14.2.12

[tourismindonesia] PINTONG: Kereta Api Terakhir, Sabtu 18 Februari 2012



PINTONG singkatan dari Pindah Tongkrongan.
Merupakan program santai dari Sahabat Museum,
bisa kemana aja, tak harus ke tempat bersejarah.
biasanya diadakan secara mendadak, suka-suka
aja kapan mau digelar, bisa pas mau nonton film
bareng di bioskop ato cuma pengen makan enak.
pokoknya kemana aja deh, terserah penonton :)

Nah ini bulan Februari, katanya nich pan lagi bulan
cinta-cinta'an (palentin, choy) maka kitaorang ikut
ramein dengan nonton pelem bareng yg berlatarkan
sejarah Perang Kemerdekaan sekaligus Kereta Api !! 

PINTONG: Nonton Film Lajar Tantjep
KERETA API TERAKHIR
Acara ini terselenggara atas Kerjasama: IRPS
(Indonesian Railway Preservation Society) dan 
sahaBATMUSeum, yg didukung sepenuhnya oleh
PT.Kereta Api Indonesia (persero)

Sabtu, 18 Februari 2012
(malem mingguan nich!)
Jam: 17.30 - 21.30 WIB

di Stasiun Jakarta Kota
(atau bekendnya: BEOS)

(di hall utama, yang bisa
masuk cuma yang sudah
daftar lewat email ajah!)

Datanglah, Zonder Betalen,
alias GHHHRRAAATTTTIISS :)
udah gitu dapet gorengan lagi!
dan juga minuman yang anget2
(macam bajigur, atau bandreks)

Indonesia setelah kemerdekaannya tgl 17 Agustus 1945,
belom lepas bener dari Belanda. Sejumlah diplomasi politik
mesti kerap dilakukan untuk mencapai merdeka 100 persen.
Setelah Perundingan Linggardjati yang diadakan pada bulan
November 1946 menjadi berantakan, Belanda dengan tenta-
ranya melakukan Agresi Militer pertamanya pada tanggal 21
Juli 1947 hingga 5 Agustus 1947. Agresi ini jelas merupakan
pelanggaran dari Persetujuan Linggardjati itu, dan utk meng-
gambarkan maksud tujuan operasi tersebut mereka menggu-
nakan kode "Operatie Product". Maksudnya, si Belanda akan
segera merebut pusat-pusat perkebunan dan industri perta-
nian sehingga mereka bisa mengelolanya dengan baik sekali-
gus untuk mendatangkan devisa bagi negeri Belanda yang
bangkrut sehabis digempur Jerman di Perang Dunia Kedua.

Film berlatarkan belakang sejarah Perang Kemerdekaan ini,
dikemas secara apik oleh Pak Mochtar Soemodimedjo, sang
sutradara film yahud ini. Film ini menampilkan peperangan yg
bernuansa romance, yang terkadang membuat kita terpingkal-
pingkal menyaksikannya, karena dialog dan akting yang mayan
menggelikan, agak cupu buat jaman sekarang, namun mungkin
menggambarkan keadaan percintaan di sekitar tahun 1940-an
akhir yg divisualisasikan di sepanjang jalan di atas kereta api ;)
dan boleh dibilang merupakan "Road Movie" yang alur ceritanya
terjadi di atas spoor yg lagi berjalan dari Purwokerto ke Yogya.

Film ini diangkat berdasarkan novel "Kereta Api Terakhir" yang
ditulis oleh Pandir Kelana, seorang pelaku kemerdekaan, lantas
pensiun dengan pangkat Mayor Jenderal dengan nama aslinya:
RM Slamet Danusudirjo. Kemudian dibuat film pada tahun 1981.
Sst.. denger-denger Pak Sutradaranya mo dateng lho di acara
poeter film kita ini, ttg info kepastiannya ntar dikabari lagi dah.

Setelah "penjajah dipecat" <<<< istilah di pembukaan film itu,
maka Markas Besar Tentara di Yogyakarta  memutuskan untuk
menarik semua rangkaian kereta dari Purwokerto ke Yogyakarta.
Untuk melaksanakan perintah itu, maka ditugaskanlah jagoan kita:
Letnan Sudadi (Rizawan Gayo), Letnan Firman (Pupung Harris) dan
Sersan Tobing (Bangun Sugito, yap Gito Rollies!) yang bekerjasama
dengan Kolonel Gatot Subroto (Sundjoto Adibroto) untuk mengawal
semua kereta yang akan diberangkatkan bersama dengan pengungsi
yang panik -kurang lebih berjumlah ratusan- dari Stasiun Purwokerto.

Ada 4 jadwal perjalanan kereta api tengah malam yang dioperasikan
(yg pastinya loko jadul semua dong) dimulai pukul 00.30 WIB sampai
04.00 WIB, dimana para jagoan kita ini masing-masing mengawalnya,
dengan membawa senapannya. Nah cerita bergulir sepanjang malam

ini, dan kita disuguhkan dialog yang kadang membuat kita tersenyum 
simpul karena lucunya plot yang dibangun, dan ditambah lagi obrolan
dengan cewek manis yang gak banget kalo terjadi di jaman sekarang.
Kisah asmara di atas spoor, curcol (curhat colongan), pria bergunjing,
dan pagi-siangnya ditembaki oleh pesawat terbang Belanda menghiasi
adegan film ini, belum lagi akting jempolan para pemain yang sebagian 
sudah pada almarhum ini (yang paling dekat: H.I.M Damsyik). Ada juga
nyanyi-nyanyi-nya yang berasa film ini agak-agak film musikal gitu deh,
dan kita akan terhibur pula oleh tingkah laku Pak Bendot di waktu muda
yang lucunya ajaib, sumpah kocak banget hehehe. Pengen tahu apa itu
Kopi Berontak? Kita bisa memesannya langsung di kedai kopi Mak Wok !!

Ini film sungguh luamaaaaaa durasinya, nyaris 3 jam non-stop, atau lebih
tepatnya 2 jam 52 menit. Entah mengapa sulit untuk beranjak dari film ini.
Kita nantinya akan menonton pelemnya di: hall utama Stasiun JakartaKota
secara lesehan, dan akan disediakan banyak karpet untuk selonjoran, kalo
kepengen, pada bawa bantal aja dari rumah biar nyaman nontonnya. Ingat,
film ini kategorinya 13 tahun ke atas! (duuuh, masih ada aja label itu skr?),

terutama tentang sang pemeran utama film ini, yaitu: Mas Firman, yang tak
sanggup menetapkan pilihan, mau sama cewek yang ini atau yang itu? Ach,
mungkin kisah asmaranya mirip dgn kisahnya si Doel, yang sulit menentukan
pilihan, mau nikah sama Sarah atau Zaenab! halaaahh..... kacaow deh gue!

Jadwal nonton pelem kita ini akan disesuaikan dengan jadwal keberangkatan
Kereta Api Terakhir dari Stasiun JakartaKota ke Bogor, dimana yg paling ter-
akhir adalah pukul: 22.35 WIB, dan yang ke Bekasi = 22.05 WIB, tentu juga
disesuaikan dengan jadwal Bus TransJakarta (Busway) yang paling akhir dari
Halte Jakarta Kota adalah 23.00 WIB, namun angkot kayaknya 24 jam deh :)
Parkir kendaraan boleh di halaman utara-nya Stasiun JakartaKota ini, atau di
deket-deket sini (nanti akan dikabari dah letak pastinya setelah yey ndaftar)

Inget, atjara ini tiada dipoengoet bajaran alias zonder betalen!
Yuk kalo mau ikutan, segera daftar ke email: adep@cbn.net.id
(adep at cbn dot net dot id) lekas, daftarken sigra, just do it! 

Memoedjiken dengen hormat,
Ade Purnama (Adep)
SAHABAT MUSEUM
Jakarta-Indonesia
M: 0818 94 96 82
0812 84 27 27 36
Pin BB: 23975CBC
YM id: bang_adep
Email/FB:
adep@cbn.net.id
Twitter: @sahabatmuseum
www.sahabatmuseum.com



Susunan Acara: Nonton Film Lajar Tantjep
17.30 - 18.30: Pendaftaran Ulang di Hall Utama
18.30 - 18.45: Sambutan, Sambutan, Sambutan
18.45 - 21.30: Poeter Film "Kereta Api Terakhir"
21.30 - 22.00: Klaar, pada pulang dah semua :)



__._,_.___


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: