12.1.13

[tourismindonesia] Jalan Darmo Jadi Pilot Project

Jalan Darmo Jadi Pilot Project

SURABAYA – Program kanalisasi lajur kiri kembali direvitalisasi. Program pemisahan antara kendaraan roda dua dengan roda empat tersebut akan digalakkan demi menekan angka kecelakaan lalu lintas. Kemarin, pencanangan program milik Satlantas Polrestabes Surabaya itu diresmikan Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko di Taman Bungkul, Surabaya.

"Kami menyambut baik program ini. Sebab selama ini lalu lintas masih ruwet dan campur aduk. Misalnya motor berada di jalur mobil atau juga sebaliknya sehingga kecelakaan lalu lintas pun sering terjadi. Tahun ini, mereka akan dipisahkan. Motor akan ditempatkan di lajur kiri,"tegasnya.

Hadiatmoko menjelaskan, Surabaya harus menjadi contoh tertib berlalu lintas bagi daerah lain di Jawa Timur. Sebab Surabaya adalah Kota Metropolis dan penduduknya sudah lumayan bisa diatur. "Walau bertahap, kami berharap program ini berhasil,"katanya. Hadiatmoko tidak menargetkan kapan program tersebut akan berjalan menyeluruh.

Namun paling tidak dalam waktu tiga bulan, harus sudah ada perubahan."Saya yakin kalau kanalisasi ini dicoba terus, lambat laun akan terbiasa.Pokoknya untuk ketertiban berlalu lintas, polisi akan terus berusaha. Bahkan saat ini kami juga sudah memasukkan kurikulum lalu lintas di sekolahsekolah," tuturnya.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Sabilul Alif menambahkan, sebagai proyek rintisan (pilot project), dia akan menggunakan Jalan Darmo. Lokasi ini dipilih karena arus lalu lintas tidak sepadat Jalan Ahmad Yani atau yang lain. "Kalau kanalisasi dilakukan di Jalan Ahmad Yani mungkin akan macet. Sebab arus di sana begitu padat.Berbeda dengan Jalan Darmo,"tuturnya.

Sabilul mengakui, program kanalisasi memang tidak mudah. Sebab untuk bisa efektif diperlukan banyak piranti. Salah satunya adalah membuat pembatas (sparator).Namun, sementara ini pihaknya hanya akan memasang tanda atau imbauan, termasuk juga petugas jaga. "Kalau harus ada sparator, pasti membutuhkan waktu lama. Yang penting saat ini adalah membangun kesadaran masyarakat. Kanalisasi penting karena bisa meminimalisasi angka kecelakaan," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, angka kecelakaan di Surabaya masih cukup tinggi.Tahun 2012 misalnya, jumlah orang meninggal dunia akibat kecelakaan mencapai 300 orang dan hanya turun 20 dari jumlah pada tahun 2011.Karena itu di tahun 2013 ini angka tersebut harus bisa ditekan lagi.

Sementara itu, selain kanalisasi lajur kiri, Satlantas Polrestabes Surabaya kemarin juga mengenalkan delapan program yang berkaitan dengan tertib lalu lintas.Di antara program yang dibuat yaitu Jembatan Merah (Jangan Menerobos dan Menghambat di Lampu Merah),STMJ (Surabaya Taat Marka Jalan), Sluman Slumun Slamet, serta Ransel (Kendaraanku Sehat dan Lengkap). ihya' ulumuddin

http://www.seputar-indonesia.com/news/j ... ot-project





------------------------------------

Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.comYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/tourismindonesia/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/tourismindonesia/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
tourismindonesia-digest@yahoogroups.com
tourismindonesia-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
tourismindonesia-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: