26.3.12

[tourismindonesia] Gudangnya makanan nikmat nan murmer, dari Soto Ranjau, Nasi Bebek, Mangut Belut hingga Tahu Kuping Tegal yang rasanya Top Markotop



Jalan Sumur Batu Raya, Kemayoran- Jakarta Pusat: Gudangnya makanan nikmat nan murmer, dari Soto Ranjau, Nasi Bebek, Mangut Belut hingga Tahu Kuping Tegal yang rasanya Top Markotop

Ingin menikmati ragam sajian kuliner enak dengan harga yang terjangkau? Kalau begitu, jangan ragu untuk melangkahkan kaki Anda menuju kawasan Sumur Batu, Jakarta Pusat. Berbagai tawaran hidangan kuliner menarik bakal tersaji nikmat di lidah Anda, Nggak percaya? Yuk kita telusuri.

Anda pencinta kuliner? Hmmm... tentunya tidak bakal melewatkan Jalan Sumur Batu Raya, Jakarta Pusat, sebagai wilayah kuliner dengan rasa yang sangan menggoda namun harganya bersahabat.

Jika Anda datang dari Pasar Senen, Jakarta Pusat, lajukan kendaraan Anda hingga melewati underpass Pasar Senen, hingga bertemu fly over Galur, lalu dari jalan Letjen Suprapto menuju ITC Cempaka Mas. Persis sebelum ITC Cempaka Mas, belokkan kendaraan Anda ke kiri memasuki Jalan Kodam hingga bertemu gapura kelurahan Sumur Batu, dan setelah itu Anda akan bertemu dengan perempatan pertama, kemudian belok ke kiri. Di sepanjang jalan itulah mata Anda akan dimanjakan oleh berbagai macam makanan yang siap disantap.

Aneka Olahan Nasi

Perjalanan kuliner di Jalan Sumur Batu Raya ini, bisa Anda mulai dengan menyantap ragam olahan nasi yang menggugah selera. Salah satu tempat makan yang layak Anda coba adalah Warung Nasi Bebek Cak Me'a. Sesuai dengan namanya, Nasi Bebek menjadi menu andalan di warung makan ini. Nasi Bebek ala Cak Me'a dihidangkan dalam bentuk potongan kecil dan dipadupadankan dengan bumbu ungkep bebek yang tampak seperti Serundeng yang disusun di atas nasi putih. Saat dikunyah, sensasi gurih nan lembut pada daging bebek begitu nikmat di lidah.

Rahasia kelembutan daging bebek terletak pada proses pengolahannya. Sebelum dimasak, potongan daging bebek dilumuri dengan air asam dan garam, hal tersebut dilakukan untuk mengurangi  aroma anyir yang biasa melekat pada daging bebek dan melunakkan daging yang tergolong liat. Sehingga selera makan Anda pun tak akan terganggu dengan aroma anyir atau liatnya daging bebek. Sedangkan untuk bumbu ungkep yang menghasilkan cita rasa gurih, berasal dari bumbu halus berupa bawang merah, bawang putih, ketumbar, jahe, lengkuas, kunyit dan kemiri yang diungkep selama 2-4 jam agar bumbu benar-benar meresap. Saat pesanan datang, daging bebek dan bumbu ungkep digoreng dalam minyak panas hingga garing dan berwarna kecokelatan. Daging bebek beserta bumbu kemudian ditiriskan agar mengurangi minyak. Untuk menikmati hidangan ini, Anda cukup merogoh kocek Rp 10 ribu/porsi.

Menu olahan nasi lainnya yang bisa dijumpai ialah Nasi Ayam enyet di Warung Ayam Penyet, yang terletak 50 meter dari warung makan Nasi Bebek Cak Me'a. Tempat makan yang beroperasi mulai pukul 6 sore hingga pukul 11 malam ini menyajikan menu Nasi Ayam Penyet sebagai hidangan utama. Ketika pertama kali melihat tampilan Ayam Penyet, mungkin Anda akan berpikir bahwa ini hanyalah Pecel Ayam yang banyak dijajakan di berbagai tempat karena memang tampilannya mirip seperti Pecel Ayam kebanyakan. Namun setelah Anda mencicipinya, nyam...nyam...nyam... kenikmatan yang tersaji dari menu dengan olahan ragam bumbu ini begitu menggoyang lidah. Karena cita rasa bumbu yang digunakan  terasa begitu meresap ke dalam pori-pori daging sehingga mampu menghasilkan rasa gurih yang maknyuss. Sebelum digoreng, daging ayam terlebih dahulu direbus bersama bumbu halus, berupa bawang merah, bawang putih, ketumbar, kunyit bumbu, garam, merica bubuk dan air di dalam wajan tertutup.

Sajian menu satu ini semakin komplit karena setelah digoreng, daging ayam dipenyet di atas sambal ulek yang terdiri atas bawang putih, cabai rawit merah, terasi dan tomat yang telah digoreng. Aroma terasi goreng yang harum, serasa menusuk hidung dan meminta untuk segera disantap, so yummy! Seporsi Nasi Ayam Penyet dapat dinikmati dengan harga Rp 12 ribu.

Masih tergoda mencicipi aneka menu lainnya? Mungkin Anda bisa mencoba kuliner unik seperti olahan belut. Sekitar 100 meter dari Warung Nasi Ayam Penyet, Anda akan menemukan warung makan yang bertuliskan "Belut" di bagian depan sebuah warung makan. Yuppp... itulah Warung Makan Belut Sunadi. Sesuai dengan namanya, belut merupakan menu wajib yang tersaji dengan berbagai tampilan, salah satunya Mangut Belut yang menjadi most wanted di tempat makan ini.

Sekilas, menu khas Jawa Timur ini mirip seperti Opor Ayam Kuning karena penggunaan santan dan bumbu opor seperti bawang merah, bawang putih, kemiri dan kunyit. Yang berbeda hanya penambahan irisan cabai merah keriting dan cabai rawit merah di dalamnya. Saat disantap, perpaduan yang klop antara santan dan bumbu terasa begitu menggoda masuk ke dalam mulut. Meskipun daging belum terasa sama dengan ikan lele, namun jika Anda rasakan dengan seksama, daging belut lebih terasa gurih dan renyah. Karena sebelum diolah bersama santan, belut dilumuri dengan bawang putih halus, garam, dan penyedap rasa kemudian digoreng hingga kering hmmm... kenikmatannya terasa pas banget di lidah. Seporsi Mangut Belut plus nasi putih, dapat Anda nikmati dengan harga Rp 15 ribu.

Jika Anda tidak suka dengan menu santan, Anda dapat memesan Belut Goreng yang disajikan bersamaan dengan lalapan berupa daun kemangi, kol, mentimun dan sambal terasi yang disajikan di atas piring rotan beralaskan daun pisang dengan harga Rp 10 ribu saja, atau Belut Rica-Rica, Belut Kecap Riuh, Tongseng Belut, dan Pepes Belut dengan kisaran harga antara Rp 5 ribu hingga Rp 15 ribu. Pemilihan belut sebagai menu utama di warung makan ini karena dipercaya daging belut memiliki protein yang cukup tinggi, bahkan lebih tinggi dari telur ayam dan daging sapi. Warung Makan Belut Sunadi mulai menggelar dagangannya pada pukul 11 siang hingga 12 malam.

Sajian Berkuah.

Ingin menikmati sajian menu berkuah? Hmmm... nggak salah lagi kalau Anda menyambangi Warung Soto Ayam Khas Surboyo dengan menu andalannya Soto Ayam Lamongan. Namun untuk menikmati seporsi kelezatan Soto Ayam Lamongan, Anda pun perlu sabar mengantre. Hmmm... cukup membuat Anda penasaran untuk segera menyantapnya kan? Dan, saat menu Soto Ayam Lamongan tersebut tersaji, terasa kenikmatan makanan yang gurih nan lezat. Ayam kampung yang digantungkan di bagian pinggir gerobak untuk membuat pesanan menjadi pemandangan yang cukup menarik yang ditampilkan di warung makan ini.

Yang istimewa dari Soto Ayam Lamongan, ada pada kelezatan kuah yang diolah dengan berbagai bumbu. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kuah pada Soto ini antara lain bumbu halus berupa bawang merah, bawang putih, merica, ketumbar dan kemiri sangrai, serta kunyit yang ditumis hingga harum yang kemudian direbus selama 20 menit bersama kaldu ayam dan ditambahkan jahe dan lengkuas geprek serta cengkih dan garam.

Seporsi Soto Ayam Lamongan terdiri atas suwiran ayam kampung, bihun, potongan telur ayam, irisan kol dan irisan daun bawang yang berpadu sangat cantik di dalam mangkuk, apalagi bila sudah diguyur dengan kuah berwarna kuning bening. Woww... pesona rasanya pun menggoda lidah Anda untuk segera menyantap habis makanan ini. Dengan Rp 9 ribu saja, lidah dan perut Anda pun  bisa termanjakan dengan sajian Soto Ayam Lamongan ditambah nasi putih sebagai teman bersantap ria.

Ada lagi olahan berkuah lainnya yang sayang bila Anda lewatan, yakni Soto Ranjau yang ditawarkan Warung Soto Bu Heni yang berlokasi sekitar 50 meter dari Soto Ayam Lamongan Khas Surboyo. Nama sajian yang masih terdengar asing di telinga Anda ini, merupakan menu Soto Ayam yang diberi tambahan tulang ayam di atasnya, yang merupakan 'ranjau' dari menu ini. Saking banyaknya 'ranjau' tulang-tulang ayam yang disajikan, isi dari Soto Ayam seperti bihun dan kol, menjadi tak terlihat.

Kelezatan rasa yang tercipta, membuat siapa pun yang menyantapnya bakal ketagihan. Penggunaan tulang ayam yang cukup banyak mampu menciptakan rasa gurih alami karena proses ekstraksi kaldu dalam tulang. Penambahan tumisan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, dan kunyit bakar serta beberapa rempah berupa jahe geprek, kayu manis, cengkih, daun jeruk dan kapulaga tak ayal mampu mengusir aroma anyir tulang dan menciptakan sensasi rasa gurih yang meresap hingga ke dalam tulang ayam.

Untuk menikmati sensasi 'ranjau' dari Soto Ranjau plus nasi putih, Anda bisa datang menyantapnya pada pukul 18.00-23.00 WIB, dan hanya cukup merogoh kocek Rp 12 ribu. Hmmm... ragam kenikmatan menu yang menggoda selera kan? So jangan lewatkan berwisata kuliner di Jalan Batu Sumur Raya.

(Annisah)


Lumpia Sosis yang menggoda dan segarnya Jus Sunkist

Puas menyantap beragam hidangan berat, tidak ada salahnya Anda mencicip beberapa kudapan sebagai hidangan penutup. Salah satu yang patut Anda nikmati adalah Lumpia Sosis di Istana Es & Rumah Nuget. Kenikmatan kudapan ini begitu terasa dari awal gigitannya, dengan kekenyalan sosis gurih nan nikmat, berbalut kulit yang begitu crunchy. Yummy... perpaduan yang nikmat di lidah. Cukup mengeluarkan uang Rp 7 ribu, Anda bisa menikmati 2 buah Lumpia Sosis dengan ukuran cukup besar.

Masih ingin ngemil? Cicipi saja Tahu Kuping, kudapan primadona dari Tahu Kuping, kudapan primadona dari Tahu Kuping Tegal, yang terletak sekitar 50 meter dari Lumpia Sosis. Nama ahu Kuping dibuat karena menu ini memiliki bentuk yang sekilas mirip dengan kuping. Sajian ini tercipta dari tahu kuning berbentuk segitiga yang digoreng menggunakan tepung sagu di bagian atas yang dicampur dengan kocokan telur agar sagu kian mengembang, sehingga terlihat seperti kuping. Saat Anda menyantapnya, hmmm... rasa gurih terhidang apik di lidah Anda, apalagi dengan tambahan cabai rawit yang membuat kenikmatannya pun bertambah. Seporsi Tahu Kuping Tegal dijual dengan harga Rp 2 ribu, dengan isi 3 buah tahu.

Satu lagi hidangan yang mampu menyegarkan dahaga setelah seharian berkuliner ria ialah Jus Sunkist. Jus Sunkist menggunakan jeruk Sunkist yang bukan hanya menawarkan kesegaran lebih nikmat saat mengguyur tenggorokan, tetapi juga lebih nikmat saat mengguyur tenggorokan tetapi juga lebih kaya akan vitamin C. Bagi Anda yang ingin mendapatkan rasa segarnya Jus Sunkist bisa langsung mengunjungi Nest Cafe yang beroperasi dari pukul 15.00-23.00 WIB, dengan membayar Rp 7 ribu per gelas, aneka jus lain tersedia seperti Jus Alpukat, Mangga, Strawberry dan Sop Buah.

(Annisah)


* Soto Ranjau ala Warung Soto Bu Heni (untuk 2 porsi)

Bahan:
- 2300 gr kerangka tulang ayam
- 500 cc air
- 3 cm jahe, memarkan
- 3 cm kayu manis
- 3 buah cengkih
- 5 lembar daun jeruk
- 2 buah kapulaga
- 3 sdm minyak goreng
- 1/2 sdt garam

Bumbu halus:
- 3 siung bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 2 buah kemiri, sangrai
- 1/2 sdt ketumbar, sangrai
- 3 cm kunyit, bakar

Pelengkap:
- 2 porsi nasi putih
- 2 potong jeruk nipis
- 1 sdt irisan daun bawang
- Sambal rawit

Cara membuat:
Tumis bumbu halus dalam minyak panas hingga harum, angkat dan sisihkan. Cuci bersih kerangka tulang ayam lalu potong-potong. Rebus tulang dalam air biasa hingga mendidih lalu masukkan tumisan bumbu dan bumbu lainnya. Rebus kembali di atas api sedang hingga tulang empuk dan bumbu meresap, angkat. Tuang Soto Ranjau dalam mangkuk saji lalu taburkan dengan irisan daun bawang. Sajikan bersama nasi dan pelengkap lain.


Info Kuliner - 17 Februari-1 Maret 2012


__._,_.___


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: