22.3.12

[tourismindonesia] Menikmati ragam santapan khas daerah di selatan Jakarta, dari Nasi Lengko Cirebon, Nasi Uduk Ayam Goreng, Nasi Bebek Ngorek, hingga Sate Padang



Cilandak KKO-Jakarta Selatan: Menikmati ragam santapan khas daerah di selatan Jakarta, dari Nasi Lengko Cirebon, Nasi Uduk Ayam Goreng, Nasi Bebek Ngorek, hingga Sate Padang

Ingin menikmati berbagai menu khas daerah dengan cita rasa yang maknyoss? Anda bisa mengunjungi kawasan Cilandak KKO, yang menawarkan berbagai santapan Nusantara yang pastinya tidak mampu ditolak oleh lidah Anda. Di sepanjang kawasan tersebut, Anda pun bisa mencicip berbagai hidangan khas dari berbagai daerah. Yuks...

Jalan Cilandak KKO merupakan salah satu ruas jalan di Jakarta Selatan Selatan yang menghubungkan Jalan Cilandak dengan Cijantung dengan Cijantung. Lokasi ini dengan mudah ditemui setelah melalui Cilandak Mall, tepat sebelum tikungan jalan menuju Jalan Cijantung.

Untuk sampai di lokasi ini, jika dari arah Tanjung Barat, lajukan kendaraan Anda lurus hingga menemui lampu merah Trakindo kemudian belok ke kiri. Anda akan menemukan Cilandak Mall di sebelah kanan jalan, dan tak jauh dari sana Anda akan menemukan sentra Cilandak Mall di sebelah kanan jalan, dan tak jauh dari sana Anda akan menemukan sentra Cilandak KKO di sisi kiri jalan sebelum tikungan menuju arah Cijantung, Jakarta Timur. Di sini Anda akan menemukan banyak penjual aneka ragam makanan khas daerah yang membuka warungnya dari pukul 12 siang hingga 11 malam.

Aneka olahan Nasi.

Perjalanan kuliner kali ini dimulai dengan mencicip kenikmatan hidangan aneka nasi. Warung Nasi Lengko Cirebon layak Anda jajal. Menu Nasi Lengko Cirebon yang rasanya enak menjadi daya pikat tersendiri untuk segera menikmatinya. Nasi Lengko Cirebon tersaji di atas piring warna putih yang membuat makanan terlihat  kian menggoda. Sepiring Nasi Lengko dilengkapi dengan bihun, tahu goreng, taoge, irisan ketimun, setengah butir telur asin dan orek tempe yang disiram bumbu kacang dan dikucuri kecap manis dan sambal sebagai topping. Keragaman topping yang tersaji di atas nasi putih, pasti menggoda hati ingin segera menyantapnya.

Sekilas tampilan Nasi Lengko Cirebon sangat mirip dengan Ketoprak yang banyak dijajakan di berbagai tempat di Jakarta ini. Namun saat dicecap, cita rasa bumbu kacang begitu lembut membuai lidah. Karenaa bumbu kacang ala Warung Nasi Lengko Cirebon dibuat dari kacang tanah Tuban yang memiliki rasa yang lebih manis dan aroma yang lebih harum ketimbang kacang tanah biasa. Proses pematangan kacang yang masih sangat tradisional, yakni dengan cara disangrai atau digoreng tanpa minyak di atas kuali tanah liat juga membuat kandungan lemak dalam kacang tidak terlalu banyak sehingga hasilnya tidak blenyek.

Selanjutnya kacang digiling bersama bumbu halus berupa cabai merah keriting dan bawang putih yang telah ditumis hingga harum. Aroma dan rasa bumbu kacang semakin menusuk hidung dan lidah dengan penambahan air asam jawa, gula merah, dan garam. Terbayangkan kelezatannya?

Sebelum Anda mulai menyuapkan sendokan pertama ke mulut, jangan lupa mencampurkan nasi bersama bumbu dan lauk dengan cara mengaduknya. Hmmm... kenikmatannya pasti tak kan terlupakan. Untuk seporsi Nasi lengko Cirebon, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu saja. Menu lain yang tersedia di sini adalah Ketoprak dan Ayam Bakar. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 7 ribu hingga Rp 15 ribu per porsi.

Suka dengan hidangan khas Betawi? Datangi saja Warung Nasi Uduk Cak Ganto yang terletak sekitar 50 meter dari Nasi Lengko Cirebon. Menu yang menjadi primadona di sini adalah Nasi Uduk Ayam Goreng. Nasi yang lembut serta bumbu yang meresap pada Nasi Uduk, membuat makanan ini selalu ludes dilahap para pelanggannya. Nasi Uduk biasanya sangat mantap disantap bersama Ayam Bakar dan Empal Goreng plus Sambal Kacang atau Sambal Goreng.

Saat disantap, rasa gurih Nasi Uduk terasa sangat pas di lidah dan tidak menimbulkan rasa neg. Hal ini karena beras yang digunakan tidak diaron langsung bersama santan, melainkan diolah dengan cara dikukus bersama garam, daun salam dan batang serai geprek hingga setengah matang kemudian disiram dengan blendo, yakni santan kental yang direbus hingga keluar sari minyaknya. Proses memasak inilah yang mengubah kandungan creamy dalam santan menjadi minyak, namun memperkuat aroma dan rasa gurih yang dihadirkan. Selanjutnyam beras aron kembali dikukus hingga matang.

Penambahan Ayam Goreng dan taburan bawang goreng serta emping dalam sepiring Nasi Uduk akan menambah selera makan. Seporsi Nasi Uduk Ayam Goreng dijual dengan harga Rp 15 ribu. Menu lain yang juga ditawarkan di Warung Nasi Uduk Cak Ganto ini antara lain Burung Dara Bakar/Goreng, Nasi Goreng, dan Ayam Bakar dengan kisaran harga Rp 5 ribu hingga Rp 25 ribu/porsi.

Ingin mentantap menu yang berbeda? Kalau begitu datangi saja Warung Jaya Suroboyo yang terletak sekitar 100 meter dari Nasi Uduk Cak Ganto. Dari berbagai menu yang ditawarkan, salah satu menu best seller ialah Bebek Goreng Ngorek. Sekilas menu ini tidak berbeda dengan Pecel Bebek atau Bebek Goreng biasa. Tapi, begitu suapan daging bebek masuk ke dalam mulut, akan terasa jelas perbedaannya. Tekstur daging yang empuk dan tidak beraroma prengus membuat sajian satu ini sangat istimewa.

Jenis bebek yang dipakai adalah bebek afkir yang dipotong empat kemudian dicuci bersih dan direbus bersama bumbu halus berupa bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar dan kunyit bakar. Untuk menghilangkan aroma prengus, ditambahkan jahe dan lengkuas yang juga ikut dihaluskan serta daun jeruk dan batang serai geprek. Proses perebusan dilakukan selama +- 3 jam dalam panci yang tertutup rapat. Setelah matang, daging bebek didiamkan dalam air rebusan selama +- 2 jam agar bumbu meresap dengan sempurna. Saat pesanan datang, baru daging bebek digoreng dalam minyak panas hingga kering dan berwarna kecokelatan. Bebek Goreng disajikan di atas piring rotan yang dialasi kertas nasi berdampingan dengan nasi putih, lalapan berupa daun selada, daun kemangi, dan ketimun serta dua pilihan sambal yaitu sambal goreng dan sambal mentah dengan rasa pedas yang nonjok banget. Misalnya untuk sambal mentah dibuat dari campuran cabai rawit hijau dan cabai rawit merah yang diulek bersama bawang putih dan bawang merah. Untuk menambah rasa gurih ditambahkan garam dan penyedap rasa di dalam sambal ulek.

Ngorek sendiri artinya panas atau pedas sekali, sehingga membuat Bebek Goreng Ngorek khas Surabaya ini semakin istimewa. Wow... ekstra pedasnya yang terasa hingga ke tenggorokan ini dijamin semakin menyemarakkan suasana makan Anda. Seporsi Bebek Goreng Ngorek plus sepiring nasi putih ini dijual dengan harga Rp 25 ribu.

Aneka hidangan bakar.

Senang menyantap hidangan yang dibakar? Jangan lewatkan mencicip kelezatan Ayam Bakar Pak Kentong Obeh. Saat Anda sudah menginjakkan kaki ke warung ini, jangan ragu-ragu untuk memesan menu primadona. yakni Ayam Bakar yang mampu menggoyang lidah Anda. Meski penampilan Ayam Bakar terlihat kurang menggiurkan karena daging ayam yang berwarna cokelat kehitaman akibat proses pembakaran, sensasi rasa yang dihadirkan akan menghapus semua penilaian buruk tentang menu satu ini.

Karena rasa bumbu yang dipakai saat proses pengungkepan dan pembakaran benar-benar meresap sempurna, bahkan hingga ke bagian tulang ayam. Perpaduan rasa manis dan pedas menjadikan Ayam Bakar terasa begitu nikmat. Satu porsi Ayam Bakar beserta nasi putih harganya Rp 15 ribu.

Menu bakar lain yang wajib dicicipi ialah Sate Padang yang berada di RM Minang Sepakat Mas Padang. Sate tersaji cantik di atas piring beralaskan daun pisang. Warna kecokelatan pada bumbu yang dibalur di atas Sate Padang serta taburan bawang goreng yang terselip di dalam bumbu sate menjadi pemandangan menarik yang mampu menggoda ingin segera menyantap. Saat digigit, daging sapi terasa sangat gurih dan lembut sehingga memudahkan Anda dalam mengunyah. Jangan lupa untuk menyantap ketupat yang selalu tersaji bersama dengan Sate Padang. Seporsi Sate Padang nan lezat ini dijual Rp 12 ribu.

Masih kurang puas mengeksplor menu bakar lainnya? Wahh... sebaiknya Anda mencoba cicipi menu Buntut Bakar di RM Mr. Sangit Ex Hotel Borobudur. Saat bertandang ke tempat makan ini, aroma harum hasil pembakaran Buntut Bakar sangat menggugah selera. Saat disajikan, masih terdapat kepulan asap yang berasal dari Buntut Bakar yang membuat hati tak sabar untuk segera mencicipinya.

Benar saja, saat digigit daging buntut terasa begitu empuk dan sama sekali tidak meninggalkan aroma anyir khas daging buntut. Sebelum dibakar, daging buntut terlebih dahulu direbus bersama air mendidih selama +- 30 menit lalu disaring dan dicuci bersih di bawah air mengalir. Cara ini bertujuan untuk menghilangkan bau tak sedap yang terkandung dalam daging.

Selanjutnya, daging kembali direbus di atas api sedang dalam air bersuhu normal hingga mendidih. Setelah itu ditambahkan bumbu halus berupa bawang merah, bawang putih, lada, pala, garam, dan penyedap rasa. Perebusan kembali dilanjutkan hingga daging empuk. Namun, agar daging matang merata dan bumbu terserap sempurna api yang digunakan harus api kecil.

Ketika akan disajikan, daging buntut rebus dipanggang di atas bara api sambil sesekali diolesi bumbu kecap. Rasa pedas manis dalam bumbu kecap membuat makanan ini sangatlah lezat. Seporsi Buntut Bakar disajikan bersama nasi putih, lalapan dan sambal, dengan harga Rp 32 ribu. Tertarik untuk segera merasakan kenikmatan makanan di tempat ini? Ayooo... tunggu apalagi.

(Annisah)


Yummy... Martabak Keju Durian dan Wedang Jahe Tape

Setelah seharian menyantap aneka hidangan berat, tidak ada salahnya rehat sejenak sambil menikmati kudapan lezat sebagai menu penutup dari perjalanan kuliner kali ini. Salah satu tempat makan yang wajib Anda coba adalah Martabak Bandung 2000. Mendengar namanya pun pasti Anda sudah bisa menebak menu kuliner apa yang mereka tawarkan!!! Yupp... di Martabak Bandung 2000 ini, Anda bisa mencicipi berbagai jenis martabak yang lezat dan pastinya sangat menggiurkan. Salah satu menu yang menjadi jawara di tempat ini ialah Martabak Keju Durian.

Lembutnya martabak berbalut manisnya durian montong dan parutan keju mampu membuat lidah hingga tak sanggup untuk berhenti mengunyah hingga habis tak tersisa, hmmm..yummy! Tidak hanya aroma durian yang mampu menggoda penciuman Anda, penggunaan durian montong asli menjadikan rasa pada martabak tersebut tidak dapat ditolak oleh lidah. Pemakaian keju pada martabak juga membuat makanan menjadi lebih gurih dan maknyus!

Selain itu, Anda pun bisa menikmati berbagai sensasi rasa dalam olahan martabak, seperti Martabak Keju Pisang, Martabak Keju Strawberry, Martabak Keju Srikaya, Martabak Telor dan lain sebagainya. Untuk harga, hmm... pastilah sebanding dengan kenikmatan rasa yang sudah Anda cecap. Martabak Keju Durian, Anda hanya perlu merogoh kocek Rp 34 ribu per porsi, sedangkan martabak jenis lain dijual denga variasi harga berkisar Rp 20 ribu-Rp 45 ribu/porsi.

Satu lagi hidangan yang mampu membuat malam Anda semakin hangat, ialah Wedang Jahe Tape. Untuk mendapakan kehangatan dari segelas Wedang Jahe Tape, Anda bisa langsung meluncur ke Angkringan Nasi Kucing yang berada sekitar 50 meter dari rumah makan Mr. Sangit Ex Hotel Borobudur. Saat menyeruput segelas Wedang Jahe Tape, Anda pun akan menikmati sensasi hangat yang berasal dari jahe merah bercampur gula merah, gula batu, merica hitam, kapulaga, cengkih, batang serai yang dimemarkan, serta daun pandan.

Kehangatan yang ditawarkan saat meminum Wedang Jahe Tape ini, membuatnya menjadi minuman wajib di kala musim hujan seperti ini. Tambahan tape yang dicampur ke dalam Wedang Jahe juga menjadi daya tarik tersendiri. Segelas Wedang Jahe Tape bisa Anda beli dengan harga Rp 8 ribu. Selain memberikan kenikmatan hangat pada tubuh, Wedang Jahe Tape ini dipercaya mampu meredakan sakit kepala. Tempat makan ini mulai beroperasi sejak pukul 16.00 hingga pukul 23.00 WIB.

(Annisah)


* Nasi Lengko Cirebon (untuk 3 porsi)

Bahan:
- 3 porsi nasi putih
- 6 iris tempe, goreng, potong kotak
- 3 potong tahu, goreng, potong kotak
- 1 buah timun, iris tipis
- 100 gr kacang tanah, goreng hingga kecokelatan
- 6 buah cabai rawit merah
- 2 lembar daun kucai, iris tipis
- Bawang merah secukupnya
- Kecap manis secukupnya
- Taoge secukupmnya, seduh air panas

Cara membuat:
Bumbu kacang: Haluskan kacang goreng bersama cabai rawit dan garam. Larutkan dengan air hangat secukupnya hingga mengental. Tuang nasi ke dalam piring saji lalu tambahkan potongan tempe, tahu, irisan timun dan kucai. Siram dengan bumbu kacang. Taburkan dengan bawang merah goreng kucuran kecap manis, sajikan.


Info Kuliner - 20 Januari-2 Februari 2012


__._,_.___


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: