29.3.12

[tourismindonesia] Dari Sego Rumo, Nasi Krawu, Rawon Balungan hingga Pudak



Kya-Kya di Gresik, Jawa Timur: Asyiknya berburu kuliner legendaris yang otentik, dari Sego Rumo, Nasi Krawu, Rawon Balungan hingga Pudak

Gresik terkenal dengan industri semen, karena di kota ini terdapat perusahaan semen yang sangat terkenal yaitu PT Semen Gresik. Tak hanya sebagai kota semen, Gresik juga disebut sebagai Kota Bandeng. Karena ikan bandeng menjadi komoditi andalan dari kota ini. Tak hanya itu, kekayaan kulinernya yang legendaris dan masih otentik, membuat Gresik menyimpan magnet yang luar biasa untuk orang berburu kuliner lezat di kota ini. Seperti apa?

Gresik merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan Selat Madura di sebelah timur, Kota Surabaya, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo di sebelah selatan, Lamongan di sebelah barat dan Laut Jawa di sebelah utara.

Menurut sejarah, nama Gresik berasal dari kata Giri Gisik yang mempunyai arti gunung di tepi pantai. Nama ini diberikan karena sesuai dengan topografi Gresik yang berbukit namun berada di dekat pantai.

Kabupaten ini tidak memiliki jalur kereta api, sehingga jika ingin menuju Kresik dengan menggunakan moda transportasi kereta api, maka harus menuju Lamongan, kemudian dilanjutkan dengan bus antarkota dengan jarak tempuh selama satu jam. Atau, bagi Anda yang membawa kendaraan pribadi bisa melalui jalur pantai utara, dengan menyusuri Semarang, Demak, Kudus, Rembang, Tuban, dan Lamongan. Setelah tiba di Lamongan, arahkan ke utara, Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk sampai ke Kabupaten Gresik.

Angkutan dalam kota Gresik, ada beberapa pilihan kendaraan yang bisa digunakan yaitu, angkutan kota, ojek dan becak. Angkutan kota beroperasi dari pukul 7 pagi hingga 8 malam dengan tarif jauh dekat Rp 2.500. Sedangkan becak dan ojek beroperasi selama 24 jam dengan tarif minimal Rp 5 ribu.

Dari segi akomodasi, Gresik memiliki beberapa pilihan tempat penginapan mulai dari kelas melati hingga hotel bintang dua dengan harga terjangkau.

Hidangan Pagi.

Umumnya warga Gresik mulai beraktivitas sejak pagi hari. Salah satu menu sarapan favorit adalah Sego Rumo. Ini merupakan hidangan nasi yang berasal dari Desa Rumo Gresik. Para pedagang Sego Rumo menyebar dan berkeliling di sekitar Pasar Kota Gresik. Salah satu penjual Sego Rumo yang ramai disambangi yaitu Ibu Dewi yang selalu mangkal di Jl. Samanhudi Gang VII yang berada di depan Mushola Abadi. Warung Ibu Dewi ini, mulai berjualan dari pukul 6 hingga 10 pagi.

Sego Rumo ini terdiri dari nasi putih yang diletakkan dalam pincuk daun pisang dan ditambahkan dengan campuran daun singkong dan daun api-api rebus serta remahan kerupuk atau rempeyek yang kemudian disiram dengan kuah kental serta ditaburi serundeng. Yang membuat Sego Rumo ini lezat, karena kuah kental yang disiram di atas nasi. Kuah kental ini bentuknya hampir menyerupai bubur sumsum namun berwarna merah dan rasanya gurih. Kuah ini dibuat dari campuran tepung beras yang dimasak bersama dengan bumbu halus yang terdiri atas bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, lada, garam, dan sedikit gula pasir. Setelah bumbu dan tepung beras dicampur rata lalu dimasak hingga mengental. Rasa kuah ini sedikit pedas, namun gurih karena penambahan ebi di dalamnya.

Saat menyantap hidangan ini biasa ditemani dengan aneka gorengan seperti Bakwan, Tempe Goreng, dan Mento (kacang tolo goreng tepung, red). Sedangkan sambal cocolan untuk gorengan adalah sambal petis. Untuk menikmati Sego Rumo, Anda hanya perlu mengeluarkan uang Rp 2.500 per porsi. Dan, ditambah dengan aneka gorengan yang harganya Rp 500 per buah.

Tak hanya Sego Rumo, menu sarapan lain yang digemari di pagi hari adalah Nasi Krawu. Hidangan ini menjadi salah satu menu khas Gresik, sehingga tak lengkap ke Gresik tanpa menyantap Nasi Krawu. Nasi Krawu banyak sekali penjualnya. Mulai dari yang dijual pedagang makanan keliling, warung kopi hingga rumah makan.

Tempat makan Nasi Krawu yang patut Anda singgahi, yaitu Nasi Krawu Bu Ria. Rumah makan yang hanya menjual khusus Nasi Krawu ini berlokasi di Jl. Jaksa Suprapto No. 12 berhadapan dengan SDN Negeri Sidokumpul. Rumah Makan ini buka sejak pukul 5.30 pagi hingga 5 sore.

Nasi Krawu adalah hidangan yang terdiri atas nasi yang diberi Empal Kering, Kelapa Manis, Kelapa Pedas, Mangt, dan Sambal terasi. Daging empal kering sangat empuk dengan serat-serat yang terlihat agak terurai. Rasa empal yang gurih ini diperoleh dari pengolahan daging yang direbus dalam air hingga mendidih dan diberi tambahan bumbu bawang putih halus, bawang merah goreng, garam dan kecap manis. Setelah daging empuk, lalu digoreng hingga kecokelatan dan daging dipukul-pukul hingga melebar.

Ciri khas dari Nasi Krawu adalah lauk pauk nasi yang terdiri dari Kelapa Manis, Kelapa Pedas dan Mangut. Ketiga menu pendamping tersebut, terbuat dari bahan sama yaitu, kelapa parut dengan bumbu dari bawang merah, bawang putih, ketumbar, jintan, kencur, daun jeruk dan serai. Namun, yang membedakan untuk menu Kelapa Pedas ada penambahan cabai merah besar, dan Mangut diberi tambahan kluwak sehingga warnanya kehitaman. Selain itu tampilan Kelapa Manis dan Kelapa Pedas manis terlihat kelapa parut panjang, sedangkan Mangut setelah ditumis kelapa ditumbuk hingga halus. Saat disajikan Nasi Krawu akan makin menggoyang lidah dengan tambahan sambal terasi yang rasanya cukup pedas. Satu porsi Nasi Krawu dijual dengan harga Rp 13.500.

Santap siang.

Hari semakin siang dan aktivitas semakin padat, saatnya santap siang. Datangi saja Warung Soto Pak H. Karim yang berada di Jl. KH. Wahid Hasyim atau 20 meter dari Masjid Agung Gresik.

Di warung ini menyajikan hidangan Soto Ayam Lamongan, Krengsengan Ayam, Nasi Goreng, Sate Ayam, Sate kambing dan Gule. Namun, yang menjadi favorit adalah Krengsengan Ayam. Hidangan ini terdiri atas nasi dan siraman Krengsengan Ayam yang merupakan tumisan daging ayam dengan mie basah. Ayam yang merupakan tumisan daging ayam dengan mie basah. Ayam yang digunakan untuk membuat Krengsengan Ayam adalah ayam yang telah direbus hingga empuk lalu diiris lebar. Kemudian daging ayam ditumis dengan bumbu halus yang terdiri atas bawang merah, bawang putih, dan cabai hingga matang, lalu dimasukkan mie basah, kecap, garam, lada, serta irisan sayuran dan sedikit air. Semua dimasak hingga matang, lalu disiramkan di atas nasi putih hangat, dan tak lupa disajikan bersama dengan acar timun dan cabai rawit. harga Krengsengan Ayam Rp 8 ribu/porsi.

Hidangan berkuah di siang hari bisa menjadi pilihan. Anda dapat mencoba Rawon Balungan. Untuk menyantap menu ini, sambangi Warung Bu Tiban II yang berlokasi di Jl. Veteran No. 118.

Rawon Balungan merupakan hidangan yang terbuat dari daging iga yang direbus hingga empuk, kemudian dimasak bersama bumbu halus yang terdiri atas bawang putih, bawang merah, kluwak, kemiri, dan cabai merah keriting. Bumbu halus ini ditumis hingga harum dan ditambahkan dengan daun salam, daun jeruk, serai, dan dimasak hingga matang. Kemudian tumisan bumbu ini dimasukkan ke dalam rebusan daging iga dan dimasak hingga bumbu menyerap, tidak lupa ditambahkan lada dan garam serta dimasak hingga semua matang sempurna.

Rasa Rawon Balungan ini gurih dengan rasa pedas yang cukup menyengat di lidah serta daging yang empuk. Hhmm.... Rawon Balungan ini dijual dengan harga Rp 15 ribu/porsi. Setelah puas menyantap Rawon Balungan, Anda bisa membilas dahaga dengan menyeruput Es Temulawak....suegerr rek! Harga Es Temulawak Rp 3 ribu/gelas.

Masih ingin menyantap menu lain? Anda bisa mendatangi RM Pak Elan yang menyediakan aneka menu bandeng, atau Warung Bu Anik yang menyajikan Rujak Cingur serta Warung Pak Hamid yang menjual menu dari Pecel Lele hingga Burung Dara.

Kuliner Malam.

Petualang kuliner malam berlanjut di Alun-alun Gresik yang mulai menggelar aneka makanan dari pukul 4 sore hingga 12 malam. Sebagai menu pembuka di alun-alun, Anda bisa mencoba Penthol. Makanan ini adalah sejenis Bakso. Namun pembedanya kalau bakso disantap dengan kuah dan disajikan dalam mangkuk. Sedangkan Penthol hanya disajikan dengan sambal kacang atau saus sambal yang dicocol saja.

Penthol ini dibuat dari campuran daging sapi, tepung sagu, tepung terigu, garam, lada, dan penyedap rasa, lalu diaduk rata. Adonan Penthol dibentuk bulat dengan tangan, lalu direbus dalam air mendidih hingga matang, dan diangkat. Agar tidak kering, Penthol selalu diletakkan dalam kukusan dan sesekali disiram kuah kaldu. Kudapan ini memiliki rasa yang gurih, ditambah dengan saus kacang menambah enaknya Penthol ini. Penthol ini dijual dengan harga Rp 500 untuk ukuran kecil dan Rp 1.000 ukuran besar. Dan, untuk mendapatkan makanan ini, beberapa pedagang berjualan di sekeliling Alun-alun.

Ingin menyantap menu yang agak berat? Coba mampir ke Mie Ayam Pak Iksan yang berlokasi di sebelah timur Alun-alun. Menu Mie Ayam ini beda, karena daging ayam bukan dimasak kecap tapi dibuat abon ayam. Untuk membuat Abon Ayam, potongan daging ayam yang telah dibersihkan lalu digoreng hingga kecokelatan, lalu ayam ditumbuk dan diberikan bumbu halus dari bawang putih dan jahe. Setelah tercampur dengan bumbu, ayam digoreng kembali hingga kering dan matang.

Hidangan Mie Ayam ini dibuat dari mie basah yang telah direbus bersamaan dengan sawi hijau selama 3 menit, lalu diberi campuran minyak bawang, garam dan penyedap rasa. Kemudian, Mie diberi taburan abon ayam dan pangsit goreng. Pelengkap yang disediakan di meja adalah acar timun dan cabai rawit utuh sebagai sambal. Harga Mie Ayam ini Rp 4 ribu/porsi.

Lengkapi kuliner malam Anda, dengan menikmati Es Kacang Hijau. Minuman ini terbuat dari kacang hijau yang direbus hingga matang dan empuk, lalu diberi gula pasir hingga dirasa cukup manis. Rebusan kacang hijau ini diberi santan encer saja.

Saat penyajian Es Kacang Hijau ini diberi tambahan es serut dan susu kental manis cokelat. Untuk mendapatkan minuman ini, Anda dapat mendatangi Warung Cak Rein yang berada di Alun-alun timur, tepatnya di depan Alfamart. Semangkuk Es Kacang Hijau harganya Rp 5 ribu.

Selain Penthol, Mie Ayam dan Es Kacang Hijau, di Alun-alun kabupaten Gresik Anda akan banyak ditemui makanan lainnya seperti Ubus (Gule Kambing, red), Pecel Lele, Ikan Bakar, Martabak Usus, Jagung Bakar aneka rasa hingga minuman STMJ (Susu Telur Madu Jahe). Tertarik mengunjungi 'Kota Semen'?

(Nurfitriyanti)


Dr. H. Sambari Halim Radianto, Ir.ST.M.Si, Bupati Gresik Jawa Timur: Tiap tahun diadakan Festival Bandeng

Pemerintah Gresik menyadari potensi yang dimiliki daerahnya. Karena itu, Pemda selalu berusaha mengembangkan semua sisi, baik industri hingga pariwisata. Khusus pariwisata, pemerintah sangat memperhatikan perkembangan tempat-tempat wisata baik wisata religi yang terkenal dan wisata alam serta wisata budaya yang bisa mendatangkan para wisatawan ke Gresik.

Tak hanya itu, perkembangan wisata kuliner menjadi bagian penting dari perkembangan wisata di Gresik. Untuk melestarikan dan memperkenalkan makanan khas Gresik, pemerintah mengadakan festival makanan khas yang selalu diadakan setiap tahun bertepatan dengan hari ulang tahun Gresik. "Salah satunya Festival Bandeng, karena ikan bandeng merupakan komoditi andalan," ujar Dr. H. Sambari Halim, Ir. ST. M.Si, Bupati Gresik.

Karena memahami potensi kuliner yang dimiliki oleh masyarakat Gresik sehingga Pemda terus berusaha mengembangkan kuliner khasnya. Salah satunya dengan mengadakan pelatihan SDM, mengajarkan tentang pengembangan produk, pengemasan yang baik, serta manajemen dan pemasaran bagi para pedagang makanan.

(Nurfitriyanti)


Pudak dan Jubung, oleh-oleh khas Gresik

Pudak adalah kudapan khas Gresik yang dibungkus Ope. Dan apa itu Ope? Ope adalah pembungkus kudapan yang terbuat dari pelepah pinang yang dibentuk menyerupai huruf U. Kudapan ini memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang manis. Bahan pembuat Pudak, terdiri atas tepung beras yang dicampur dengan santan dan gula baik gula putih atau pun gula merah, tergantung jenis Pudak yang akan dimasak. Semua bahan ini dicampur lalu dimasak hingga kalis atau tidak lengket. Adonan Pudak yang telah matang dimasukkan ke dalam Ope lalu dikukus selama 2 jam hinggaa matang. Setelah diangkat Pudak ini ditiriskan hingga dingin, lalu Ope diikat dengan tali dan Pudak digantung agar benar-benar dingin dan kulitnya kering.

Ada tiga jenis Pudak yaitu Pudak Putih, Pudak Merah dan Pudak Hijau. Pembeda dari ketiga Pudak ini adalah warna yang diperoleh dari gula yang digunakan untuk Pudak Putih bahan dari tepung beras, santan dan gula pasir, sedangkan Pudak Merah, bahan sama, hanya diganti dari gula pasir menjadi gula jawa, dan Pudak Putih hanya ditambahkan campuran daun suji dan pandan. Semua jenis Pudak dijual dengan harga Rp 19 ribu per 1 ikat isi 10 buah.

Kudapan khas Gresik lain yang wajib dijajal adalah Jubung. Nama Jubung merupakan nama bungkusan kudapan ini yang terbuat dari pelepah pinang dan berbentuk bulat. Juubung terbuat dari tepung ketan hitam yang dicampur dengan santan dan gula, lalu dimasak hingga kalis dan dibungkus dengan Jubung dan didinginkan lalu di atasnya diberi wijen sangrai. Jubung dijual dengan harga Rp 6 ribu per satu kemasan isi 10 buah.

Selain Pudak dan Jubung, Gresik masih memiliki oleh oleh yang wajib dicoba yaitu Otak-Otak Bandeng. Makanan ini terbuat dari ikan bandeng yang dipisahkan antara kulit dan daging, lalu dagingnya dihaluskan. Setelah itu daging bandeng diberi bumbu halus dari bawang putih, bawang merah, cabai, santan dan telur, lalu dimasukkan kembali ke dalam badan ikan. Selanjutnya ikan dikukus hingga hingga matang, lalu didinginkan dan dikemas. Otak-Otak Bandeng dijual dengan Rp 30 ribu per ekor.

Tak hanya Pudak, Jubung dan Otak-Otak Bandeng, kudapan lain yang layak dibawa sebagai buah tangah seperti Ayas, Keripik Kentang Simping, dan Keripik Bayam. Semua oleh-oleh khas Gresik dapat ditemui di sepanjang Jalan Sindujoyo dan Jalan Veteran. Salah satu toko oleh-oleh yang cukup lengkap adalah Toko LL yang berlokasi di Jl. Sindujoyo No. 119 Gresik.

(Nurfitriyanti)


Wisata religi di makam para Wali Songo

Gresik, Jawa Timur memang terkenal sebagai wilayah industri. Karena di daerah ini hadir dua perushaan ternama tanah air, yakni Semen Gresik dan Petrokimia. Namun, tak hanya itu, karena daerah ini menjadi salah satu kota wisata religi di Jawa Timur. Mengapa? Karena di kabupaten ini juga terdapat 4 dari 9 malam para Wali Songo. Antara lain, makam Sunan Maulana Malik Ibrahim, Sunan Giri, Sunan Gresik, dan Sunan Perapen. Selain para Wali Songo, terdapat makam para tokoh Islam lain seperti Syekh Maulana Ishak yang merupakan ayah Sunan Giri, Nyi Ageng Pinatih yaitu ibu angkat Sunan Giri, dan Puspo Negoro, Bupati Gresik pertama. Bupati ini mempunyai peran besar atas perkembangan Islam di Gresik. Setiap tahun Kabupaten Gresik didatangi peziarah hingga 850 ribu dari berbagai kota di Indonesia.

Salah satu makam yang paling banyak didatangi para peziarah adalah makam Maulana Malik Ibrahim. Makam ini berlokasi di kampung Gapura Gresik. Untuk mencapai tempat ini, Anda hanya perlu berjalan kaki selama 10 menit dari Alun-alun Gresik ke arah timur. Makam ini menjadi paling ramai dikunjungi, karena Maulana Malik Ibrahim adalah orang pertama yang menyebarkan Islam di Pulau Jawa. Padahal, Maulana Malik Ibrahim berasal dari Samarkand, Uzbekistan. Makam ini banyak dikunjungi peziarah setiap 12 Rabi'ul Awwal sesuai tanggal wafat dan setiap malam Jumat Legi.

Tak hanya wisata religi, Gresik memiliki wisata lain seperti Pantai Wisata Segori Indah Dalegan di Kecamatan Panceng, Pulau Bawean di Kecamatan Sangkapura, dan Daun Kastoba di Desa Peromaan, Kecamatan Tambak, Gresik.

(Nurfitriyanti)


Person quoted: Dr. H. Sambari Halim Radianto, Ir.ST.M.Si, (Bupati Gresik)


* Resep Nasi Krawu ala Warung Bu Ria (untuk 5 porsi)

Bahan:
- 5 porsi nasi putih
- Minyak goreng secukupnya

Empal daging:
- 250 gr daging bagian gandik
- 5 siung bawang putih, goreng
- 10 siung bawang merah, goreng
- Kecap manis
- Garam secukupnya
- Air secukupnya

Kelapa Manis:
- 1/2 butir kelapa, parut memanjang
- 5 lembar daun jeruk, iris tipis
- 1 batang serai, memarkan

Bumbu Halus:
- 2 siung bawang putih
- 5 siung bawang merah
- 1 buah kencur
- 1 sdt ketumbar
- 1/2 sdt jintan
- Garam secukupnya
- 1 sdt gula pasir

Kelapa Pedas:
- 1/2 butir kelapa, parut memanjang
- 5 lembar daun jeruk, iris tipis
- 1 batang serai, memarkan

Bumbu Halus:
- 2 siung bawang putih
- 5 siung bawang merah
- 3 buah cabai merah besar, buang biji
- 1 buah kencur
- 1 sdt ketumbar
- 1/2 sdt jintan
- Garam secukupnya
- 1 sdt gula pasir

Mangut:
- 1/2 butir kelapa, parut
- 5 lembar daun jeruk
- 1 batang serai, memarkan

Bumbu Halus:
- 2 buah kluwak
- 2 siung bawang putih
- 5 siung bawang merah
- 1 buah kencur
- 1 sdt ketumbar
- 1/2 sdt jintan
- Garam secukupnya
- 1 sdt gula pasir

Sambal Terasi:
- 10 buah cabai merah keriting
- 1 sdt terasi
- 5 siung bawang merah
- 1 sdt petis
- Garam secukupnya

Cara membuat:
Empal Kering: Rebus daging hingga mendidih, buang lemak-lemak yang timbul. Setelah setengah empuk, masukkan bumbu yaitu bawang putih dan bawang merah yang telah dihaluskan, tambahkan kecap manis dan garam, rebus hingga daging empuk, angkat diamkan hingga dingin, Goreng daging dalam minyak panas hingga agak hitam kecokelatan, angkat, pukul-pukul daging hingga memar, sisihkan.

Kelapa Manis dan Kelapa Pedas: Tumis bumbu halus hingga agak hitam kecokelatan, angkat, pukul-pukul daging hingga memar, sisihkan.

Mangut: Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan serai dan daun jeruk, masak hingga bumbu matang. Masukkan kelapa parut, aduk rata, masak sekitar 10 menit sambil diaduk, angkat dan haluskan kelapa, sisihkan.

Sambal Terasi: Goreng cabai, bawang merah hingga matang, angkat. Haluskan cabai, tambahkan terasi dan petis serta garam jika kurang, aduk rata, sisihkan.

Penyajian: Letakkan nasi di piring saji, beri empal kering, kelapa manis dan kelapa pedas dan mangut serta sambal terasi. Sajikan.


* Daftar Rumah Makan dan pusat Oleh-oleh di Gresik, Jawa Timur

- Nasi Krawu Bu Ria
Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 12, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-3987472

- Nasi Krawu Mbak Su (H Sufayah)
Jl. Raden Santri No. 19, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-3972203, 0813 32100029

- RM Prasmanan Shofa
Jl. Panglima Sudirman No. 167, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-7138238, 3981197

- Martabak Usus
Jl. Akim Kayat No. 3, Gresik Jawa Timur

- Warung pak Malikin Gule Sate Kikil Kambing
Jl. DR Wahidin SH No 11 Kebomas, Gresik, Jawa Timur
Telp. 031-3972045, 0813 5731 8933

- Depot Hidayah
Jl. HOS Cokro Aminoto No. 4, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-3983112

- Warung Soto Pak H. karim
Jl. KH Wahid Hasyim, Alun-alun Barat, Gresik Jawa Timur
Telp. 0813 3208 0894

- Toko LL
Jl Sindujoyo No. 119, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-3981848

- Rumah Makan Wong Solo
Jl. Ahmad Yani No 59, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-3973892

- Toko Restu Jaya
Jl Sindujoyo No. 112, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-398224

- Toko Niki Enak
Jl Sindujoyo No. 117, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-3976841

- Warkop Arifin
Jl. Basuki Rahmat, Gresik Jawa Timur

- Nasi Krawu Bu Tiban II
Jl. Veteran 118, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-72666266

- Depot Sulami
Jl. Veteran 103, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-397 2638

- RM Pak Elan I
Jl. Veteran 69, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-3800287

- Ikan Bakar Cianjur
Jl. Veteran 157, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-379 3399

- Laxmi Cake & Bakery
Jl. Kartini No. 240, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-3986198

- Restaurant Bandeng Pak Elan Asli
Jl. Veteran 253, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-3981148

- Barokah Depot
Jl. Kapt. Dulasim 139 A, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-3977757


* Daftar Hotel dan Penginapan di Gresik, Jawa Timur

- Hotel Sapta Nawa I
Jl. Arif Rachman Hakim 79, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-3971182
Tarif: Rp 315 ribu-430 ribu

- Hotel Bahagia
Jl. HOS Cokroaminoto 11, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-3982573
Tarif: Rp 45 ribu-85 ribu

- Hotel Batik
Jl. Aipda KS Tubun 8, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-3983610
Tarif: Rp 50 ribu-70 ribu

- Hotel Bhineka
Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo 736 A, Gresik Jawa Timur
Telp. 031-3950213
Tarif: 125 ribu-400 ribu

Info Kuliner - 1-14 Juli 2011


__._,_.___


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: