11.6.13

[tourismindonesia] Tips memotret Pacu Jawi (Balapan Sapi)



untuk melihat artikel Pacu Jawi dan foto foto lengkapnya, klik link dibawah ini.

Photography & Text by Barry Kusuma

Pacu Jawi adalah event budaya Balapan Sapi dari Minangkabau yang sudah dilaksanakan sejak lama. Dari dahulu saya ingin sekali mengabadikan Pacu Jawi ini, karena dalam beberapa tahun belakangan memang telah menjadi event budaya yang sangat diincar oleh Fotografer, baik dari dalam atau luar Negri. Bisa dibilang, Pacu Jawi ini merupakan `spot wajib' untuk Fotografer karena kerap kali memenangkan penghargaan dan lomba-lomba foto.

saya dapat info kalau Final Pacu Jawi ini akan diadakan pada bulan September 2013, dan Pra Final banyak diadakan dibulan Agustus 2013. saya mau share Tips dan Trik memotret Pacu Jawi, agar teman2 yang belum pernah kesana atau sudah pernah kesana bisa mendapatkan momen yang lebih baik..

TIPS MEMOTRET PACU JAWI

1. Pakailah sandal gunung, jangan sepatu ataupun sendal. Karena area yang digunakan pacu jawi dimana mana lumpur yang kalo terinjak akan membuat kaki tenggelam cukup dalam.
2. Lensa yang ideal untuk memotret closeup Pacu Jawi adalah 400mm, kalau tidak ada, minimal lensa 200mm masih baik untuk digunakan. Dengan catatan, posisi anda harus lebih dekat ke area sawah.
3. Lensa wide dan flash juga dibutuhkan untuk menunjang, karena cuacanya sangat terik, flash diperlukan untuk fil in.
4. Walaupun sepele pakailah topi atau jaket yang tidak terlalu panas. Pacu Jawi mulai dari jam 12 siang sampai jam 4 sore.
5. Bawalah minuman secukupnya agar tidak terjadi dehidrasi, sehingga kita memiiki lebih banyak waktu untuk mengabadikan momen.
6. Bawalah Tripod atau Monopod untuk menopang lensa dan kamera. Fungsi keduanya berguna untuk membuat kita menjadi tidak cepat lelah dan tidak shake saat memotret.
7. Bawalah memory card dan baterai cadangan yang cukup banyak, karena kita akan banyak memotret menggunakan Continous shoot yang memakan banyak kapasitas baterai dan memory card.

Tips Teknis 

1. Jika memory card anda tidak high speed sebaiknya menggunakan Jpeg Fine dan bukan RAW, tetapi jika memory card yang anda gunakan High Speed.
2. Gunakan speed 1/1250 untuk menangkap momen yang freeze, atau gunakan 1/60 jika anda ingin menggunakan teknik panning.
3. Gunakan Aperture Priority dan bukaan lensa yang lebars eperti F 6 atau 8 agar detail dapat ditangkap dengan baik.
4. Gunakan Mode High Speed Continous jika kamera anda Nikon dan gunakan AI servo jika kamera anda canon.
5. ISO lebih rendah lebih baik, karena adanya bagian gelap jika kita menggunakan iso rendah jika diangkat bagian gelap tersebut noisenya tidak terlalu parah.

untuk melihat artikel Pacu Jawi dan foto foto lengkapnya, klik link dibawah ini.

Photography & Text by Barry Kusuma


__._,_.___


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: