangun Sugito
menyanyikan lagu Hari-Hari. *



*Hari ini tak pernah akan kembali
Dan nikmati hingga kemarin
Takkan kau sesali lagi*

.





[Non-text portions of this message have been removed]



---------------------------------------------
Budayakan menghapus bagian imil yang tidak
perlu. Pandangan di milis ini adalah pandangan
pribadi, tidak mewakili posisi/organisasi pengi-
rim. Petunjuk di http://help.yahoo.com/groups/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
   http://groups.yahoo.com/group/stan/

<*> Your email settings:
   Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
   http://groups.yahoo.com/group/stan/join
   (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
   mailto:stan-digest@yahoogroups.com
   mailto:stan-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
   stan-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
   http://docs.yahoo.com/info/terms/


__._,_.___

Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[tourismindonesia] PINTONG: Sawahlunto Effect Sabtu 1 Maret 2008 (besok lho!) jam 1 siang (dan kaos PTD)

PINTONG singkatan dari Pindah Tongkrongan.
Merupakan program santai dari Sahabat Museum.
bisa kemana aja, tak harus ke tempat bersejarah.
biasanya diadakan secara mendadak, suka-suka
aja kapan mau digelar, bisa pas mau nonton film
bareng di bioskop ato cuma pengen makan enak.
pokoknya kemana aja deh, terserah penonton :)

Nah untuk bulan Maret, karena lagi ada pameran
tentang foto kota Sawahlunto di Museum Gajah
(atau Museum Nasional), maka kita gelar acara..

PINTONG: Sawahlunto Effect
Sabtu 1 Maret 2008, kumpul langsung di Museum Gajah jam
12.30, jam 1 teng kita langsung keliling ruang pameran yah.
tolong konfirmasi lewat email adep@cbn.net.id jika pengen
ikutan Pintong ini, acara ini TIDAK DIPUNGUT biaya apapun,
tetapi tiket masuk Museum Gajah-nya bayar ndiri-ndiri yah.

oh iya tolong lampirkan juga nomer telefoon-tangan Anda,
agar bisa dikonfirmasikan jika ada perubahan jam kelilingnya.
 
Keliling Pameran Foto Sawahlunto Effect nanti akan dipandu oleh:
Rika Cherish, seorang pecinta heritage yahud dari Ranah Minang,
yang sudah 4 tahun mengurus Badan Warisan Sumatera Barat,
dan 4 tahun membikin cantik kota Sawahlunto, wuiiih kereeen.
 
Uni Rika akan menceritakan banyak tentang riwayat Sawahlunto,
juga tentang Lubang Mbah Suro (yang blom terbuka untuk umum lho),
yakni sebuah lubang tambang dibawah sungai, dijaga oleh orang Jawa
bernama: Mbah Suro, yang tinggi besar, serta dipercaya oleh Belanda
untuk menjaga sebuah lubang berlapiskan batu bara kwaliteit nummer
satoe. Ini digunakan sejak tahun 1898 hingga 1932, ditutup karena air
terlalu banyak masuk, namun sebentar lagi kita bisa masuk ke dalamnya
karena airnya sudah dipompa keluar dengan pipa penyedot air, dan juga
dimasukkin selang sehingga kita kelak bisa masuk ke bawah sembari
mengagumi lantai, dinding kiri-kanan, atas-bawah berlapis batu bara :)
kalo misalnya diijinkan menayangkan slide-show fotonya, maupun film
tentang kota Sawahlunto, ntar kita tayangin dah, pokoknya keren dah.
 
SAWAHLUNTO EFFECT Photography Exhibition

(gambar brosurnya terlampir di bawah email ini yah)

February 29 up to March 15, 2008

Museum Nasional, Jl. Merdeka Barat no.12 Jakarta Pusat

Oscar Matulloh, Yori Antar, Arbain Rambe, Jay Subyakto

Kurator: Asikin Hasan. Opening by The Minister of Tourism.

 

SEMINAR "MENDAUR ULANG SEBUAH KOTA"

March 1st, 2008, 9.30-2.00pm

Speaker: Ir. Amran Noer "Mayor of Sawahlunto",

All Photographers, Rika Cherish

Keynote: Budi A. Sukada "The Chairman of IAI".

 

bagemana tjaranja ke Museum Nasional (Museum Gajah) ini?

Gampang Banget !!! Naik Busway aja, turunnya disini nih di:
Halte Monumen Nasional, kalo dari arah BloK M naiknya...

pas
turun, tinggal nyebrang ke kiri jalan, liet aja ke Museum
Gajah yg
ada plilar-pilarnya, jangan ngikutin tugu Monas, itu
mah lu salah melangkah,
pokoknya ntar kitaorang Pintongnya 
di Museum Gajah, pokoknya itu tuh
yang di depan ada Patung
Gajah (wah,
sorry nih jek, harus dijelaskan secara mendetil gini,
karena ternyata
banyak warga Jakarta yang kagak tau Museum
Gajah, dan
dimana letaknya! *keluh* nah mendingan gabung aja 
dah nanti
ama kitaorang, kalo naik bus umum juga bisa, turun aja
di halte
yang di depan persis Museum Gajah, trus kalo bawa mubil,
ntar bisa diparkirin di basement Museum Gajah, parkirnya Rp.2000,
kalo bawa motor, wah
dimana yah? di atas apa di bawah yaaakh..
ntar lu tanya satpam yang ada di sono aja deh :) owkeyyy jek??!
 
===============================================

kalo mesen kaos I Love Batmus dan Plesiran Tempo Doeloe
djikaloe ada jang kasengsem dengen kitaorang poenja kaos jang
doeloe pernah kitaorang kassie tjetak, ia itoe jang berwarna:
Merah, Item dan Koneng, moengkin kitaorang ada kapengen
oentoek bikin tjetak-oelang, itoepoen kaloe ada banjak jang
pengen mesen, kerna dari toekang-tjetaknja mahoe minimal
50 helai kaos per warna, djadi barang siapa jang kapengen
mesen, yuk kabari eikke ke email jang saperti biasanja, jakni
ke: adep@cbn.net.id (gambar kaos terlampir di attachment)
 

yang kaos I LOVE BATMUS tersedia hanya warna PUTIH saja.
di bagian belakang bertuliskan:
batmus atawa sahabat museum
adalah sakoempoelan orang moeda en toea jang dojan plesir ke

tempat djadoel di saƤntero noesantara. (ukuran tulisannya kecil kok)
(cuma sebesar logo batmus) (seperti yg di bagian depan) (di kanan

bawah gitu deh) (tapi ini tulisannya ada di) (bagian punggung atas).

 
yuk, mari, yg mau mesen!
cepet pesen, cepet kelar.
akhir Maret dah kelarnya.
 
kaos MERAH di lengan kirinya ada angka 30 berarti ada
tertulis di bagian belakangnya rute perjalanan PTD atau
Plesiran Tempo Doeloe, di mulai dari yang angka 1 yang ke
25 Mei 2003 Weltevreden hingga ke angka 30 yang PTD ke
7 Mei 2006 Ontbijt di Stadhuisplein

kaos HITAM di lengan kirinya ada angka 40 di belakangnya:
di mulai dari yang angka 1 hingga ke angka 40 yang PTD ke
7 April 2007 Malem-Malem di Museum 2006 Ontbijt di Stadhuisplein

kaos KUNING di lengan kirinya ada angka 50 di belakangnya:
di mulai dari yang angka 1 hingga ke angka 50 yang PTD ke
1 September 2007 Krontjong Toegoe, Live! begitu lho bu, pak

Plesiran Tempo Doeloe 2003-2007
1. 25 Mei 2003 Weltevreden
2. 22 Juni 2003 Oud Batavia
3. 31 Agustus 2003 Molenvliet
4. 28 September 2003 Menteng
5. 25 Januari 2004 Passer Baroe
6. 29 Februari 2004 China Town
7. 28 Maret 2004 Koning Willem III School
8. 25 April 2004 Buitenzorg
9. 27 Juni 2004 Soenda Kalapa
10. 25 Juli 2004 Batavia Stad
11. 11-12-13 Sept 2004 Semarang
12. 16-17-18-19 Desember 2004 Ranah Minang
13. 30 Januari 2005 Station BEOS - Gedong NHM
14. 27 Februari 2005 Koningsplein - Gedong Gadjah
15. 19-20 Maret 2005 Rengasdengklok - Kalidjati – Bandoeng
16. 1 Mei 2005 Gambir - Ragusa
17. 3 Mei 2005 Het Paleis van de Gouverneur-Generaal
18. 21-22-23 Mei 2005 Semarang - Ambarawa
19. 31 Juli 2005 Pulau Onrust
20. 14 Agustus 2005 Koeliling Djakarta
21. 27 Agustus 2005 Bank Djadoel di Batavia
22. 2-3-4 Sept 2005 Malang - Modjokerto - Soerabaia
23. 27 September 2005 Waterlooplein - Daendels Paleis
24. 15 Desember 2005 Istana Tjipanas - Istana Bogor
25. 31 Desember - 1 & 2 Jan 06 Tahoen Baroean naar Tjepoe
26. 29 Januari 2006 Tandjong Priok
27. 26 Februari 2006 Ngebatik di Tenabang
28. 30 Maret - 2 April 2006 Makassar - Tana Toradja
29. 30 April 2006 Tamatlah Hindia Belanda
30. 7 Mei 2006 Ontbijt di Stadhuisplein
31. 24-25 Juni 2006 Cheribon - Linggardjati
32. 16 Juli 2006 Picknick ke Kebon Besar
33. 23 Juli 2006 Kampong Betawi
34. 6 Agustus 2006 Naek Sepeda Koeliling Batavia
35. 18-19-20-21 Agustus 2006 Medan - Danau Toba
36. 25 November 2006 Soemedang
37. 14 Januari 2007 Batavia in Nineteenth Century
38. 4 Maret 2007 Goedang VOC
39. 16-17-18-19 Maret 2007 Padang – Sawahloento
40. 7 April 2007 Malem-Malem di Museum
41. 19 April 2007 Istana di Poentjak
42. 29 April 2007 Lapangan IKADA
43. 27 Mei 2007 Kebon Jahe Kober
44. 1-2-3 Juni 2007 Semarang-Ambarawa-Oengaran
45. 28-29 Juli 2007 Tjirebon Kota Oedang
46. 5 Agustus 2007 Stadhuis Batavia
47. 12 Agustus 2007 Naek Sepeda Koeliling Menteng
48. 17-18-19 Agustus 2007 Tegal-Pekalongan-Slawi
49. 26 Agustus 2007 Oud Banten
50. 1 September 2007 Krontjong Toegoe, Live!

tersedia tiga warna: MERAH, HITAM, KUNING

ada ukuran baru: XS
lebih kecil dari S kecil

dan ada ukuran bocah, hmm
kira-kira buat anak umur tiga
tahun deh deh, kecil banget.

(ukuran yang laen:
S M L XL XXL XXXL)

ada S body fit
dan M body fit
and L body fit
en XL body fit
also XXL body fit
then XXXL body fit

bisa juga yang model kaos
lengan panjang, tentunya
bisa yang body fit juga kok!


Rp.60.000 per helai
(semua ukuran harga
nya sama yah, 60 rb)

kalo mau dikirim ke rumah atau kantoor,
on-kost kirimnya Rp.10.000 yah, owkey?

(mau pesen 1 atau lebih, tetep Rp.10rb)
(on-kost kirim ini berlaku untuk ke seluruh

Indonesia, dari Sabang sampai Merauke :)

 

ditransfernya ke Rekening BCA 237 14 256 93 cabang Pondok Indah,
atas nama ADE HARDIKA PURNAMA dikonfirmasikan via sms ke nomer:
0818 94 96 82, atau via email deh atau di fax ke no: (021) 769 6273

(nomer urut akan diberikan setelah mendaftar ke : adep@cbn.net.id)

(nah, jadinya kirim email dulu ya, entar dibales kok, jangan langsung

transfer yah, ntar kitanya bingung karena mendapatkan uang kaget)

 

oh iya kalo gambarnya gak keluar (gambar pada lampiran), hubungi
email saya langsung aja yah.. di email biasa itu...
adep@cbn.net.id
dan sekalian aja gabung ama ntuh milis, ye mpok ye, ye bang yee

Menantiken pesenan dengen hormat,
Ade Purnama (Adep)
SAHABAT MUSEUM
0818 94 96 82


Re: [tourismindonesia] SUMUT GAK KALAH DENGAN PALEMBANG DAN BALI

Ini pengalaman saya tour overland Sumut - Sumbar. Dan Sulawesi Overland. Danau Toba emang bagus kok, saya juga heran kenapa sepi? tomok, tuk tuk dll indah sekali. Tapi saya kurang suka saat nyebrang banyak preman2 cilik ikut naik kapal n nyanyi2 keras. Moga2 itu cuma saat itu aja. Tapi secara umum jalan di Sumut jelek misalkan binjai ke taman Lawang / Bohorok, ke arah brastagi, ke danau toba, ke padang sidompuan, begitu juga kebersihannya. Dibanding sama Sumbar wah jauh banget. Padahal objek2 wisatanya menarik. Kalo dicompare sama palembang, (Sumsel)? no comment... blom dpt kesana. Kalo sama makassar? hmm.. sejujurnya saya sempat bingung di Makassar n sekitarnya, objek wisatanya sedikit. Benteng Fort Roterdam, makam raja2 Bone, pelabuhan tradisional. Dan hmm akarenna biasa banget. Tapi kalo Sumut di compare sama Sulsel? Objek wisata sama2 menarik dan bagus... tapi menurut saya infarstruktur Sulsel lebih baik, coba aja jalan dari Makassar ke Toraja, besar dan bagus. Kalo Sumut dibandingkan sama Bali? hehehe.. Sumut masih harus banyaaak banyaaaak belajar dari Bali.

salam dari Bali

-------- Original-Nachricht --------
> Datum: Wed, 27 Feb 2008 15:54:15 +0700
> Von: "marcel wijaya" <marcel.wijaya@gmail.com>
> An: tourismindonesia@yahoogroups.com
> Betreff: [tourismindonesia] SUMUT GAK KALAH DENGAN PALEMBANG DAN BALI

> Sebaiknya kita-kita yang ada di milis ini segera meninggalkan sifat RASIS
> yang udah menjadi budaya pemerintah dan mayoritas bangsa indonesia ini .
> Sekarang Pemerintah membuka pariwisata di tempat-tempat yang nota bene
> tidak
> ada bagus-bagusnya
> seperti palembang yang cuman ada jempatan amperanya dan sungai musinya ..
> walaupun itu gak salah tp kenapa danau toba dan papua tidak pernah di
> munculkan lagi ?
> bahkan bisa di katakan tidak pernah ada lagi promosi seperti pada jaman
> saya
> masih SD dulu ..
> pada saat saya SD penduduk dan anak-anak sekolah sudah biasa dengan bahasa
> inggris karena banyaknya touris yang datang dan bisa dibuktikan di daerah
> samosir ( daerah tomok =nama satu tempat yang indah untuk di kunjungi)
> nenek-nenek tua yang nota bene gak bisa berbahasa indonesia dan tidak bisa
> baca tulis tetapi pada saat itu sangat lancar bahasa inggris karena hampir
> tiap hari menghadapi para bule-bule dan pengunjung yang datang .
> Sekarang ?
> Hanya ada : Makassar dan Palembang
> hari-hari itu aja yang di bahas.. dan di ulas bahkan festival film di
> adakan
> di sungai musi .........
> sungguh aneh dan tidak masuk logika
>
> PEMANDANGAN DANAU TOBA
> <http://tanobatak.wordpress.com/2007/04/03/sunrise-di-danau-toba/>
>
>
> http://tanobatak.wordpress.com/2007/04/03/sunrise-di-danau-toba/
>
> sungguh amat di sayangkan bahkan dahulu di katakan peta kemiskinan padahal
> mayoritas penduduk sumatera utara tidak ada yang buta huruf dibandingkan
> dengan suku-suku lain di indonesia.
>
> Maaf saya bukan suku batak tetapi saya pernah tinggal si sumatera utara..
>
> saya asli warga negara singapore keturunan chinese dan eropa
>
> Maju terus pariwisata danau toba
>
> Marcel

--
GMX startet ShortView.de. Hier findest Du Leute mit Deinen Interessen!
Jetzt dabei sein: http://www.shortview.de/?mc=sv_ext_mf@gmx


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/tourismindonesia/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/tourismindonesia/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:tourismindonesia-digest@yahoogroups.com
mailto:tourismindonesia-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
tourismindonesia-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

28.2.08

[tourismindonesia] nyepi package

 

 

 

__._,_.___

Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Re: [tourismindonesia] situs promosi pariwisata baru

congrtulations! great site.
oh, also the toba/sumut site.very very good.
leny connery

Pangeran Ibrani Situmorang <ibrani_s@yahoo.com> wrote:
halo rekans.
gw baru luncurkan situs promosi pariwisata indonesia yakni:
http://tourism-indonesia.net dan situs ini dalam bahasa inggris karena
emang target gw adalah orang asing. silahkan kalau ada yg mau
kontribusi artikel atau foto atau apapun jua. Sekedar klik saja secara
reguler sudah cukup membantu (silahkan berlangganan dengan RSS :D)
situs ini ditujukan bukan buat tandingan tapi untuk menambah dan
membanjiri informsi tentang pariwisata indonesia di website... semoga
bisa bertambah besar dan membantu pariwisata indonesia.
sekian dulu.. dan terima kasih.

salam,




leny connery


Yahoo! Answers - Get better answers from someone who knows. Try it now. __._,_.___

Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[tourismindonesia] LIMITED Romantic package Special offer of Alila ubud hotel Bali

Dear  All,…

 

 

Salam Hangat dari Bulanmadu.Com :

 

 

 

LIMITED Romantic package Special OFFER

SPECIAL PRICE (First come first basis until 5 march 2008)

 

Dear all,

 

We have special offer of our package for Alila ubud hotel Bali as below detail :

 

Alila Ubud Bali – Romatic package

4 days / 3 nights

Rp. 3.000.000 net / couple

 

Inclusion :

- Stay at Villa Ubud at Alila ubud

- Private return airport transfer

- Daily a’carte breakfast for 2 pax

- Alila honeymoon room set up

- A bottle of Alila sparkling wine

- A 3-course romantic dinner

- Daily afternoon tea with Balinese sweets

 

Term & condition :

- This rate only valid for reservation that booked & pay until 5 March 2008

- Travelling period until 10 May 2008

- For more information please call Mr. Surya 021-92821263 or 70908871 

 

 

 

Stay romantic,

 

 

 

Surya Putra. Mr

 

Bulanmadu.com.com

<<<Indonesia's # 1 Romantic Travel Services>>>

Ruko Permata 7E Jl. Curug Raya Kalimalang

Jatiwaringin- Jakarta Timur 17411

 

[t] +6221 709 08871 / (+6221) 92821263

[f] +6221 869 05677  [ sms ] :+ 62 817 882 056

New Bulanmadu.com office with satellite view powered by Google Earth , visit <http://www.bulanmadu.com/newoffice_kalimalang.pdf>

Chat with our reservation agent ?

YM : bulanmadu1@yahoo.com  or bulanmadu_rsv@yahoo.com MSN : bulanmadu1@hotmail.com or bulanmadu3@hotmail.com

SKYPE : bulanmadu1@skype.com

 

__._,_.___

Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___