9.3.12

[tourismindonesia] Kabupaten Jepara, Jawa Tengah: Lezatnya ragam kuliner dari Kota Ukir Jepara, Mulai dari Pindang Serani, Horog-Horog, Sop Udang, Es Gempol, hingga Adon-adon Coro



Kabupaten Jepara, Jawa Tengah: Lezatnya ragam kuliner dari Kota Ukir Jepara, Mulai dari Pindang Serani, Horog-Horog, Sop Udang, Es Gempol, hingga Adon-adon Coro

Jepara dikenal sebagai Kota Ukir. Tidak hanya itu, kota kelahiran R.A Kartini ini menyimpan banyak potensi kuliner. Letak yang diapit dengan pantai dan gunung, menghadirkan hidangan variatif, seperti Pindang Serani, Sop Udang, hingga Es Gempol dan Adon-adon Coro. Seperti apa citarasa menu-menu unik tersebut?

Jepara merupakan sebuah kabupaten yang terletak di Jawa Tengah. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa di sebelah barat dan utara, dengan Kabupaten Pati dan Kudus di sebelah timur dan dengan Kabupaten Demak di sebelah selatan. Menuju ke kota ini cukup mudah, jika menggunakan mobil pribadi, cukup arahkan ke Kota Semarang. Setelah itu lanjutkan perjalanan sampai Kudus, lalu berbelok ke arah utara. Anda akan sampai di Kabupaten Jepara kira-kira 1 jam perjalanan dari Kabupaten Kudus.

Ada dua pilihan transportasi jika ingin menjelajahi Kabupaten Jepara, pertama dengan menggunakan Angkudes (Angkutan Desa). Angkudes ini mempunyai tarif jauh dekat Rp 2 ribu dan mulai beroperasi dari pukul 6 pagi hingga 5 sore. Selain itu juga terdapat becak dan ojek motor. Untuk menyewanya Anda cukup mengeluarkan Rp 20-30 ribu untuk keliling kota.

Sedangkan untuk penginapan, cukup banyak pilihan mulai dari hotel melati yang tarifnya mulai dari Rp 70 ribu per malam hingga hotel bintang empat seperti Palm Beach Resort yang semalamnya paling murah Rp 500 ribu.

Bagi yang ingin berburu kerajinan ukir, Kota Jeparalah gudangnya. Sentra kerajinan ukir terdapat di Jepara, seperti sentra patung dan ukiran di Desa Mulyoharjo, Mebel Ukir di Kecamatan Tahunan, dan sentra kerajinan relief ukir, Jepara juga memiliki sentra tenun Troso di Desa Troso Kecamatan pecangan, dan sentra kaligrafi di Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan. Setelah puas berkeliling dan belanja, tidak ada salahnya mencicipi sajian khas Jepara. Yuk mulai berwisata kuliner...

Menu Sarapan. Untuk mencari menu sarapan di Jepara memang susah-susah gampang. Hal ini karena mayoritas warung makan rata-rata buka pukul 8 pagi, sedangkan kaki lima juga baru akan buka di atas pukul 4 sore. Salah satu solusinya adalah dengan mencarinya langsung ke pasar tradisional. Salah satu tempat sarapan yang ramai di pasar tersebut adalah Soto Ayam Pasar. Tempat ini berupa gerobak yang terletak di pelataran parkir Pasar Jepara II. Menu Soto Ayam Pasar terdiri dari semangkuk nasi yang disiram dengan kuah soto dan dilengkapi dengan suwiran daging ayam. Kuah soto nya terbuat dari kaldu ayam yang diberi bumbu halus seperti bawang merah, bawang putih, dan kemiri. Dan, dimasak selama 30 menit dengan api sedang. Untuk semangkuk Soto Ayam plus nasi Anda hanya cukup membayar Rp 3 ribu, selain itu tempat ini juga menyediakan aneka lauk seperti Perkedel Kentang dan Tempe Goreng seharga R 500 per potong. Tempat ini buka setiap hari dari pukul 06.00-11.00 WIB.

Berjarak 3 km arah timur dari Alun-alun Kota Jepara terdapat sebuah desa bernama Senenan. Desa tersebut terkenal sebagai salah satu sentra kerajinan ukir di Jepara. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya showroom mebel di Desa Senenan. Selain sebagai sentra kerajinan ukiran, di desa ini juga ada satu warung yang sangat terkenal, yaitu Warung Sop Udang Senenan.

Warung ini mempunyai menu istimewa berupa Sop Udang. Begitu terkenalnya, hingga dalam sehari warung tersebut dapat menjual tak kurang dari 200 porsi. Keistimewaan dari Sop Udang buatan warung ini adalah kuah kaldunya yang tidak amis namun beraroma khas udang. Proses pembuatan kaldu tersebut tidak terlalu lama hanya berkisar 15-20 menit saja. Setelah kaldu jadi, udang dikeluarkan dan ditiriskan untuk selanjutnya digoreng hingga kecokelatan. Karena telah direbus, udang goreng ini sangat renyah di luar namun lembut di dalam. Sop Udang ini dapat dinikmati setiap hari dari pukul 09.00-15.00 WIB dengan harga per porsi Rp 5 ribu. Selain Sop, warung ini juga menjual aneka kudapan seperti Tempe Goreng dan Bakwan Jagung dengan harga Rp 500 per buah, dan Peyek Udang seharga Rp 2 ribu. Warung berkapasitas 25 orang ini mempunyai satu kekurangan, yaitu tidak adanya papan nama dan bangunannya yang hanya berupa rumah biasa sehingga agak menyulitkan bagi para pendatang yang ingin makan di sana. Namun tak perlu cemas, karena sebagian besar sopir Angkudes K 07 dan tukang becak sudah kenal dengan tempat ini sehingga tidak perlu repot untuk mencarinya.

Makan Siang. Untuk sajian makan siang, Anda dapat mencoba salah satu panganan khas Jepara yang bernama Horog-Horog. Makanan tersebut hanya dijual di beberapa tempat, salah satunya di Warung Bakso Pak Samba. Warung tersebut terletak di pinggir jalan Jepara-Kudus sebelum Desa Senenan. Horog-horog adalah panganan khas Jepara berupa olahan sagu sebagai makanan pengganti nasi dan biasanya dihidangkan dengan Bakso maupun Pecel. Cara membuat makanan ini, tepung sagu yang telah diaduk dengan air didiamkan dalam sebuah wadah selama 1 hari. Setelah itu, adonan tersebut dibungkus dengan daun jati dan dikukus selama 1 jam hingga matang. Cara memakannya adalah menyelupkannya ke dalam mangkok bakso dan disendok seperti makan nasi. Harga makanan khas ini Rp 500 per bungkus.

Padanan yang pas untuk disandingkan dengan Horog-horog adalah Mie Bakso Babat, yang merupakan variasi Mie Bakso. Menu ini dijual Rp 7,5 ribu.

Meskipun telah menyantap Horog-horog dengan Mie Bakso Babat ala Jepara, masih belum dapat dibilang komplit jika belum mencicipi Pindang Serani. Pindang Serani ini adalah salah satu menu khas Jepara berupa Sop Ikan. Letak istimewa menu ini adalah rasa kuahnya yang pedas dan segar serta daging ikan yang tidak amis dan empuk.

Penjual Pindang Serani di Jepara cukup banyak, seperti di sepanjang pantai Bandengan, Pongro, dan Kartini. Di jalan menuju Pantai Kartini ini ada dua resto yang menyajikan menu ini yaitu Lumintu dan Pondok Bambu Samadyo. Menu Pindang Serani ala Pondok Bambu Samadyo kuahnya terasa begitu pedas segar dan daging ikan kakapnya empuk, namun tidak amis.

Membuat kuah Pindang Serani diperlukan bumbu berupa bawang merah, bawang putih, batang serai, jahe, lengkuas, cabai merah, dan cabai rawit hijau. Setelah itu, air dididihkan dan dimasukkanlah bumbu-bumbu tersebut. Saat kuah telah setengah jadi maka ikan kakap yang telah dipotong 5 bagian dimasukkan. Setelah itu, kuah diberi kunyit dan daun jeruk agar amis ikan hilang. Proses memasaknya hanya memakan waktu 15 menit karena jika terlalu lama daging ikan
hancur.

Setelah matang aroma yang menguar dari meni ini sangat menggoda karena sangat harum, rasanya pun sangat mantap! Untuk mencicip menu otentik asal Jepara ini cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 5 ribu per ons untuk ikan kakap putih. Jam buka resto ini dari pukul 08.00-21.00 WIB.

Kuliner Malam. Kota Jepara yang tenang di siang hari berubah menjadi semarak dan ramai pada malam hari. Sentra makanan malam hari di Jepara terdapat di beberapa titik, yaitu di kawasan perdagangan Jalan Diponegoro, dan di belakang Shopping Center Jepara (SCJ). Di kawasan perdagangan Jalan Diponegoro, terdapat berbagai macam penjual makanan mulai dari Depot Sari Laut Cak Eko khas Jawa Timur, Soto Ayam khas Semarang, Warung Penyet khas Lamongan, hingga aneka Martabak manis dan Martabak Telur.

Salah satu warung yang menyita perhatian adalah Warung Nasi Uduk Khas Jepara. Warung ini menjual Nasi Uduk dengan pelengkap Ayam Bakar maupun Ayam Goreng. Sekilas tampilan Ayam Bakar sama dengan yang lain, namun setelah dicoba terasa perbedaannya. Ayam Bakar di warung ini dibakar tanpa menggunakan bumbu kecap jadi rasa bumbu ungkep ayam yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, dan kunyit sangat terasa. Proses pembakarannya pun cukup singkat hanya 5 menit sehingga tidak meninggalkan jejak arang yang banyak pada ayam. Karena tanpa bumbu kecap, maka rasa ayam bakarnya sangat gurih dan kental dengan aroma kunyit.

Sebagai 'teman' Ayam Bakar, ada baiknya memesan Nasi Uduk khas Jepara yang berwarna kuning. Sepintas nasi ini mirip Nasi Kuning namun penggunaan kunyit yang tidak terlalu banyak menyebabkan warna kuningnya tipis. Soal rasa Nasi uduk ini mirip dengan Nasi Kuning biasa, gurih, dan terasa santannya. Untuk menikmati menu paket Nasi Uduk + Ayam Bakar Anda cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 14 ribu. Selain Ayam Bakar, warung ini juga menjual Pindang Serani Ikan Patin seharga Rp 25 ribu dengan nasi. Warung ini buka tiap hari mulai pukul 16.00-23.00 WIB.

Berjarak 200 meter ke arah SCJ tepatnya di depanSD Kanisius terdapat sebuah warung tenda yang menyediakan aneka makanan Khas Karimun Jawa yang bernama Warung Khas Karimun. Sajian utama adalah Ikan Bakar Bumbu Srepeh. Sajian ini berupa ikan yang dibakar di atas arang kayu selama 15 menit. Jika pada umumnya ketika ikan dibakar menggunakan bumbu kecap, pada menu ini menggunakan bumbu srepeh. Bumbu srepeh terdiri dari kacang tanah yang diulek kasar dicampur bersama kunyit dan bawang merah. Rasa Ikan Bakar ini sangat istimewa karena gurihnya rasa kacang berpadu sempurna dengan wanginya aroma kunyit. Untuk menikmati menu langka ini cukup membayar Rp 20 ribu untuk Ikan Ekor Kuning dan Rp 25 ribu untuk Ikan Patin. Selain itu, juga menjual menu Ikan Bakar, Pindang Serani, Ongseng Cumi, dan Ikan Goreng. Harga menu-menu tersebut berkisar antara Rp 20-35 ribu. Warung ini mulai buka dari pukul 4 sore dan tutup pukul 11 malam.

Setelah menikmati aneka hidangan berat ada baiknya mencoba minuman khas Jepara berupa Es Gempol Plered dan Adon-adon Coro. Es Gempol merupakan es serut yang disiram dengan kuah santan ditambahkan sirup Cocopandan. Hal yang membuat istimewa adalah penggunaan gempol dan plered. Gempol adalah bola yang terbuat dari tepung beras yang dikukus selama 20 menit dan berwarna putih, sedangkan plered berwarna merah dan berbentuk pipih. Harga minuman ini Rp 2,5 ribu per mangkok. Pedagang yang menjual aneka minuman ini banyak dijumpai di sekitar SCJ. Minuman lain yang tak kalah menariknya adalah Adon-adon Coro. Minuman ini berupa wedang jahe yang ditambahkan dengan irisan kelapa bakar dan diguyur dengan kuah santan. Minuman ini dapat dibeli dengan harga Rp 2,5 ribu per mangkok. Kedua minuman tersebut sangat cocok untuk dinikmati saat sore ataupun malam hari.

Oleh-oleh khas Jepara. Jangan buru-buru pulang sebelum membeli oleh-oleh khas Jepara. Oleh-oleh khas Jepara yang terkenal adalah Kerupuk Ikan Tenggiri dan Kerupuk Udang. Salah satu produsen kerupuk yang terkenal adalah Kerupuk Echo yang terletak di Kawasan Perniagaan Jalan Pangeran Diponegoro. Harga dari Rp 17,5 ribu hingga RP 21 ribu. Selain itu, ada juga Kerupuk Rambak, Dendeng Sapi, Dendeng Kulit Ikan Tenggiri, dan Ikan Teri Asin yang dijual dengan kisaran harga Rp 3,5 ribu-35 ribu. Semua oleh-oleh tersebut dapat diperoleh di Toko Ramayana, di Jalan Yos Sudarso No 7, telp: 0291-591573.

Iqbal Johansyah


Ir. Sholih, MM, Sekda Kabupaten Jepara: Patenkan menu khas Jepara dan memperluas bandara

Sebagai kota yang terletak di tepi laut, Jepara memiliki hidangan seafood yang khas. Untuk menu tersebut, Jepara mempunyai menu andalan Pindang Serani, Ikan Bakar, dan Ikan Bakar Bumbu Srepeh. Menu-menu tersebut dapat dijumpai di sejumlah sentra makanan di Jepara. "Sentra aneka seafood terdapat di sepanjang pantai Bandengan, Kartini dan Pongro," ujar Ir. Sholih, MM, Sekda Kabupaten Jepara. Selain itu, di pusat kota Jepara juga terdapat sentra makanan yang terletak di belakang Shopping Center Jepara. Di tempat tersebut terdapat banyak penjual yang menjajakan minuman khas Jepara yaitu Es Gempol Plered dan Adon-adon Coro. Untuk menu tersebut, Pemda Jepara sudah mematenkannya. "Kami telah mematenkan Es Gempol Plered dan Adon-adon Coro sebagai bentuk kepedulian kami terhadap kuliner khas Jepara," sambungnya.

Selain mematenkan menu khas, Pemda Jepara juga sangat memperhatikan sarana transportasi menuju tempat wisata. Hal ini karena sarana transportasi merupakan hal yang sangat bagi kemajuan suatu daerah wisata yang berkaitan dengan arus masuk-keluar wisatawan dalam hal ini adalah Pulau Karimun Jawa. Saat ini, moda transportasi menuju kesana masih sangat bergantung pada angkutan laut, sedangkan moda transportasi udara jumlahnya masih terbatas.

"Pesawat yang menuju ke Karimun Jawa hanya berupa pesawat carteran," ujar Ir. Sholih, MM. Hal ini terjadi karena landasan pacu di bandara Karimun Jawa belum dapat dilalui oleh pesawat komersil ukuran besar. "landasan pacu tersebut pendek sehingga tidak bisa dilalui oleh pesawat komersil," lanjutnya. Untuk mengatasinya, Pemda Jepara saat ini berusaha untuk memperpanjang landasan pacu dan diharapan 5-6 tahun kemudian maskapai komersial sudah dapat mendarat di Karimun Jawa. Saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan," tutupnya.

Iqbal Johansyah.

Person quoted: Ir. Sholih, MM (Sekda Kabupaten Jepara)


* Daftar Hotel di Jepara

- Hotel Jepara Indah
Jl. HOS Cokroaminoto no 12.
Telp. (0291) 593548, 593549, 595187, 595186
Bintang 3
Harga: Rp 100-400 ribu/malam

- Palm Beach Resort
Jl. Tirta Saudara 191, Bandengan Jepara
Telp. (0291) 594446,598552, 598553, 598554
Bintang 4
Harga: Rp 500-1,062 juta/malam

- Hotel Bonanza Beach Resort
Pantai Tirta Samudra, Mororejo
Telp. 0291 3319611, 081 325131773
Bintang 2
Harga: Rp 100 ribu/malam

- Hotel Segoro
Jl. Ringin Jaya no. 2
Telp. (0291) 591982
Bintang 1
Harga: Rp 80-270 ribu/malam

- Hotel Kalingga Star
Jl. Dr. Sutomo 16
Telp. (0291) 591054
Bintang 1
Harga: Rp 60-275 ribu/malam

- Hotel Kencana
Jl. Pemuda no. 14-16A.
Telp. (0291) 592336
Harga: Rp 70-200 ribu/malam


* Daftar Rumah Makan/Restoran Enak di Jepara

- Resto Lumintu
Jalan A.E Suryani dekat Pantai Kartini
Telp. 0888 254 3567, 081 390 739 411, 0828 265 7438

- Flamingo Joe's
Jl. Dr Sutomo No 9 Jepara
Telp. 0291 331 5596

- Pondok Bambu Samadyo
Jl. A.E Suryani No 55 Jepara
Telp. 085225943287

- Warung Makan Khas Karimun
Jalan Diponegoro, Depan SD Kanisius
Telp. 081325779746

- Toko Oleh-oleh Ramayana
Jalan Yos Sudarso no 7
Telp. 0291-591573


Info Kuliner - 2-15 Juni 2010


__._,_.___


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: