14.3.12

Re: [tourismindonesia] Re: Yuk, Cicipi kuliner Jambi: Nasi Gemuk dan Nasi Minyaknya mantap!



Kalau setau saya Nasi Minyak itu beda dengan Nasi Gemuk. Nasi Gemuk emang sama dengan Nasi Uduk/Nasi Lemak. Kalau Nasi Minyak itu pake Minyak Samin dan biasanya warnanya Kuning atau Merah Muda.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: "mediacare" <mediacare@cbn.net.id>
Sender: tourismindonesia@yahoogroups.com
Date: Wed, 14 Mar 2012 14:37:57 -0000
To: <tourismindonesia@yahoogroups.com>
ReplyTo: tourismindonesia@yahoogroups.com
Subject: [tourismindonesia] Re: Yuk, Cicipi kuliner Jambi: Nasi Gemuk dan Nasi Minyaknya mantap!

 

Ada kan resepnya? Nasi Minyak ya Nasi Gemuk. Di Malaysia disebut Nasi Lemak. Di Jakarta namanya Nasi Uduk. Di Medan namanya Nasi Gurih.

--- In tourismindonesia@yahoogroups.com, dadan pinasty <dpinasty@...> wrote:
>
> Thank' s ya untuk infonya
>
> Sayang kok gak ada resep[ untuk nasi minyaknya padahal sy pengen tahu tuh apa sih bahan-bahan pembuat nasi minyak.
>
>
> Best regards,
>
> "Banten Loves U"
> dadan pinasty.mr
> HAIKAL TOURS
> ASPPI No  : 16.03.00002
> Jl.Kelapa Gading Selatan
> Ruko Alexandrite 2 No.8
> Gading
> Serpong
> Tangerang 15810
> Banten
> Telp      :  021 54212187,44597807,44597808
> Fax       :  021
> 54212187
> Mobile  :  08129521749
> eMail    : 
> dpinasty@...,dadan@...
> YM      :  dpinasty@...
> www.haikaltours.com
>
>
> ________________________________
> From: kuliner nusantara <kuliner_nusantara@...>
> To: tourismindonesia <tourismindonesia@yahoogroups.com>; "kulinus@yahoogroups.com" <kulinus@yahoogroups.com>
> Sent: Monday, March 12, 2012 11:20 AM
> Subject: [tourismindonesia] Yuk, Cicipi kuliner Jambi: Nasi Gemuk dan Nasi Minyaknya mantap!
>
>
>  
> Yuk, Cicipi kuliner Jambi: Nasi Gemuk dan Nasi Minyaknya mantap!
>
> Jambi adalah satu dari 3 provinsi yang memiliki nama provinsi dan ibukota yang sama, selain Bengkulu dan Gorontalo. Kota Jambi terletak sekitar 280 kilometer dari Palembang. Meskipun terpisah ratusan kilometer, namun ada kemiripan yang cukup kuat dari sisi kulinernya. Misalnya Pempek dan Martabak. Kedua jajanan ini sangat populer di Jambi dan juga Palembang. Begitu juga masakan Pindang dan Tempoyaknya.
>
> Meskipun punya kemiripan, tentu saja setiap kota punya tempat favorit masing-masing untuk bersantap. Begitu juga kedai-kedai yang jadi jagoan kuliner di Jambi. Misalnya kedai Es Jojon yang sangat terkenal di kawasan Talang Banjar. Buahnya segar, begitu pula kuah es yang manis dan dingin. Sangat menyegarkan ditengah hawa kota Jambi yang cukup
> panas.
>
> Jika punya cukup banyak wwaktu luang, Anda bisa berkunjung ke kawasan Tangkit Baru untuk mencicipi aneka camilan khas berupa nanas goreng dan rambutan goreng yang manis dan renyah, meskipun jajanan ini sudah banyak dijual di Kota Jambi.
>
> Selain itu, coba cicipi juga Nasi Minyak dan Nasi Gemuk untuk sarapan. Penasaran dengan rasanya? Yuk, langsung saja kita pelesiran ke Jambi.
>
>
> Nasi Gemuk Ria
> Pasar Jambi, Samping eks bioskop Ria
>
> Disinilah tempat warga Jambi mencari sarapan. Tak hanya hari minggu, hari-hari biasa pun tempat ini selalu ramai. Menunya bermacam-macam. Ada Nasi Gemuk, Lontong Sayur, Pempek, Rujak Mi, sampai sekadar minum Kopi.
>
> Saat ke Jambi, paling seru jika berburu sarapan di pasar Jambi, atau lebih dikenal dengan nama eks Ria. Maklum saja, lokasi pasar ini terletak di samping sebuah gedung bioskop bernama Ria yang sudah tidak beroperasi. Namun demikian, namanya sudah kadung melekat di pasar
> ini.
>
> Nasi Gemuk merupakan menu yang paling dijajakan di pasar ini. Nama makanan di Jambi memang agak unik, ya? Ada Nasi Minyak, ada Nasi Gemuk. Sajian ini sebenarnya sangat mirip dengan Nasi Uduk seperti di Jakarta, yaitu beras yang dimasak dengan santan sehingga citarasanya gurih.
>
> Meskipun citarasanya mirip, namun lauk pendampingnya jauh berbeda. Nasi Gemuk di Jambi ditambahkan lauk berupa irisan telur dadar, kacang goreng, teri goreng, seiris telur rebus, kerupuk, dan irisan timun. Kemudian diguyur sejenis sambal cair dan sejumput sambal terasi yang pekat. Seporsi menu ini rata-rata ditawarkan dengan harga Rp 6 ribu saja. Soal kedainya, pilih saja sesuai selera. Ada yang kelas gerobak, hingga kios-kios di dalam pasar yang lebih permanen.
>
> Begitu juga Pempek Campur yang kerap jadi menu sarapan. Pempek Campur di pasar ini agak unik karena ada menu Pempek yang berbeda. Seporsi Pempek Campur berisi Pempek Bulat, Pempek Kapal Selam,
> Lenjer, Pastel (isi pepaya), dan Pempek Ubi. Yang terakhir ini adonan Pempek yang diberi irisan korek api ubi kuning. Kemudian diguyur cuko pempek yang pedas, dan ditambahkan irisan mentimun.
>
> Masih banyak sekali aneka jajanan di pasar yang aktif mulai pukul 06.00-16.00 ini. Ada Lontong Sayur, Rujak Mi, Pempek Lenggang, Gado-Gado, hingga pengunjung yang sekadar ngopi santai sambil berbincang-bincang akrab. Suasananya sangat menyenangkan untuk sarapan, lo.
>
> Di pasar Jambi juga cukup terkenal dengan pasar keramiknya. Umumnya keramik diimpor dari Cina, dan sebagian lagi didatangkan dari Jakarta. Nah, sambil sarapan, seru juga kalau menyempatkan diri sejenak untuk berburu keramik. Siapa tahu ada yang nyangkut di hati.
>
>
> Martabak India Warung Manggis
> Jl. Prof. HMO. Bafadhal No. 2. Sungai Asam
> Telp. (0741) 20162
>
> Nasi Minyak dan kari adalah dua makanan yang 'berjodoh' di kedai ini. Nasi Minyaknya berwarna kuning dengan bumbu
> yang kuat. Sementara karinya tersedia kari ayam, sapi dan kambing. Semuanya mantap!
>
> Ada kemiripan makanan yang populer di Palembang dan Jambi. Selain Pempek, Martabak juga menjadi jajanan yang sangat populer di Jambi. Jika Palembang punya Martabak Har yang terkenal, maka Jambi punya Martabak Warung Manggis. Kedainya ramai sekali, khususnya saat makan siang.
>
> Tentu saja Martabak yang disediakan bergaya Martabak Telur. Jangan mengharapkan Martabak manis di sini. Tersedia beberapa janis Martabak di kedai ini, di antaranya Martabak biasa, spesial, dan istimewa. "Bedanya terletak pada isi telur dan dagingnya saja," terang Hamzah Rahman (46), salah satu pengelola kedai martabak.
>
> Sementara yang tak kalah seru adalah cocolannya. Anda bisa memilih kari atau cuko, yaitu kuah pempek yang asam pedas. Untuk kari, tersedia pilihan kari ayam, sapi, atau kambing.
>
> Saat dicicipi, martabaknya tebal dan gemuk. Rasanya sudah gurih disantap begitu
> saja. Apalagi dicocolkan ke kuah kari atau cuko. Segar dan pedas!
>
> Kalau ingin lebih kenyang, pesan saja nasi minyak. Wah, sajian seperti apa lagi Nasi Minyak? Tenang saja, rasanya enak kok. Apalagi jika Anda penyuka citarasa kari. Penampilan Nasi Minyak sekilas seperti Nasi Kuning. Namun citarasanya lebih kuat dengan rasa karinya. Nasi minyak juga biasanya didampingi dengan kari. Jadi memang jodoh dengan martabak. Enak sekali. Semua sajian di kedai martabak ini bisa Anda nikmati dengan harga Rp 10 ribu-Rp 20 ribuan.
>
> Kedai berkapasitas 30 pengunjung ini buka mulai pukul 09.00-21.00. Kalau sedang ke Jambi, jangan lupa mencicipi Martabak Lezat ini ya.
>
>
> Es Jojon
> Jl. Kol. Pol. M. Taher No. 3, Talang Banjar,
> HP. 0813 6611 6415
>
> Pilihan tepat untuk menikmati Es yang segar di Kota Jambi. Pilihannya ada Es Jojon yang segar dengan sentuhan susu cokelat, ada juga es buah yang menawarkan kuah santan yang manis dan tak kalah
> segar.
>
> Udara yang cukup panas di Jambi saat ini membuat tenggorokan rasanya terasa harus terus-menerus. Pantas saja jika kedai es menjadi favorit saat ini. Salah satu keramaian pengunjung bisa terlihat di kedai Es Jojon di kawasan Talang Banjar. Konon inilah kedai es paling kondang di Jambi.
>
> Kedai ini menawarkan aneka es yang menggiurkan. Misalnya Es Jojon, Es Buah, dan Es Jeruk. Es Jojon sendiri berisi cincau hitam, dawet hijau, tapai ketan hitam, dan kacang merah. Kemudian diberi santan, sirup gula, susu kental, dan es serut. Ciri khas di kedai ini, es serutnya diletakkan banyak sekali hingga menggunung di atas mangkuknya. Itulah mengapa mangkuk diberi lagi sebuah tatakan piring kecil untuk menampung luberan es saat disantap. Benar-benar porsi jumbo.
>
> Sementara Es Buah tampil lebih segar. Sajian ini berisi aneka buah potong seperti mangga, melon, pepaya, hingga apel. Kemudian diberi sirup gula, santan, dan serutan es. Hm... segar
> sekali.
>
> Selain es, kedai ini juga menjual aneka buah segar potong seperti semangka sawo, bengkuang, dan nangka. Selain bisa dibeli segar, tersedia juga olahan rujak hingga jus. "Pokoknya kalau mau yang segar-segar ke kedai Es Jojon saja," terang Markijan (50), pemilik kedai yang mendirikan usahanya 17 tahun lalu.
>
> Ia juga menyediakan aneka Pempek. Maklum saja, meskipun terkenal di Palembang, nyatanya Pempek juga sangat populer di Jambi. Semua hidangan di kedainya dijual antara Rp 8 ribu-Rp 10 ribu per porsi. Kedainya buka mulai pukul 09.00-17.00.
>
> Soal nama, pria asal Kebumen ini sempat berbagi cerita. "Nama Markijan, sering dipanggil jan. Kalau di daerah sini jadi jon. Jadilah dijuluki Jojon," kisahnya dengan tawa yang renyah.
>
>
> Sate Beringin
> Jl Sam Ratulangi No. 82
>
> Ada kedai Sate Padang yang sangat legendaris di Jambi. Usianya sudah lebih dari 40 tahun, lo. Satenya hanya tersedia daging, jantung, dan lidah sapi.
> Usai bersantap, tutup dengan Es Campur nan Segar.
>
> Ingin makan Sate yang legendaris di Jambi? Datang saja ke kedai Sate Beringin di kawasan Jl. Ratulangi. Lokasinya tak berapa jauh dari kedai Nasi Gemuk di pasar eks bioskop Ria. Kawasan ini memang terletak di pusat niaga alias pertokoan Jambi. Sebagian besar warga Jambi umumnya mengenal kedai Sate yang usianya sudah lebih dari 40 tahun ini.
>
> Di kedai ini hanya ada 3 jenis Sate yang bisa dipilih, yaitu bagian daging, jantung, dan lidah sapi. "Memang hanya 3 bagian ini yang enak digunakan untuk Sate Padang," imbuhnya.
>
> Sate dipanaskan sebentar di atas bara arang hingga aroma harumnya mulai tercium. Sementara itu ia menyiapkan irisan ketupat di atas piring beralaskan selembar daun pisang. Setelah sate matang, kemudian dilatakkan di atas ketupat, kemudian disiram dengan saus Sate yang kental dan beraroma rempah yang kuat.
>
> Saat dicicipi, rasa sausnya sangat kuat, pedas, dan berempah.
> Ditaburi dengan bawang goreng rasanya makin nikmat. Seporsi Sate Padang berisi 7 tusuk Sate yang empuk dan lezat dengan harga Rp 13 ribu.
>
> Untuk meredakan Sate Padang bersaus pedas ini, Iid menawarkan es campur seharga Rp 7 ribu. Isinya potongan cincau hitam, dawet hijau, kacang hijau, selasih, dan avokad. Kemudian diberi serutan es, santan, sirup merah, dan siraman susu kental manis rasa cokelat. Aduk dulu hingga tercampur rata, dan nikmati kesegarannya.
>
> Meskipun ruang bersantapnya mungil dengan kapasitas 16 orang saja, tapi kedai ini selalu ramai dikunjungi pembeli. Tak sedikit yang membeli untuk dibungkus mengingat kapasitas ruangnya tak terlalu besar. Kedai ini buka mulai pukul 10.00-17.00 WIB.
>
> Teks & Foto: Miftakh F
> Visual: Benyamin W
>
> Person quoted: Markijan (pemilik kedai Es Jojon) .  Iid (pemilik kedai Sate Beringin)
>
>
> * Nasi Gemuk (untuk 4 porsi)
>
> Bahan nasi:
> - 300 gr beras, dicuci
> bersih
> - 1 lembar daun salam
> - 1 batang serai, dimemarkan
> - 1 sdt garam
> - 500 ml santan dari 1/4 kelapa
>
> Bahan sambal terasi:
> - 8 buah cabai merah keriting, digoreng
> - 2 buah cabai merah besar, digoreng
> - 3 buah cabai rawit merah, digoreng
> - 2 siung bawang putih, digoreng
> - 2 sdt terasi, digoreng
> - 1/2 sdt garam
>
> Bahan telur dadar:
> - 2 butir telur
> - 1/4 sdt garam
>
> Bahan pelengkap:
> - 3 buah telur rebus
> - 50 gram teri jengku ukuran sedang, diseduh, digoreng
> - 2 sdm bawang goreng
> - 100 gr kerupuk kanji
>
> Cara membuat:
> Nasi: Rebus santan, daun salam, serai, dan garam sampai mendidih. Masukkan beras. Masak sampai meresap. Kukus 45 menit dengan api sedang sampai matang.
> Sambel terasi: Haluskan dengan cobek.
> Telur Dadar: Kocok lepas telur dan garam. Tuang diwajan yang sudah dipanaskan setebal 1/2 cm, biarkan matang, iris-iris telur.
> Sajikan nasi dengan telur dadar, telur rebus,
> teri, sambel terasi, bawang goreng dan kerupuk kanji.
>
> Saji - 19-25 Oktober 2011
>



__._,_.___


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: