16.10.13

[tourismindonesia] PLESIRAN TEMPO DOELOE: Kota Belanda di Pulau Seribu, Minggu, 20 Oktober 2013



PLESIRAN TEMPO DOELOE: Pulau Onrust & Pulau Edam
Kumpulnya di Parkir Timur Senayan yakh.
Minggu, 20 Oktober 2013 jam 06.30 WIB
Rp.350 ribu/org, sudah termasuk:
(thee manis)
(snacks pagi)
(snacks sore)
(berupa roti tjap negeri belanda, tapi produksi lokal hehehe)
(makan siang Nasi pake Rendang-Telor Balado-Gulai Nangka)
(Rendangnja bole bikin mata merem melek sangking enaknja)
(dibikin dari resep aseli Kampong Soengajang, Batoesangkar)
(masup ke Museum Pulau Onrust, lihat sejarah & artefaknya)
(naik ke atas Mercusuar di Pulau Edam, buatan tahun 1879!)
(naik Bus AC White Horse ke/dari Pelabuhan Muara Kamal pp)
(naik Kapal Motor ke Pulau Onrust & Pulau Edam, pake liwatin
Pulau Cuyper, dan Pulau Kerkhof dideketin, karena angle foto-
nya bagus kalo dijepret dari arah laut, seperti pulau misterius)

(dipinjemin life-jackets/baju pelampung kwaliteit bagus pas di
badan, karena kami punya stock 150 buah ukuran S, M dan L)
(kalo daftar tolong sebutkan ukuran bajunya, karena kalo S M
L XL maka muat di Life-Jacket ukuran M, kalo XXL XXXL maka
muat di Life-Jacket ukuran L, ukuran Life-Jacket anak ketjil S)

(diceritakan perihal riwayatnya pulau-pulau bersejarah ini oleh:
Andy Alexander, penggemar sejarah keemasan jaman kompeni
VOC) (di dalem bus, dipoeterin film tentang Pulau Onrust, dan
tentang Masa Keemasan VOC jang dikenal "De Gouden Eeuw")

Bank BCA: 237.14.25.693
MANDIRI: 101.000.4434. 088
atau BNI 46: 01.48.44.54.65

(please kirim email dulu sebelomnya, ntar dibales kok, untuk dapatkan
nomer urut keikutsertaan, jangan langsung transfer yah, ntar kitanya
malah bingung karena dapetin itu uang kaget, bisa dikopi khan jek?!)
(anak ketjil, orang moeda dan orang toea, bayarnya sama yah, oke?)
(semua di-reken dengan satoe prijs/price iatoelah:
Rp.350.000/org)


Sadjoemblah poelo di Kapoeloean Seriboe dibriken nama dari kota-kota di Nederland.
Maksoed hati rindoe moederland (motherland), marika serasa idoep deket negerijnja.
Djikaloe kangen Amsterdam, tjoekoep berlajar ke Poelo Amsterdam (Poelo Oentoeng
Djawa), kangen Rotterdam ke Poelo Oby, kangen Enkhuyzen tinggal ke Poelo Damar
Kitzil <<< maksoednja ketjil, kangen Leyden (Leiden) pegi ke Poelo Jamek (Nyamuk?)
lantas kangen Mittelburg (Middelburg?) bole samperin Poelo Vamboe, ataoe Bamboe.
SAHABAT MUSEUM bakalan briken pentjerahan perkara kota-kota itoe, dalem atjara:


PLESIRAN TEMPO DOELOE: Kota Belanda
di Pulau Seribu 
Minggu, 20 Oktober 2013, 06.00 - 18.00

"Klontang.. Klontang.. Tek.. Tek...Teng.. Teng.. Teng... Dung.. Teeng.. Teeeeng...."
Brikoet boeni (boenji) soeara kapal lagi di-service sasoeda berlajar berboelan-boelan
lamanja dari Europa, toedjoean Asie djaoe, tempat negerij impian banjak hatsil boemi
jang bole bikin Belanda semangkin banjak doeitnja, kota-kotanja makmoer en tentrem.
Kapal-kapal lajar terseboet di atas dikassie betoel di Poelo Cappal, begitoelah jang di-
goresken di peta VOC abad ka-17. Boeat Kompeni nama poelo itoe bole dibilang poelo
jang tida pernah istirahat diseboet "onrust" ataoe "unrest", teroes bekerdja selama 24
djam zonder brenti. Kasiboekan berdjalan amet padat. Kapal tiba, di-check, bersandar,
dibetoelin en jang baroe tiba dari Europa dirawat dengen baek, soepaija kombali prima. 

Persaingan perdagangan antara Europa dan Asie timboelken adoe kakoeatan diantara:
Portugeesch, Spanjol, Inggeris en Belanda. Hingga achirnja "dimenangken" oleh Orang
Belanda dalem soeatoe strategie nan djitoe. Gagalnja mendapetken system monopoly
di kota Bantam (Banten) bikin Belanda toendjoek satoe bilangan baroe di sadikit arah
timoer. Satoe kota jang blon begitoe rame, bernama Jacatra (Jayakarta) dipilih bener.
Oentoek dapet koeasai dan mendjaga dari antjeman Armada Inggeris, poen pasoekan
lokaal Bantam, Belanda minta idzin kepada Pangeran Iajacatra oentoek mangpa'atken
satoe poelo jang dianggep tepat digoenaken sebagi tempat betoelin kapal sekaligoes
sebagi benteng pertahanan boeat mendjaga Iajacatra (jang kamodian djadi Batavia).
Poelo Onrust ini dianggep terpenting, diantara goegoesan poelo di Kapoeloan Seriboe.

Poelo seloeas 12 hectar pada tahoen 1610 itoe doeloenja maroepaken tempat tetirah
para radja Bantam. Walopoen sebenernja tida djelas siapatah pemilik aselinja, apatah
Bantam ataoe Iajacatra. Namoen sedjak Belanda dapetken persetoedjoe'an dari Prins
Iajacatra, pada tanggal 11 sampe 13 November 1610 maka Belanda moelai berdiriken
sadjoemblah bangoenan penting sebagi galangan kapal, dan djoega pemoekiman oen-
toek menempatken kolonie baroenja, oetamanja para Orang Belanda dan Orang Tjina.
Di kamodian harinja, banjak comodity hatsil boemi jang didatengken dari berbagai be-
lahan Noesantara jang ditoempoek di Poelo Onrust ini. Koetika kapasitasnja melimpah,
maka ditarok di Poelo Cuyper (Cipir ataoe Kahyangan) selaen ditempatken di pakhuis
(goedang) sisi barat (Westzijdepakhuizen/Museum Bahari), dan bagian timoer (Oost-
zijdepakhuizen (Goedang Sisi Timoer, jang bekas itoe Kasteel Batavia pernah berdiri).

Kedjajaan Poelo Onrust berlangsoeng sedjak awal abad ka-17 (1600an) hingga awal
abad ka-20 (1900an). Sempet bebrapa kali hantjoer-leboer digempoer oleh Tentara
Inggeris. Sedjak terdjadinja perang di Europa continent, Inggeris dan Belanda berse-
teroe. Batavia di-block, moelai dari Poelo Onrust dan sekitarnja. Hal itoe poenja an-
deel bikin VOC bangkroet. Tiada hoeboengan antara Batavia en Amsterdam, djoega
kota-kota laenja jang mendjadi perwakilan VOC (Kongsi Dagang Kompeni) di berbagi
doenia laennja. Positie VOC semangkin melemah, tahon 1800 Poelo Onrust diserang.
Namoen tahon 1803 dibangoen kombali, en lagi-lagi digempoer Inggeris tahon 1810.
Sasoeda itoe dipake sebagi pangkalan Armada Inggeris hingga achirnja sedjak 1816
tatkala Inggeris hengkang dari Djawa, maka itoe poelo dikombaliken functienja oen-
toek benteng pertahanan kota Batavia dari antjeman fihak moesoeh Orang Belanda.

Kahidoepan di poelo ketjil ini berdjalan normaal lajaknja idoep di darat. Banjak Orang
Belanda jang menetap, namoen sebahagian ta koeat dengen climaat (iklim) tropisch,
apalagi tinggal di poelo jang panas. Bebrapa orang mati moeda, dan dikoeboer pada
sisi oetara poelo. Artefak dari masa laloe ditemoekoen pada waktoe penggalian oleh
arkelog. Ada petjahan piring keramik, botol, pipa rokok, en laen sebaginja. Poen ada
sepatoe besi, jang mana diperkiraken digoenaken oleh para tawanan ataoe ada jang
bilang ini dipake sebagi pemberat koetika menjelem ke bawah aer Kapoeloan Seriboe.
Ditemoekennja soeatoe tempat penampoengan aer bersih di tengah poeloe terbitken
doegaan bahoewa itoe poelo sediaken fasilitas baek boeat warganja, djoega kepada
kapal-kapal jang baroe tiba dari loear negerij jang amet boetoeh pasokan aer bersih.
Aer bersih itoe didatangken dari Passar Ikan (sekarang ini di deket Pelabuhan Sunda
Kelapa) dan jang ditampoeng dari aer hoedjan, djadi rasah aernja tawar dan sjeger.
Goedang makanan di-isih sajoer-majoer en daging fresh oentoek pasokan warganja.

James Cook, pendjeladjah Oceania, sempet singgah di Poelo Onrust. Kapal lajarnja
jang kesohor bernama Endeavour merapat oentoek dibetoelin oleh toekang prahoe
Poelo Onrust. Marika dengen sampoerna rawat en perbaiki roesak Kapal Endeavour
pada tahon 1770. Banjak chabar jang tersiar bahoewa James Cook jang temoeken
benoea Australie dan Oceania. Namoen fakta jang beredar pada djeman itoe, dika-
takan bahoewa Orang Belanda soeda lama meng-ekploratie bilangan bawah Hindia
Belanda, bahkan marika menjeboet itoe continent dengen nama: "Nouva Hollandia"
ataoe Holland Baroe. Adalah Abel Janszoon Tasman (1603 - 1659) jang djoega lebi
populair dengen nama Abel Tasman, soeda koelilingin daerah antahberantah bawah
ini. Tetapi Tasman tida temoekoen Australie mainland, sebab-sebab melipir terlaloe
ke Selatan, maka tida heiran ada satoe poelo jang bekend sebagi: Poelo Tasmania.

Hari ini, poelo itoe menjoesoet mendjadi 7,5 hectar sadja loeasnja, disebabken itoe
abrasie ratoesan tahon lamanja jang melanda Poelo Onrust itoe. Pada djemannja ke-
emas-an VOC, di poelo itoe menetap: 1.200 orang kompeni ..brikoet 300 boedaknja!
Marika tjoemah di-idzin-ken berlajar ke daratan (Batavia) tijap-tijap 6 boelan sekali,
ta heiran koetika berada di darat, marika ametlah rojal dan idoepnja berfeesta-pora.
Sedjak tahon 1823 poelo ini dipake sebagi Pangkalan Angkatan Laoet Hindia Belanda,
dan pada tahon 1827 dikassie perhatian oleh Gouveneur-Generaal van Der Cappelen.
Klaarnja pelaboehan modern di Tandjong Priok, memboeat Poelo Onrust djadi soenji,
sepi dan tida teroeroes. Hal ini terdjadi sedjak tahon 1883, apalagi adanja bentjana
alam Goenoeng Krakatao mledoeg tahon 1883 jang sebabken gelombang tydal gede.

Kintjir Angin didatengken import dari Amsterdam, ditarok di bagian oetara poelo itoe,
tahon 1694, dan jang kadoea tahon 1691. Pertimbangan diletakken di bagian oetara
kerna angin dari arah sitoe lebih kentjeng, sehingga dapet difunctieken sebagi power
menggerakken kintjir angin oentoek gergadji kajoe bahan berbagi matjem keperloean
bagian kapal jang akan dibetoelin totaal sasoeda menempoeh perdjalanan nan djaoe,
dari Europa ke Djawa djoega dari Ambon, India, Ceylon (Sri Lanka), Japan (Deshima).
Oentoek mendjaga pertahanan Bandar Djakarta (Teloek Djakarta) dibangoenlah zona
pertahanan pada tahon 1656, architechtnja Johannes Listing, bentoeknja mirip belah
ketoepat. laloe di tahoen 1671 dikembangken mendjadi bentoek segilima (pentagon). 

Moelai tahon 1911 hingga 1933, poelo itoe digoenaken oentoek Karantina Hadji bagi
para djamaah jang maoe menoenaiken perdjalanan soetji ke Mekkah di Saudi Arabia.
Pada periode moesim hadji, Poelo Onrust sanggoep menampoeng sampe 3500 orang
djamaah hadji, dipake sebagi tempat keberangkatan dan kedatangan djamaah hadji.
Tapi sajang semoea itoe tinggal poeing dan pondatie-nja sadja, apalagi pada tahon
1968 terdjadi pendjarahan besar-besaran oleh pendoedoek sekitar boeat diambilken
kajoe moetoe jang bagoes/prima dari bekas roemasakit, roema dokter, barrack hadji.
Kitaorang nantinja bakalan tjeriteraken, betapa soelit, soeker, piloenja pelaksana'an
perdjalanan ibadah hadji di djeman koloniaal belanda. Tentoe sadja alesan mengapa
para djamaah hadji itoe moesti ditempatken di poelo ketjil itoe sablonnja berlajar ke
Tanah Soetji, dan sasoeda kombali lagi ke Noesantara, dipreksa oleh dokter dengen
terliti dan seksama, soepaija tiada bacteri maoepoen koeman, penjakit jang masoep
ke negerij Hindia Belanda, sahingga pendoedoeknja senantiasa sihat sentausa djaja.

Klaar koelilingin Poelo Siboek (On-terus), kitaorang pegi berlajar ke Poelo Edam jang
boeat orang penggemar kulinair lebi dikenal sebagi kota penghatsil kedjoe dari Edam.
Kota Edam di Belanda sono terletak tjoemah 30 minuten dari Amsterdam. Tetapi dari 
Poelo Onrust djarak tempoehnja koerang lebih 1 djam 30 minuten sampe Poelo Edam.
Pendoedoek sekitar sini menjeboetnja Poelo Damar. Moengkin, kerna di tengah poelo
itoe terdapat satoe menara mertjoesoear jang tinggi mendjoelang 60 meter, ke atas.
Seloeroeh materiaalnja dibikin dari besi (steel) plat jang tebel, terdiri dari doewa sisi,
dalem en loear. Kitaorang bole naek sampe ke poentjaknja djikaloe sanggoep melang-
kah 270 anak tangganja. Nistjaja koetika sampe di poetjoek atas di deket lampoenja,
Toean en Njonja bakalan seneng hati goembirah, ..kerna dapet liet daratan Djakarta!

Lampoe sorot gede di oedjoeng menara itoe soenggoe bergoena boeat kassie pandoe
kapal laoet arahken ke pelaboehan. Pernah djoega dipake oleh Airport Kemajoran goe-
na kassie pandoean pesawat terbang jang mahoe mendarat di kota Djakarta kita itoe.
Dari lampoe bertjahja itoe, maka di kamodian hari pendoedoek setempat menamaken-
nja mendjadi: Damar, jang artinja tjahja/tjahaja, dian, pelita. Walopoen djikaloe dina-
maken Poelo Mertjoesoear, Poelo Lampoe masih bisa difahami oleh masjarakat banjak.
Poelo itoe sempet djadi poeloe jang paling menjenangken di doenia pada tahon 1682!
Djangan bitjara tentang Poelo Bali, kerna pada djeman itoe blon tersentoeh kompeni.

Panorama jang ditawarken poelo itoe amet mooi, biroe laoet, pemandangan Djakarta
di kedjaoehan, oedara jang bersih seger *sniff* *sniff*, bikin hati tak sabar ke sana.
Kata orang doeloe, pernah ada satoe villa milik penggede kompeni, jakni Gouverneur-
Generaal (Gubernur-Jenderal) Camphuys (1685) jang bikin roemah boeat tetirahnja di
tengah poelo itoe. Semoeanja serba Djepang, taman Djepang, djembatan ketjil, pu'un
bonsai, aer terdjoen, lampoe lanteren Djepang, makanan-minoeman Djepang, bahkan
kaloe-kaloe tamoe dateng bezoek ke poelo ini, disoegoehken makanan chas Djepang!
Makanan Djepang en minoeman enak soeda tiada lagi, nantinja tatkala pakansi, kita-
orang akan sediaken brood (roti) chas Belanda (Holland Bakery?) dan minoemnja aer
poetih sadja (akwa) soepaja rerongkongan kombali seger setelah diterpa angin laoet.

Tetapi djangan fikir itoe masih ada sekarang, kerna semoea itoe soeda linjap *keluh*
Semendjak djeman Kemerdekaan poelo itoe dipake boeat menampoeng anak djalanan
bahkan panti djompo! Tersiar chabar poela mahoe didjadiken tempat bermaen djoedi!
Kini, poelo jang pernah mendjadi taman firdaus itoe djoega soeda sepi en soenji, ting-
galken sisah kedjajaan masa lampaoe. Tjeritera sedjarah dibalik itoe, jang bikin Poelo
Edam serasa "hidoep" dalem keabadian, poela dalem kenangan manis masa keemasan
Kota Belanda di Kapoeloan Seriboe jang masih briken banjak nostalgie djeman doeloe.
Selagi tjoeatja tjerah matari menjorot terang, djangan sampe tida ikoetin programma
bagoes deripada SAHABAT MUSEUM jang bekend en achlinja bikin plesiran ja goed ini.

So, toenggoe apalagi?! Lekas, Sigra daftarken diri Toean dan Njonja sekalian sekarang
djoega ke email adep@cbn.net.id ataoe hoeboengi telefoon-tangan di nummer 081894
9682 (nomer urut peserta akan diberikan setelah mendaftar, maka nantinya ditransfer
uangnya sesuai dengan nomer urut itu) setelah itu doeitnja bisa soeda bole ditransfer
ke BCA 2371425693 BCA cabang Pondok Indah atas nama ADE HARDIKA PURNAMA
toeloeng dikonfirmasikan segera via sms ke 0818 94 96 82 atau via email seperti biasa.
(doeit jang soeda ditransfer tida dapet dikembalikan, tp bisa dioper kepada orang laen)
Boleh juga ditransfer ke rek.MANDIRI: 101.000.44.34.088: ADE HARDIKA PURNAMA
dan ke rek.BNI 46, dgn no.rek: 01.48.44.54.65 atas nama: ADE HARDIKA PURNAMA
(oh iya kedua bank itu cab. Pondok Indah juga yah, yuk mari dikirim segera, trims yah)

Tjara membajarnja/transfer, misalnja: Onky Alexander mendaftar ada di nomer urut 18
maka Onky transfernja = Rp.350.018 (kalo di mesin ATM ketiknya Rp.350018 <<<<<<
angka 18 di belakang mengacu ke no.urut) djadi bajarnja boekan tjoemah Rp.350.000,
tetapi ditambah Rp.18 sebagi nomer urut. Oh iya kalo soeda transfer en soeda pakein
no.urut, kabari yah! Kalo mendaftar lebih dari 1 orang en kepengen transfer sekaligus, 
contohnya kayak gini nih:

18. Onky Alexander
19. Meriam Bellina
20. Btari Karlinda

Transfernya bisa sekaligus = Rp.350018 (mengacu ke no.urut duluan), jadi no.urut-
nya jangan dijumlahin jadi 1 (18 + 19 + 20 = 57 = Rp.1050057), JANGAN, JANGAAN,
karena nantinya malahan bikin bingung, dan udah gitu kan no.urut 57 bisa jadi udah
ada yang punya, orang laen gitu. Tetapi kalo mau transfer satu per satu juga boleh,
ketik aja: Rp.350.018, Rp.350.019 dan Rp.350.020, dan atau misalnya temen/patjar,
keluarga mau daftar lagi, dan mendapatkan no.urut yang jauh dari rombongan Anda
(misalnya dapet no.urut: 178) maka nantinya kalo mo mentransfer sekaligus, tolong
disebutin aja yah bahwa (misalnya transfer untuk 4 orang sekaligus), itu duit yang
= Rp.1.400.018 itu untuk no.urut 18, 19, 20, dan 178. Nah, tjoekoep faham khan?! 

Djangan loepa bawa pajoeng, handdoek ketjil ataoe apalah, inget di laut panas bok! 
Djikaloe temponja hoedjan ada toeroen, kitaorang aken moelain itoe plesiran sasoe-
dahnja hoedjan brenti. Zo, plesiran tetep dilaksanaken, tidak berganti hari/tanggal. 

Memoedjiken dengen hormat,
Ade Purnama (Adep)
SAHABAT MUSEUM
Jakarta-Indonesia
P: 0818 94 96 82
0812 84 27 27 36
Pin BB: 23975CBC
Email: adep@cbn.net.id
Facebook: Ade Purnama
Twitter: @sahabatmuseum
www.sahabatmuseum.org

(beberapa sumber sejarah dibaca dari buku:
"Sumber-sumber Asli Sejarah Jakarta Jilid I, II
III", karya A.Heuken SJ; "Tempat-tempat Ber-
sejarah di Jakarta", karya A.Heuken SJ;  "Ber-
haji di Masa Kolonial", karya Dr.M.Dien Majid;
"Jelajahi Ujung Dunia (Perjalanan Para Penje-
lajah Besar)", karya Jon Balchin; artikel Warta
Kota, Minggu 15 April 2004: "Menengok Pulau-
pulau di Kepulauan Seribu (bag.1), Dicari "Pe-
rias Wajah" Onrust, Kelor dan Cipir", karya Pra-
daningrum; Warta Kota 10 April 2005: "Asrama
Haji Zaman Kolonial", karya (dra); Warta Kota,
Minggu 10 Agustus 2008: "Onrust Bertahan Lima
Abad", karya (pra); Kompas, Sabtu 15 Mei 2004:
"Asyiknya Berwisata Bahari di Kepulauan
Seribu",
karya Susi Ivvaty; buku panduan "Pulau Onrust"
oleh Pemerintah Propinsi Daerah Khusus Ibukota
Jakarta - Dinas Kebudayaan dan Permuseuman,
terbitan tahun 2003; film dokumenter bertajuk:
"Kawasan Bersejarah Taman Arkeologi Onrust",
oleh Taman Arkeologi Onrust - Dinas Pariwisata
dan Kebudayaan - Pemerintah Propinsi Daerah
Khusus Ibukota Jakarta, terbitan tahun 2012).



PLESIRAN TEMPO DOELOE: 
Kota Belanda di Pulau Seribu  

Minggu, 20 Oktober 2013
06.00 - 07.00: Kumpul di Parkir Timur Senayan
07.00 - 08.00: Berangkat Pelabuhan Muara Kamal
08.00 - 08.20: Siap-siap naik Kapal Motor
08.20 - 09.00: Berangkat ke Pulau Onrust
09.00 - 10.30: Keliling Pulau Onrust
(cerita ttg Pulau Cuyper & Pulau Kerkhof)
10.30 - 12.00: Berangkat ke Pulau Edam
12.00 - 13.00: Makan Siang di Pulau Edam
13.00 - 14.30: Keliling Pulau Edam
(cerita ttg Kota Belanda di Pulau Seribu)
14.30 - 16.30: Berangkat ke Pelabuhan Muara Kamal
16.30 - 17.30: Berangkat ke Parkir Timur Senayan
17.30 - 18.00: Acara Klaar, See You in Next PTD


__._,_.___


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: