14.2.13

[tourismindonesia] Jaga Kualitas dan Cita Rasa Palembang

H Alimuddin Halim, Owner Pempek Pak Raden - Jaga Kualitas dan Cita Rasa Palembang


Berbicara tentang Palembang,pasti salah satu arah perbincangan tertuju pada makanan khasnya,yakni pempek.Itulah yang membuat pemilik warung pempek Pak Raden H Alimuddin Halim menekuni usahanya.

Awal mula perjalanan panjang pasangan H Alimuddin Halim dan Hj Nurjanah membuka warung pempek Pak Raden cukup berliku."Awalnya,warung itu pemberian dari paman istri saya,H M Yusuf Zen.Sebab, saat itu beliau simpati dengan keinginan istri berjualan pempek."Warung itu dibuat dari susunan papan bekas,tapi dibangun di atas tanah orang tua paman istri saya.Setelah dibangun,barulah kami mendapatkan nama warung pempek Pak Raden,"tuturnya di pusat gerai pempek Pak Raden kemarin.

Bapak lima anak ini menuturkan,justru sebelum muncul merek dagang pempek Pak Raden,sempat terbesit nama Warung Kopi Pait oleh sang paman.Namun,sang istri, Hj Nurhasanah,merasa nama tersebut kurang cocok. "Karena pempek itu makanan khas Palembang, mengapa tak diberi nama Raden saja.Apalagi Raden Itu,nama dari gelar keningratan Palembang.Namun,pada saat itu,kami masih takut dikatakan meniru nama Pak Raden dalam film Si Unyil.Tapi ternyata itu tidak masalah karena Raden juga nama Palembang,"ujarnya.

Menurut pria yang menikahi Hj Nurjanah pada 1976 ini,awal mula berdirinya usaha pempek karena sang istri rajin membuat makanan.Keinginan sang istri pun mendapat dukungan anaknya.Alhasil,Alimuddin pun menyetujui."Pada saat itu, sekalipun berjualan dengan hanya menggelar tikar,saya setuju,asalkan halal.Istri dan anak saya ternyata lebih memilih berjualan pempek,"katanya.

Dimulai dari bangunan papan bekas berukuran 3 x 3 meter,hingga menjelma menjadi 36 outlet yang tersebar di Palembang,Jambi,Batam, Lampung,Jakarta,dan Bandung.Alimuddin menyampaikan bahwa tidak ada promosi untuk membesarkan usahanya itu.Hebatnya,seluruh outlet pempek Pak Raden yang tersebar itu dikelola keluarganya.

"Hanya karena sebaran dari mulut ke mulut.Kami punya prinsip,apa yang kami jual itu diutamakan untuk dimakan sendiri.Jadi,kalau tak enak di kami,berarti tak enak di pelanggan.Untuk itu,kami selalu menjaga kualitas dan cita rasa pempek buatan kami, karena ini bukan hanya tentang pempek,melainkan makanan khas Palembang,"tuturnya.

Kualitas pempek yang dimaksud Alimuddin adalah menjaga kualitas ikan gabus. Karena sekarang sudah banyak penjual daging ikan yang nakal mencampur daging ikan gabus dengan ikan lain."Meski harga ikan gabus melambung tinggi atau pernah mencapai Rp90.000. Kami tidak mengurangi kadar ikan dalam adonan pempek.ini yang kami jaga sampai sekarang karena kami memegang hak patennya,"pungkasnya.(*) SIDRATUL MUNTAHA Palembang

http://www.seputar-indonesia.com/news/h-alimuddin-halim-owner-pempek-pak-raden-jaga-kualitas-dan-cita-rasa-palembang



------------------------------------

Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.comYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/tourismindonesia/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/tourismindonesia/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
tourismindonesia-digest@yahoogroups.com
tourismindonesia-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
tourismindonesia-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: