8.3.12

[tourismindonesia] Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah: Memiliki kuliner unik Sate Landak, Nasi Gudangan hingga Oseng-Oseng Bokong nan lezat



Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah: Memiliki kuliner unik Sate Landak, Nasi Gudangan hingga Oseng-Oseng Bokong nan lezat


Karanganyar selama ini terkenal dengan objek wisata kuno berupa makam raja-raja. Selain wisata tersebut, wisata kuliner khas Karanganyar juga menarikl untuk dieksplor. Berbagai makanan seperti Nasi Kering, Soto Gobyos hingga masakan unik seperti Sate Landak dan Oseng-oseng Bokong cukup eksis di Karanganyar. Mau tau seperti apa sensasinya?

Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah, berbatasan langsung dengan Kabupaten Magetan, Jawa Timur di bagian timur, dengan Kota Surakarta dan Kabupaten Boyolali di bagian barat, Kabupaten Sragen di bagian utara, dan Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Wonogiri di bagian selatan.

Menuju Kabupaten Karanganyar rutenya cukup mudah, dari Jakarta melalui jalur Pantura menuju Kota Surakarta, setelah itu arahkan kendaraan timur  (ke arah Jawa Timur) maka Anda akan menemukan Kabupaten Karanganyar. Karanganyar ini terkenal dengan wisata-wisata kuno seperti pemakaman raja-raja Mangkunegaran antara lain Astana Girilayu, Astana Giribangun, Astana Mangadeg dan Pertapaan Pringgondani.

Dari segi akomodasi, Karanganyar memiliki beberapa hotel yang sebagian besar berlokasi di daerah obyek wisata di Kecamatan Tawangmangu. Salah satu hotel yang dapat Anda pilih adalah Hotel Pondok Asia, bintang dua, dengan tarif Rp 100-200 ribu/malam. Sedangka transportasi dalam kota ada angkutan kota yang mulai beroperasi mulai pukul 6 pagi sampai pukul 6 sore dengan tarif Rp 2 ribu jauh dekat. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan becak dan ojek motor yang beroperasi sampai pukul 9 malam yang tarifnya disesuaikan dengan jarak tempuh.

Meskipun tergolong kota kecil, Karanganyar pernah menyabet piala Adipura selama 4 kali berturut-turut dari tahun 1994 hingga 1997. Karanganyar juga memiliki kekayaan beragam kuliner yang dapat Anda jumpai dari pagi hingga malam hari, mulai dari kelas kaki lima, rumah makan, hingga restoran. Ada dua titik sentra kuliner di Karanganyar yaitu alun-alun sampai ke Taman Pancasila dan daerah wisata Tawangmangu.

Menu Sarapan.

Salah satu menu yang dapat menjadi pilihan untuk sarapan adalah Nasi Goreng Mengkudu. Nasi Goreng Mengkudu ini ternyata menjadi menu favorit sarapan pagi bagi para PNS di Karanganyar. Hal ini dikarenakan rasanya yang enak dan harga yang terjangkau. Nasi Goreng Mengkudu dapat dinikmati di Warung Herbal yang berlokaso di Jalan Lawu no 12. Warung Herbal ini mudah ditemui karena berada di pusat kota atau persis berseberangan jalan dengan gedung KONI Karanganyar. Nasi Goreng Mengkudu dijual dengan harga Rp 7.500/porsi.

Sepintas Nasi Goreng Mengkudu terlihat seperti nasi goreng biasa dengan tambahan telur, suwiran ayam, ikan teri, serta lalapan seperti ketimun dan tomat. Namun jika diteliti, selain isian tadi juga terdapat irisan daun mengkudu segar yang telah tercampur dalam nasi. Selain isian yang variatif, nasi yang digunakan bukan nasi putih biasa melainkan nasi herbal. Nasi herbal adalah sejenis Nasi Uduk namun tidak menggunakan santan. Nasi Hebakl dimasak dengan cara mengaron beras merek IR 64 jenis pulen yang dicampur dengan kaldu sapi serta tambahan bumbu tumis seperti bawang merah dan bawang putih serta rempah-rempah berupa kayu menis, cengkih dan jahe yang digeprek.

Cara membuat Nasi Goreng Mengkudu ala Warung Herbal tersebut terbilang cukup mudah. Pertama, margarin dipanaskan lalu digunakan untuk menumis bumbu yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai dan garam yang telah diulek hingga halus. Setelah itu, dimasukkan irisan daun mengkudu dan telur ayam lalu dimasak hingga setengah matang. Terakhir dimasukkan nasi herbal dan kecap manis sambil aduk hingga tercampur rata dengan semua bumbu hingga matang sempurna. Warung Herbal buka setiap hari mulai pukul 7 pagi sampai pukul 9 malam. Selain Nasi Goreng Mengkudu, Anda juga dapat menikmati menu lain seperti Ayam Goreng dan bebek Goreng Gunung Lawu. Harga yang ditawarkan sangat terjangkau yaitu mulai dari Rp 7.000 untuk Ayam Goreng dan Rp 12 ribu untuk Bebek Goreng Gunung Lawu.

Jika Jakarta punya Nasi Uduk sebagai menu sarapan favorit, di Karanganyar ada menu khas yaitu Nasi Kering yang biasa dikonsumsi saat sarapan. Nasi Kering ala Karanganyar adalah nasi putih biasa dengan tambahan lauk pauk kering seperti Telur Dadar, Oseng Tahu, Abon Sapi, dan Tempe Goreng. Dinamakan Nasi Kering karena pada sajian ini tidak terdapat sedikit pun sayuran berkuah. Meskipun Nasi Kering banyak dijajakan di sekitar Kota Karanganyar tetapi yang paling ramai dikunjungi adalah Nasi Kering Mbak Sarti yang berlokasi di samping gedung Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Karanganyar. Warung milik Sarti ini mulai berjualan dari pukul 6 pagi dan biasanya pada pukul 9 pagi sudah ludes terjual. Kebanyakan pembeli yang datang hanya untuk dibungkus agar dapat dinikmati di rumah atau di kantor. Untuk menikmati satu porsi Nasi Kering komplit, Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 4 ribu saja. Murah meriah sekaligus mengenyangkan.

Menu unik nan manarik

Ingin menikmati makanan dengan nama yang unik? Anda bisa bertandang ke Warung Makan Sorwaru yang berlokasi di ruas jalan perempatan Terminal Bejen, tepatnya di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo No 7. Warung yang telah berdiri sekitar 32 tahun lalu ini, milik Wagiyo yang akrab dengan sapaan Pak Giyo. Di warung ini menghadirkan menu Oseng-Oseng Bokong. Eits...jangan berpikir negatif dulu, karena menu Oseng-Oseng Bokong adalah adalah menu yang terdiri dari ayam goreng bagian paha atas hingga tulang ekor ayam (tunggir/brutu) yang disajikan dengan Oseng Kacang Panjang dan Sambal Korek. "Karena menggunakan daging ayam kampung dengan brutu sehingga namanya Oseng-oseng Bokong," ujar Wagiyo, Pemilik Warung Makan Sorwaru.

Menyantap Oseng-oseng Bokong ternyata dapat membuat mata Anda merem melek. Gurih dan empuknya Ayam Goreng terasa begitu cocok berbaur dengan sensasi pedasnya Sambal Korek. Sensasi pedas ditimbulkan dari Sambel Korek yang terbuat dari cabai rawit merah dan bawang putih yang diulek sampai halus lalu disiram minyak goreng panas sehingga aroma yang dihasilkan membuat perut Anda yang menjadi lapar. Sedangkan Oseng Kacang Panjang terbuat dari sayur kacang panjang yang ditumis dengan bumbu berupa bumbu ulek yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit, kemudian ditambah garam, kecap dan gula. Untuk menikmati Oseng-oseng Bokong plus nasi putih Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu.

Selain Oseng-oseng Bokong, menu lain yang menjadi favorit di Warung Sorwaru adalah Nasi Gudangan. Nasi gudangan ternyata tak jauh beda isiannya dengan Oseng-oseng Bokong. Yang jadi pembeda, jika menu Oseng-oseng Bokong terdapat Oseng Kacang Panjang sebagai sayurnya, pada Nasi Gudangan terdapat urap sebagai pengganti Oseng Kacang Panjang. Urap ini terdiri dari beragai Nasi Gudangan ditawarkan dengan harga Rp 11 ribu/porsi.

Kuliner Malam

Suasana malam hari di Karanganyar akan mulai ramai pada pukul 7 malam. Lokasi yang menjadi sasaran para pemburu kuliner adalah Alun-alun kota yang berada di sepanjang Jalan Lawu dan Taman Pancasila. Di Alun-alun ini terdapat sekitar 30 pedagang makanan berkonsep lesehan. Makanan yang dijajakan antara lain, Sate Kelinci, Sate Kambing, Pecel Lele dan Pecel Ayam, Aneka Soto, serta Angkringan atau Hik (Hidangan Istimewa Kampung) yang menjual aneka wedangan hangat plus makanan sejenis Nasi Campur dan Gorengan.

Bagi yang ingin menghangatkan badan dari dinginnya angin malam dapat memilih menu Soto. Dari sekian banyak penjual Soto, ada salah satu penjual Soto yang lezat yaitu Soto Gobyos Pak Plompong. Warung ini sangat ramai dikunjungi pembeli. Lokasinya pun sangat mudah Anda jumpai karena persis berada di sebelah barat Taman Pancasila, warung tendanya ini buka tiap hari, mulai dari pukul 4 sampai pukul 9 malam.

Soto Gobyos ini tampilannya seperti Soto Daging pada umumnya dengan warna kuah bening. Pada penyajiannya nasi putih sudah langsung dicampur dengan kuahnya dalam mangkuk berukuranm kecil. Satu porsi Soto Gobyos berisi tauge, daun bawang, bihun, serta potongan daging sapi bagian sengkel. Sebagai pelengkap ditaburi bawang putih goreng dan seledri. Saat diseruput kuah  hangat Soto langsung menyergap sedap di lidah dan hangat di tenggorokan. Harga satu porsi Soto Gobyos sangat murah hanya Rp 3 ribu.

(Ariyanto)


Dr. Hj.  Rina Iriani Sri Ratnaningsih, S.Pd, M.Hum, Bupati Karanganyar: Hari Jumat pedagang kaki lima boleh jualan dari pagi

Sebagai Kabupaten yang memiliki semboyan BERSERI, sudah selayaknya Karanganyar berupaya untuk meningkatkan mutu daerahnya dengan cara meningkatkan potensi-potensi wisata alam yang dimiliki dan wisata kulinernya. Untuk meningkatkan kuliner, Pemda memiliki program peraturan tertulis agar para PKL yang berjualan di pusat kota hanya bisa membuka dagangannya selepas pukul 5 sore sampai malam hari dengan batas waktu yang tidak ditentukan. "Kecuali hari Jumat, kami mengijinkan PKL berjualan dari pagi hari," tutur Dr. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih, S.Pd, M.Hum, Bupati Karanganyar. Hal ini karena hari Jumat di Karanganyar memiliki tradisi Pasar Jumat, yang membolehkan para pedagang berjualan mulai dari pagi hingga malam hari. Dan, Pasar Jumat ini merupakan salah satu daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Selain potensi kulinernya, Karanganyar juga memiliki kerajinan tangan yang khas. Sebut saja Ukir Batok, Batik Giri Layu, dan kerajinan dari kertas koran. Sekarang ini Pemda sedang gencar mempromosikan kerajinan tangan. Karena itu, pemerintah bekerja sama dengan beberapa media baik lokal maupun nasional terus mempromosikan Karanganyar dari segala aspeknya. "Agar kerajinan tangan khas Karanganyar makin dikenal, kami biasa mempromosikan melalui pameran-pameran yang kontinu kami ikuti," ungkap Rina Iriani.

(Ariyanto)


Kawasan wisata yang menghadirkan kuliner ekstrim

Datang ke Karanganyar, terasa belum afdol jika tidak berkunjung ke kawasan wisata Tawangmangu yang berada di lereng Gunung Lawu yang udaranya dingin dengan pemandangan yang indah. Jarak Tawangmangu sekitar 20 km dari kota Karanganyar. Jalan menuju Tawangmangu ini cukup berkelok layaknya jalan menuju ke puncak, apalagi kabut juga sering turun, sehingga Anda harus berhati-hati. Dan, Anda yang ingin menginap di sini juga banyak tersedia vila-vila dengan harga yang terjangkau.

Di kawasan wisata alam Tawangmangu ini terdapat Grojogan Sewu yang berarti air terjun seribu. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 81 m. Jarak dari pintu masuk menuju air terjun ini, kira-kira 500 m. Anda harus menyusuri ratusan anak tangga untuk mencapai air terjun tersebut. Namun, jarak itu tak akan terasa karena terbayarkan dengan keindahan alam berupa hutan pinus yang akan Anda jumpai saat mendakinya. Bagi Anda yang tertarik mengunjungi Grojogan Sewu dikenakan tarif Rp 5 ribu/orang. Selain Grojogan Sewu, wisata alam lain masih di kawasan Tawangmangu antara lain Air Terjun Parangijo, Air Terjun Jumok, Sapta Tirta Pablengan (lereng gunung) dan Kebun Teh Kemuning.

Selain wisata alam di Tawangmangu, ada juga wisata religi. Yang patut Anda kunjungi adalah makam Astana Giribangun (makam almarhum Pak Harto-red). Kompleks Astana Giribangun yang megah dan luas berada di lereng barat Gunung Lawu. Makam tersebut dibangun di atas sebuah bukit, tepat di bawah Astana mangadeg, komplek pemakaman para penguasa Istana Mangkunegaran, salah satu pecahan dinasti Mataram. Untuk mengunjungi Astana Giribangun ini, Anda tidak dipungut biaya apapun. Pengunjung hanya menunjukkan KTP kepada pengelola Astana Giribangun. Fasilitas yang dimiliki terdapat musala, kamar mandi, tempat istirahat, area parkir, dan kios souvenir. Untuk menuju  Astana Giribangun ini, perjalanan dapat dimulai dari pusat kota Karanganyar sekitar 5 km. Rute dari kota Karanganyar, arahkan kendaraan Anda searah menuju jalan ke Tawangmangu. Setelah bertemu petigaan menuju Tawangmangu dan Matesih, belokan kendaraan Anda ke kanan menuju Matesih dan sekitar 2 km dari pertigaan tersebut Anda bisa menemukan Astana Giribangun.

Tidak hanya wisata alam dan wisata religi, kawasan wisata ini memiliki sajian unik yang menjadi primadona, yaitu Sate Landak. Menu ini menjadi sasaran para pelancong saat berkunjung ke Karanganyar. Sukatno, pemilik RM Gunung Mas adalah pelopor menu ini. Bahkan Sukatno sudah meraih penghargaan dari MURI sebagai pemrakarsa makanan unik, khususnya daging landak.

Letak RM Gunung Mas tepat di Jalan Raya Tawangmangu - Matesih Km 2. Jika dari pusat kota Karanganyar arahkan kendaraan Anda menuju arah Tawangmangu, kemudian sebelum terminal Tawangmangu belok ke kanan, sekitar 200 m dari sana Anda dapat menemukan RM Gunung Mas. Sebagai penanda, pada bagian depan warung terdapat papan gantung berukuran 50 x 40 m bertuliskan Rumah Makan Gunung Mas, Spesial Bir Pletok & Sate Landak.

Rasa daging landak ini tidak kalah empuk dengan daging kambing atau daging ayam. Bahkan daging landak tidak berlemak sama sekali. Sate Landak disiram dengan bumbu kacang, kecap serta taburan lada bubuk. Sebagai pelengkap Sate Landak terdapat irisan kol, timun, tomat, bawang merah dan cabai rawit. Sate Landak dijual dengan harga Rp 20 ribu/10 tusuk.

Masih kurang ekstrim? RM Gunung Mas juga menyediakan masakan ekstrim lainnya seperti olahan biawak dan tupai yang diolah menjadi Sate, Tongseng, maupun masak Rica-rica. RM Gunung Mas ini buka tiap hari, mulai pukul 9 pagi sampai 8 malam.

(Ariyanto)


Olahan Umbi-umbian sebagai oleh-oleh khas Karanganyar

Sebagian besar oleh-oleh Karanganyar berupa umbi-umbian. Sebut saja, Walangan. Walangan terbuat dari singkong yang diparut dicampur dengan gula merah, lalu digoreng dengan menggunakan minyak kelapa. Harganya Rp 5 ribu per bungkus isi 8 buah. Selain Walangan, ada juga Keripik Ubi yang terbuat dari ubi merah dan ubi ungu. Ubi diiris tipis, lalu dicampur dengan gula pasir, setelah itu digoreng hingga kecokelatan. Keripik Ubi ini dijual dengan harga Rp 7 ribu/kg.

Masih ingin menikmati keripik? Anda isa mencicip Keripik Bayam. Harga Keripik Bayam Rp 7.500/bungkus. Aneka oleh-oleh ini dapat Anda peroleh di Pasar Jengkik yang berlokasi di pusat kota Karanganyar. Kira-kira 100 m dari Taman Pancasila, tepatnya di Jalan Lawu. Namun, jika ingin memperoleh oleh-oleh yang lebih lengkap Anda dapat mendatangi sentra oleh-olehkhas Karangayar di Pasar Tawangmangu.

(Ariyanto)


Person quoted: Wagiyo (Pemilik Warung Sorwaru) .  Dr. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih, S.Pd, M.Hum (Bupati Karanganyar)

* Resep Sate Landak ala RM Gunung Mas (untuk 1 porsi/10 tusuk)

Bahan:
- 200 gr daging landak
- 10 buah tusuk sate yang sudah dibersihkan

Bumbu Sate:
- 5 siung bawang merah, iris halus
- 1 sdt lada
- 5 lembar daun jeruk, iris halus
- 4 sdm kecap manis
- 2 sdm air jeruk nipis

Pelengkap:
- 50 gr kol, iris halus
- 1/2 buah tomat, iris halus
- 4 buah cabai rawit merah, iris halus
- 3 siung bawang merah, iris halus
- 2 sdm kecap manis

Cara membuat:
Potong daging landak bentuk dadu 2x2x2 cm, lalu tusuk daging ke setiap tusukan sate dengan masing-masing tusuk isi 3 potong daging. Campur semua bumbu sate hingga rata, lalu lumuri ke daging hingga semua bagian tertutup bumbu. Bakar Sate selama 3 menit di masing-masing sisi, angkat lalu celupkan ke bumbu dan bakar kembali, kemudian celup kembali ke bumbu, lakukan hal ini sebanyak 3 kalu hingga bumbu meresap dan bakar sate hingga matang, angkat. Siapkan piring saji, beri kecap dan letakan sate d atasnya serta beri sedikit taburan lada. Sajikan bahan pelengkap disampingnya.


* Daftar Hotel dan Penginapan di Karanganyar Jawa Tengah

- Penginapan Keluarga "ATMO"
Jln Kantil no 20 Dompon RT 02/RW. VIII, Karanganyar, Jawa Tengah
Telp. 0271 494180 / 589 4025
Harga. Rp 150 ribu-Rp 200 ribu/net

- Hotel Duta
Jln Kalisoro Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah
Telp. 0271 697051
Harga: Rp 60 ribu-Rp 200 ribu/net

- Hotel Maliyawan
Jln Lawu Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah
Telp. 0271 697013
Harga: Rp 100 ribu-Rp 200 ribu/net


* Daftar Tempat Makan di Karanganyar Jawa Tengah

- Telaga Pandan
Jalan Solo Tawangmangu Kr. Pandan, Karanganyar, Jawa Tengah
Telp. 0271 25364

- Warung Makan Busri
Jln Lawu No 49, Karanganyar, Jawa Tengah
Hp. 0858 7301 0144

- Soto Ayam Kampung Pak Kowir
Jln Lawu (seberang Quick Chicken), Karanganyar, Jawa Tengah
Hp. 0852 2989 9541

- HIK Gaul Pak Mul
Jln Lawu Timur Km 9 (Depan SMP 3 Karanganyar), Karanganyar, Jawa Tengah
Telp. 0271 5522551

- Warung Soswaru
Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo no 7, Karanganyar, Jawa Tengah
Telp. 0271 6499470 atau 0812 3756 0404


Info Kuliner - 22 oktober-4 November 2010


__._,_.___


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

1 komentar:

naramurti mengatakan...

Maaf, saya mohon info vila di daerah kalisoro... Terimakasih