3.6.11

[tourismindonesia] [Press Release] Rumah Budaya Fadli Zon Besok Diresmikan



Siaran Pers

 

RUMAH BUDAYA FADLI ZON DIRESMIKAN

 

TANAH DATAR – Sastrawan Nasional DR (HC) Taufiq Ismail Sabtu (4/6/2011), siang ini, dijadualkan meresmikan Rumah Budaya Fadli Zon, di Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, P.Si juga direncanakan hadir pada perhelatan itu.

 

Rumah Budaya Fadli Zon yang berdiri di atas tanah seluas 4.700 meter2 ini, tepat berada di depan Rumah Puisi Taufiq Ismail. Di dalam Rumah Budaya tersimpan sejumlah koleksi benda-benda kuno bernilai tinggi, khususnya yang terkait dengan benda-benda kebudayaan Minangkabau masa lampau.

 

Menurut Pengelola Rumah Budaya, Edin Hadzalic, Jumat (3/6/2011), pada acara peresmiannya itu Rumah Budaya kedatangan dua orang sastrawan dari Indonesia dan Singapura yang merupakan Sastrawan Tamu Rumah Puisi. Mereka adalah Suratman Markasan (Sastrawan Singapura) dan Ajip Rosidi (Yogyakarta).

 

Rumah Budaya, kata Edin, dibangun oleh Fadli Zon, seorang politisi muda asal Minang dan pengusaha serta pengoleksi benda-benda kuno. Sedikit di antara koleksinya di titip di Aie Angek. "Rumah Budaya mulai beroperasi pada tahun 2010," kata Edin.

 

Sejumlah koleksi Rumah Budaya, diantaranya Keris Luk 9, asal Pagaruyung dari abad 18. Selain itu setrika pakaian dari bara, songket lama, seribu koleksi buku bertema Minang, dan pelbagai lukisan. Ada juga fosil kerbau berusia 2 juta tahun, di samping fosil-fosil kayu yang telah menjadi batu.

 

Ke depan, tambah Edin, konsep Rumah Budaya selain tempat menyimpan koleksi benda kuno, juga sebagai pentas penampilan kesenian-kesenian Minangkabau, semisal saluang, rabab, randai, dan tari-tarian. Tujuannya untuk melestarikan kesenian Minangakabau.

 

Beroperasinya Rumah Budaya di Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, diharapkan menjadi darah baru bagi pengembangan sektor pariwisata di Tanah Datar. Di samping Aie Angek Cottage yang bersebelahan dengan Rumah Budaya, menjadi alternatif hunian keluarga dan inapan ekskulsif yang diapit Gunung Marapi, Singgalang dan Tandikek. Kawasan ini sarat dengan nuansa budaya. (*)

 

Aie Angek, 3 Juni 2011

 

 

MUHAMMAD SUBHAN

Public Relation

www.aieangekcottage.com

www.rumahpuisi.com



__._,_.___


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: