19.4.13

[tourismindonesia] Ritual Mandi Di Paniis Berkasiat Mengobati Stroke



Kuningan - Mandi ternyata tak sesederhana menyiramkan segayung air ke tubuh. Ada catatan-catatan kecil beraroma historis dari masa lalu.

Pada abad 17, serdadu Galia di masa kejayaan Romawi memiliki tradisi menyemprotkan air ke tubuh dan berendam setiap kali selesai berperang. Mereka menggunakan pancuran air sebagai media terapi dan relaksasi.
Sementara bangsa Eropa dalam abad 18-19 memperlakukan ritual mandi dengan berendam di kolam sebagai rehabilitasi kesehatan yang lokasinya berada di pegunungan atau di sekitar air terjun.

Di Indonesia sendiri budaya mandi dengan berendam di kolam telah dikenal sejak jaman kerajaan Majapahit. Serat centhini, sebuah literatur kuno pada tahun 1872 mewartakan keberadaan tempat pemandian di kompleks kraton Majapahit dan Medang Kamulan yang menggunakan mata air dari dataran tinggi Dieng. Pemandian-pemandian kuno di lingkungan istana umumnya berbentuk kolam sangat luas yang dibentengi tembok-tembok batu kokoh dengan penjagaan ekstra ketat untuk menjamin privasi raja beserta keluarganya saat melakukan ritual mandi.

Mandi berendam dalam kolam dipercaya dapat menstimulir ketentraman psikis dan, tentu saja, menyehatkan tubuh. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa mandi dengan berbagai cara; seperti berendam, memakai pancuran, menggunakan metode semprot, dan sebagainya; berguna untuk memperkuat system kekebalan tubuh, melancarkan sirkulasi darah, memperbaiki kinerja kelenjar limpa, dan sistem metabolisme tubuh.

Di Paniis Singkup sendiri memiliki sumber mata air yang berada di kaki gunung ciremai. Selain memiliki kandungn TDS dibawah 100 (layak untuk dikonsumsi), TDS (Total Dissolve Solid) yaitu ukuran zat terlarut (baik itu zat organik maupun anorganik, misal : garam, dll), mata air Paniis ini juga memiliki kasiat. Menurut informasi dari penduduk sekitar pernah ada orang yang lumpuh karena terserang stroke, Oleh keluarganya orang tersebut dibawa ke mata air Paniis dan berendam di kolam mata air tersebut. Percaya atau tidak, orang tersebut setelah dibawa pulang ke rumahnya sudah bisa berjalan kembali meskipun dibutuhkan beberapa kali datang ke sumber mata air Paniis.

Selain itu masyarakat sekitar juga percaya jika membasuh muka dengan air yang berasal dari mata air ini akan membuat seseorang awet muda. Secara medis mungkin hal ini sulit untuk dibuktikan akan tetapi inilah kepercayaan masyarakat sekitar yang sudah ada sejak dahulu kala.

 
------------------------------------------------------
Best Regards,

Linggarjati Organizer

Darma Putra Bld. | Jl. Siliwangi No.9, Cirendang Kuningan 45518 | Telp/Fax. +62232 8881389
 
Find us also in:
www.visitkuningan.com
http://www.linggarjatiorganizer.com 
http://www.facebook.com/pages/Visit-Kuningan/118761478163853
http://www.facebook.com/linggarjati.organizer
http://twitter.com/dlinggarjati



__._,_.___


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: