7.3.12

[tourismindonesia] Mencicipi kuliner khas Kediri: Soto Ayam dan Sup Jamurnya memikat lidah



Mencicipi kuliner khas Kediri: Soto Ayam dan Sup Jamurnya memikat lidah

Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar nama Kediri? Tentu kalau soal makanan sudah pasti Sambel Tumpangnya yang tersohor. Begitu juga olahan Tahu Takwa yang gurih dan lembut, hingga Keripik Tahunya yang renyah..

Kediri juga dikenal karena memiliki ladang tembakau besar yang menyokong sebuah perusahaan rokok besar di Indonesia. Jadi jangan heran jika melintas di kawasan pabrik rokok, Anda akan mencium harumnya aroma tembakau yang sedang diolah menjadi rokok. Industri rokok menjadi salah satu industri utama di Kediri mengingat ribuan warganya menggantungkan hidupnya dari industri rokok.

Kembali soal Kuliner, di Kediri pusat kuliner tersebar di ruas Jl Dhoho. Saat malam, puluhan penjaja Sambel Tumpang dan Nasi Pecel bermunculan di jalan ini dan menjadi pusat keramaian warga yang hendak makan malam.

Selain Sambel Tumpang dan Pecel, masih ada beberapa kuliner legendaris yang bisa Anda coba. Misalnya, Soto Ayam Podjok dan Es Mak Boo yang legendaris.


* Wisata Jamur
Jl. Pk Bangsa No. 50
Telp. (0354) 6873381

Kedai ini menawarkan aneka olahan jamur yang lezat dan menyehatkan. Tersedia Sup Jamur. Jamur Saus Lemon, Nasi Jamur, Fuyunghai Jamur, hingga Sate Jamur.

Ingin makan enak sekaligus menyehatkan? Yuk, kita kunjungi kedai Wisata Jamur yang terletak di ruas J. PK Bangsa ini. Kedai milik Arif (38) ini yang berdiri 2 tahun lalu ini menawarkan aneka masakan lezat berbahan dasar jamur.

Menu yang ditawarkan antara lain Sup Jamur Merah dan Lemon Jamur. Sup Jamur Merah menyajikan Sup berbahan suwiran jamur putih/tiram, ditambah potongan sosis ayam, potongan tomat, irisan daun bawang dan seledri. Kuahnya yang berwarna merah menonjolkan rasa asam yang menyegarkan hasil sumbangan tomat segar. Semangkuk Sup tersaji dalam mangkuk cukup besar dan mengenyangkan. Seporsi menu ini bisa dinikmati dengan harga Rp 10 ribu.

Sajian tak kalah segar bisa Anda cicipi dalam menu Lemon Jamur. Sajian ini menawarkan jamur tiram yang digoreng dengan balutan tepung, kemudian disiram dengan saus lemon ala Wisata Jamur. Seiris jeruk nipis ikut disertakan untuk menambah kesegarannya. Saus dengan citarasa asam manis ini terasa lezat membalut jamur berbalut tepung renyah ini. Seporsi Lemon Jamur ditawarkan dengan harga Rp 7.500.

Masih banyak aneka menu berbahan jamur lainnya yang bisa Anda pilih. Misalnya, Nasi Jamur, Fuyunghai Jamur, hingga Sate Jamur.

Sebagai pelepas dahaga, cobalah minuman Longhama Kelabu. Minuman segar ini memadukan sirup merah, pepsi biru dan buah longham. Segarnya mantap!

Kedai berkapasitas 100 orang ini menawarkan konsep lesehan di tepi kedai, dan konsep formal di bagian tengahnya. Wisata Jamur buka mulai pukul 13.00-21.00 khusus hari Senin-Jumat. Sedangkan Sabtu dan Minggu buka mulai pukul 10.00-22.00. Nah, siap berwisata Jamur ala Kediri?


* Soto Podjok
Jl. Dhoho No. 146
Telp. (0354) 688402

Kedai ini sering menjadi tujuan utama warga Kediri yang hendak mencari sarapan hangat, menunya tersedia Soto Ayam berkuah gurih dan Pepes Ikan Kutuk yang lezat dengan citarasa pedas.

Pagi-pagi di kota Kediri, hawanya cukup dingin. Paling enak tentu menyantap sajian yang hangat. Itulah mengapa kedai Soto Podjok selalu ramai di pagi hari oleh pelanggan yang antre ingin sarapan dengan semangkuk hangat Soto Ayam. Kedai yang terletak di pojokan antara Jl. Dhoho dan Jl. Mongonsidi ini sudah berdiri sejak tahun 1980.

Rumiyani (52), sang pemilik kedai, menawarkan menu Soto Ayam serta Pepes Kutuk sebagai sajian andalannya. Soto Ayamnya berkuah bening dengan rasa yang ringan. Namun gurihnya kaldu ayam kampung jadi kekuatan kuah Sotonya. Menu ini menyajikan nasi yang diberi suwiran ayam kampung, taoge, dan irisan seledri. Kemudian diguyur kuah soto yang cukup banyak. Kalau ingin lebih mantap. Tersedia kecap dan sambal sebagai racikan tambahannya. Harga seporsi Soto Ayam ditawarkan Rp 10 ribu.

Sedangkan sajian Pepes Kutuk menyajikan seekor ikan kutuk yang dipotong menjadi 3 bagian, kemudian dimasak dengan bumbu pepes yang pekat dalam bungkus daun pisang. Terlihat potongan belimbing sayur dan tomat yang menambah kesegaran ini. Ikan kutuk adalah nama lain untuk ikan gabus di Kediri. Harga Pepes Kutuk dibanderol Rp 7 ribu per bungkus.

Kedai ini buka mulai pukul 07.00-15.00. Kedai ini menyediakan bangku-bangku panjang untuk bersantap dengan kapasitas pengunjung hingga 50 orang.


* Sate O2 Ibu Warianti
Jl. Dandangan 1 No. 64
HP. 0857 3163 1351

Kedai ini menawarkan aneka olahan berbahan bekicot. Rasanya tak kalah enak dengan daging ayam atau daging sapi, lo. Tersedia Sate, Krengsengan, hingga Keripik Bekicot yang lezat

Tak hanya Sambal Tumpang dan Tahu yang terkenal di Kediri. masih ada Sate 02 yang tak kalah terkenal. Apa yang dimaksud dengan Sate 02? Ternyata nomor 02 adalah perlambang hewan bekicot. Jadi Sate 02 adalah Sate Bekicot. Memang tak semua orang menggemari makanan berbahan hewan bercangkang ini. Tapi di Kediri, Sate Bekicot sangat digemari. Apalagi hasil penelitian menunjukkan kalau bekicot cukup kaya gizi dan protein.

Salah satu kedai yang terkenal dimiliki Warianti (87). Ia sudah berjualan sejak 1978. Walaupun usianya sudah cukup senja, namun soal mengolah Sate Bekicot ia tetap lihai dan gesit. Lagipula ada Lili (35), sang keponakan, yang sigap membantunya berjualan.

Sate Bekicot dibuat dari daging bekicot yang sudah direbus bersama bumbu hingga empuk, kemudian digoreng kering. Setelah itu, barulah daging bekicot disusun dengan tusukan sate, lalu disiram saus kacang dan kecap. Saat disajikan, Sate Bekicot juga dilengkapi irisan bawang merah, daun jeruk, dan sambal. Saat dicicipi, rasanya tak jauh beda dengan Sate Ayam, namun teksturnya lebih kenyal. Seporsi menu ini dibanderol Rp 7 ribu berisi 10 tusuk Sate.

Selain Sate, kedai ini juga menawarkan olahan Krengsengan 02. Olahan ini masih menggunakan bahan yang sama. Namun saat digoreng, daging bekicot dicampur dengan aneka bumbu rempah seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, lengkuas, hingga irisan batang serai, plus cabai rawit. Jika biasanya menu Krengsengan berkuah, di kedai ini Krengsengan tampil kering. Rasanya gurih dan pedas. Menu ini dipatok dengan harga yang sama, Rp 7 ribu per porsi.

Sambil menunggu Sate dan Krengsengan Bekicot diracik, pelanggan bisa menikmati camilan Keripik Bekicot yang disajikan dalam bungkusan kecil dengan harga Rp 1.000. Renyah dan nikmat, lo. Kedai sederhana berkapasitas 20 orang ini buka mulai pukul 08.00-21.00. Nah, Anda berani mencoba kelezatannya?


* Mbok Bo
Jl. Joyoboyo 31/79
Telp. (0354) 692712

Sedang kepanasan di Kediri? Yuk, kami ajak menikmati Es Campur yang melegenda di Warung Mak Boo. Kalau sedang lapar, bisa juga mencicipi Rujak Cingurnya yang berbumbu legit dan pedas.

Siang-siang, hawa di Kota Kediri cukup menyengat. Yuk, kita cari minuman dingin untuk menyejukkan badan. Biasanya, warga Kediri menuju Kedai Es Campur Mbok Boo yang sudah melegenda di kota ini. Maklum saja, kedai es campur yang di Jl. Joyoboyo ini sudah berdiri sejak tahun 1955. Kedai yang dirintis Banusastro (alm) ini sekarang dikelola anaklnya, Yit (68).

Walaupun kedainya sederhana, namun jarang sepi pelanggan. Sajian Es Campurnya juga sederhana. Memadukan sirup merah, kelapa muda, potongan agar-agar berwarna merah, lalu diberi santan dan es batu. Namun kesegarannya dijamin bakal mampu memuaskan dahaga Anda. Minuman segar ini dihargai Rp 3.500 per gelas.

Selain s Campur, kedai ini juga punya menu andalan lain yaitu Rujak Cingur khas Jawa Timur. Menu ini menyajikan irisan tempe, kangkung, taoge, irisan mentimun, tahu, mangga kweni, lontong dan potongan cingur alias hidung sapi sudah direbus hingga empuk. Semua bahan ini lalu diaduk dengan bumbu pekat berbahan kacang tanah goreng, cabai, dan petis yang diaduk rata. Hm aroma petisnya mantap, begitu juga rasanya. Seporsi menu ini bisa Anda cicipi dengan merogoh kocek Rp 7 ribu saja.

Nah, kalau sedang ingin minuman yang segar-segar ketika sedang berkunjung ke Kediri, mampir saja ke sini. Yit membuka kedainya yang berkapasitas 30 pengunjung ini mulai pukul 09.00-15.00.


Teks & Foto: Robert
Visual: Benyamin W


* Sup Jamur Merah (untuk 5 porsi)

Bahan:
- 100 gr jamur tiram, disuwir kasar
- 1 buah jamur karang, diseduh, dipotong-potong
- 5 buah sosis ayam, dipotong serong
- 3 buah tomat merah, dipotong-potong kotak
- 2 sdm saus tomat
- 4 1/2 sdt garam
- 1/4 sd merica bubuk
- 1 1/2 sdt gula pasir
- 1/2 sdt kaldu ayam bubuk
- 1 batang daun bawang, dipotong 1/2 cm
- 1 tangkai seledri, diiris halus untuk taburan
- 1.500 ml air
- 1 sdm minyak untuk menumis

Bumbu halus:
- 2 siung bawang putih
- 2 butir bawang merah

Cara membuat:
Panaskan minyak. Tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan sosis ayam. Aduk rata. Tambahkan tomat dan saus tomat. Aduk sampai layu. Tuang air sedikit-sedikit sambil diaduk sampai rata. Masak sampai mendidih. Masukkan garam, merica bubuk, gula pasir, dan kaldu ayam bubuk, aduk rata. Tambahkan Jamur tiram dan jamur karang. Masak sampai matang. Masukkan daun bawang. Aduk rata. Angkat. Sajikan dengan taburan daun seledri.


Saji - 10-16 Agustus 2011


__._,_.___


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

1 komentar:

Etalase Kediri mengatakan...

Selamat Datang di Kediri... nikmati mantabnya rasa kuliner Kediri...