21.9.14

[tourismindonesia] Plesiran Tempo Doeloe: 22-23-24-25-26-27-28-29-30 November 2014 [1 Attachment]

[Attachment(s) from Ade Purnama included below]

 
 

SAHABAT MUSEUM
dengan hati seneng presenteren:
PLESIRAN TEMPO DOELOE 
                                         PULAU RUN dituker NEW YORK?

 

Djangan langsoeng pertjaja, kerana itoe jang ditoeker-goeling

dengan Pulau Run pada tahon 1667 itoe namanja misih Nieuw

Amsterdam (New Amsterdam), ataoe lebi tepatnja di bilangan

Manhattan (dalem nama Indian diseboet: Manna-hata), goena

lantjarken Kompeni VOC poenja kakoeasaan di Banda Naira,

soewatoe kapoeloean rempah-rempah (spices) di Moluccas

(Maluku). Sasoeda berganti pengoeasa (dari orang Belanda

ka Inggeris), Nieuw Amsterdam brobah mendjadi New York!

Belanda fikir djikaloe mahoe succes lakoeken monopoli per-

dagangan rempah-rempah setjara paksa, dan mendapetken

kaoentoengan jang amet besar sekali, maka orang Inggeris

jang menetap di Poelo Run (jang pernanja di bilangan paling

barat Kapoealoan Banda Naira) haroes lekas angkat kaki dari

itoe poelo, sebab-sebab soepaija Belanda dapet kendaliken

itoe perkeboenan pala jang tjoemah toemboeh berkembang

dengan baek di Kapoeloean Banda Naira sadja. Soenggoeh.

Tida ada di tempat laen di doenija poehoen pala jang idoep, 
tjoemah adanja di Kapoeloan Banda Naira! Pala dan rempah-

rempah laennja, dibeli dengan harga moerah, jang kamodian
didjoeal 1600% mark-up-nja di pasaran Europa. Tentoe sadja

itoe kapoeloan mendjadi reboetan negerij benoea biroe, jak-

ni: Inggeris, Belanda, Portugal poela Spanjol jang beroesaha

tegoeh sampe berperang goena koeasain poelo kaja-raja ini

Kapoeloan Banda Naira terdiri dari sadjoemblah poelo, ia itoe:
Poelo Neira, Poelo Lonthor, Poelo Goenoeng Api, Poelo Ro-
sengain, Poelo Pisang, Poelo Soeanggi, Poelo Karaka, Poelo
Ai, Poelo Nailaka dan Poelo Run. Poehoen Pala bertoemboeh
liar di njaris samoea poelo terseboet. Sedjak tahon 1621 Kom-
peni VOC takloekken samoea poelo-poelo terseboet katjoeali
Poelo Run jang didoedoekin Inggeris, dan maropaken pembri-
an daripada Orang Kaja (tokoh masjarakat setempat) bernama:
Datoek Poetih, kepada Ratoe Inggeris Elizabeth I, tahon 1616. 

Bahkan pelaoet heibat Christopher Columbus poen sablonnja

dikirim choesoes oleh Radja Spanjol, oentoek temoeken itoe
Negerij Pala terseboet, dengan mengambil djaloer jang beda,

boekan berlajar ka timoer lajaknja orang Portugeesch namoen

via bagian barat, jang djadinja malahan tiada dikatemoekannja

India Timoer, tetapi Bahamas di benoea Amerikka. Empat kali

ditjoba pelajaran, namoen senantiasa gagal. Toean Columbus

tida pernah singgah di Kapoeloan Banda hingga achir hajatnja.

 

New York bole berkembang pesat mendjadi kota metropolitan,

namoen Banda Naira briken sorga doenija jang sesoenggoeh-

nja. Bajangken sadja, nantinja kitaorang bakalan menginep di

satoe hotel dengan langgam coloniaal-stijl (style) jang klasiek.

Makan pagi (onbijten) dengan selai pala (nutmeg jam), kamoe-

dian minoemnja teh kajoe manis (cinnamon tea) jang diproduk-

tie setjara traditioneel dengan bahan-bahan langsoeng jang di-

dapetken dari tana Banda Naira jang soeboer poela makmoer.

Makan malem jang romantis di roeangan terboeka menghadap

laoet dan goenoeng api di seberangnja, bikin liboeran mendja-

di sampoerna dan ditemenin sadjoemblah sobat jang asik-asik.

Kamodian kitaorang pegi koelilingin samoea poelo sasoedanja
kenjang menjantap makan pagi jang indah, dan tentoe sadja di-

landjoetken dengan snorkeling ataoe berenang dan maen aer

di tijap-tijap poelo itoe. Boelan November maroepaken waktoe

terbaik oentoek berkoendjoeng ka Banda Naira. Aernja tenang,

ombak rata bageikan karpet membentang nan biroe. Ditambah

lagi aer laoetnja jang bening bagai tjermin, dengan tjampoeran

warna biroe, idjo, tempo-tempo kitaorang ditemenin gerombo-

lan loemba-loemba jang menjamboet datengnja para tetamoe

dari loear poelo. Tiada vakantie (pakansi) jang seindah melan-

tjong ka Negerij Dongeng, saperti mimpi jang djadi kenjataan.

Perkeboenan pala di Banda Naira terbitken sadjoemblah pe-

keboen pala (perkeniers) jang terdiri dari pensioenan pedja-

bat VOC. Marika dibriken hak goena pake dan diharoesken

mendjoeal hatsil panennja ka Kompeni VOC dengan harga

rendah jang soeda ditentoeken. Kahidoepan marika senan-

tiasa penoeh dengan kagoemilangan doeniawi. Idoep jang

selaloe berpesta, menegoek minoeman keras dan makan

masakan nan ledzat tiada tara, dojan pamer harta kekajaan.

Marika menetap di Poelo Naira, sedangken perkeboenan-

nja dipertjaken kepada pengawasnja di poelo seberangnja.

Tamtoe sadja dampak daripada itoe, adalah perilakoe jang

males dan mandja, tida ada hasrat oentoek madjoe, kerana

samoeanja tersedia di tana Banda. Hingga achirnja koeroen

abad ka-19, kebon pala di Banda dapetken competitor jang

koeat ia itoe orang Inggeris en orang Prantjis jang roepanja
soeda berhatsil tanemken benih dan bibit jang terambil dari

Pala Banda di negerij colonienja (djadjahan) marika masing-

masing. Maskipoen demikian, walopoen negerij laennja bo-

le hatsilken panen pala, namoen kwaliteit dan tjita-rasah dari-

pada Pala Banda tiada jang dapet mengalahken, kerna tana

Banda jang mengandoeng vulcanic akibat letoesan daripada
goenoeng api jang meledoeg bebrapa abad jang telah laloe.

Plesiran ka Banda Naira blon compleet kaloe-kaloe tida ber-

tjeritera perihal tana boeangan bagi kaoem pedjoang kemer-

dekaan matjam Bung Hatta, Bung Sjahrir, dr.Tjipto Mangoen-

koesoemo, Mister Iwa Koesoema Soemantri dan laen seba-

ginja. Marika ditempatkan di roemah para perkeniers (orang

perkeboenan pala). Bertahon-tahon lamanja diasingken dari

activiteit politiek di Batavia (Djakarta). Hingga achirnja petjah

Perang Pasifik pada tanggal 7 Desember 1941. Belanda ber-

fikir oentoek pindahken Bung Hatta dan Bung Sjahrir kombali

ka Batavia, soepaija tida dimangfa'atken oleh pihak Djepang.

The End is The Beginning, The Beginning is The End. Tanah

Maluku, tempat bermoelanja colonialisatie, poen berachirnja

colonialism. Masa kedjajaan rempah-rempah ditoetoep den-

gan Perang Pasifik. Kapal lajar dari Belanda jang memenoe-

hi Laoet Banda, kamodian digantiken oleh armada Kapal Pe-

rang Djepang 343 tahon kamodian (Belanda kali pertamanja

tiba di Banda pada tahon 1599). Hari ini peninggalan djaman

VOC misih banjak ditemoeken di Banda Naira saperti perke-

boenan pala, Benteng VOC, soemoer tempat diboenoehnja

tokoh masjarakat, roema-roema para perkenier jang mewah.
Sedangkan peninggalan djaman Perang Pasifik dapet diliet

di Poelo Ambon, matjam pill box di pantai, di pinggir djalan,

di atas koeboeran, ada djoega meriam djepang, koeboeran

Tentara Sekoetoe (Australia), dan tentoe sadja benteng VOC

di bagian oetara Poelo Ambon, poen di tengah kota Ambon.

SAHABAT MUSEUM akan adjak Toean & Njonja oentoek sam-

perin 20 sitoes bersedjarah di Poelo Ambon en 40 sitoes ber-

sedjarah di Kapoeloan Banda Naira selama 9 hari perdjalanan.

Ditanggoeng poeas, kerna kitaorang bakal kassie terang pen-

djelasan sedjarah setjara detail en bole bikin otak makin pinter.

Tida loepa oentoek menjantap masakan chas Maluku jang tida

dapet dikatakan lagi ni'matnja sampe merem-melek. Kitaorang

djoega akan adjakin Toean en Njonja sekalian oentoek pintong

(pindah tongkrongan) ka Kopi Joas ataoe di Kopi Shibu-Shibu,

didjamin relax sambil minoem ijs (es) kopi-soesoe jang sedap-

nja tida katoeloengan. Begitoe poela dengan bersantai di ping-

gir pantai sembari tjolek Roedjak Natsepa jang soeda kasohor.

  Sabtu 22 November -
  Minggu 30 November
  Rp.6 juta/orang (tidak
  termasuk tiket pesawat

  menuju ke Ambon p.p)

 (perihal naik pesawatnya
 apa, akan dikabarin pada

 email pengumuman detail

 yang akan dikirimkan pada
 minggu depan, sabar yah)

Rp.6 juta/orang (yg tanpa tiket pesawat) itu sudah termasuk semua-

muanya, diantaranya: Penjemputan di Bandara Pattimura (kalau be-

rangkat bareng kami panitia, atau jadwal pesawatnya deket-deketan

gitcu), Bus Pariwisata AC ketika di Ambon (katanya sih ber-AC, tapi

kalo tanpa AC gak papa yah), Penginapan di Ambon & Banda Naira,

Tiket Kapal Pelni dari Ambon ke Banda Neira pp di Kelas I (sekamar

berdua) dan Kelas II (sekamar berempat). Penempatan teman sekamar

yg 1 kamar berdua akan diprioritaskan buat pasutri (suami-istri) dan juga
warga senior (namun selama persediaan kamarnya masih ada, kami akan

berupaya agar pasangan suami-istri dan warga senior utk menempati jenis

kamar tersebut). Kamar Kelas I & Kelas II pada dasarnya serupa wujudnya

(cuma beda di jumlah tempat tidurnya saja), fasilitasnya= AC, Kamar Mandi

Dalam, Air Panas Deres. Lantas biaya Rp.6 juta/orang itu utk: Makan-Minum

selama Plesiran, Kaos PTD, Asuransi Perjalanan, Naik Speedboat pakansi
ke semua pulau itu (Pulau Run, Pulau Nailaka, Pulau Ai, Pulau Lonthor atau

Pulau Banda Besar, Pulau Gunung Api, Pulau Sjahrir, Pulau Hatta, dan juga
Pulau Neira). Tiket situs-situs bersejarah yg ada di semua pulau itu (baik yg

di Ambon maupun Banda Naira). Dipinjemin Life-Jacket (Baju Pelampung yg

berwarna Orange), yg sesuai dgn ukuran badan masing-masing; kami punya

150 Life-Jackets, yeaah! Juga dianterin lagi ke Bandara Pattimura (sekali lagi,

kalau pulangnya bareng kami panitia, atau jadwal pesawatnya deket-deketan)

sebelum kembali ke Jakarta, atau ke kota-kota lainnya yang ada di Nusantara.


Pembayarannya Bisa Dicicil, Sumpeh Loe.
cicilan 1 = 2 juta (September, yap, di bulan ini !)
cicilan 2 = 2 juta (Oktober minggu pertama yakh)
cicilan 3 = 2 juta (November, minggu pertama jg)

(Semua orang boleh ikutan acara ini lho, jadi gak harus
member SAHABAT MUSEUM saja, siapapun boleh kok
bergabung, yg tua, muda, anak kecil, yg belom pernah
ikut sama sekali program: PLESIRAN TEMPO DOELOE
atau yg belom pernah ketemu sama kami, juga peserta
lainnya, silahkan mengikuti program ini, beneran yaaah)

Sabtu     22 November 2014: menginap di Ambon
Minggu   23 November 2014: menginap di Kapal Pelni

Senin     24 November 2014: menginap di Banda Naira

Selasa   25 November 2014: menginap di Banda Naira

Rabu      26 November 2014: menginap di Banda Naira

Kamis     27 November 2014: menginap di Banda Naira

Jumat     28 November 2014: menginap di Ambon

Sabtu     29 November 2014: menginap di Ambon

Minggu  30 November 2014: Pulang ke Jakarta, dll

di Ambon nginepnya di Hotel Amaris (yg terletak di pusat kota/tengah kota)

di Banda Neira nginepnya di Hotel Maulana (milik Des Alwi; view bagus bgt

langsung ke laut, tentunya menatap Gunung Api, siang-malem, atau subuh :) 

(Oh iya di Ambon sekamar berdua, tapi di Banda Naira ada yg berdua, ber-

tiga, berempat, karena kapasitas kamarnya yg tidak terlalu banyak dan lebih

utama alasannya adalah kamarnya sebagian gede-gede banget, yg kalo utk

2 orang terlalu lapang). Tentu saja pasutri akan ditempatkan sekamar berdua.

(Semoga kami dapat mengaturnya dengan lancar dan semuanya senang hati).

(Pria dan Wanita dipisahkan kamarnya, baik di yang Ambon, Banda Naira juga

di Kapal Pelni; kami akan berupaya mengatur penempatan teman sekamarnya).

9 Hari Plesiran di Maluku
Hari 1: Jakarta - Ambon - istirahat
Hari 2: Ambon: Naik Kapal PELNI: Ambon - Banda Neira
Hari 3: Banda Neira: Pulau Run - Pulau Nailaka - Pulau Ai
Hari 4: Banda Neira: Pulau Lonthor Utara - Pulau Lonthor Selatan
Hari 5: Banda Neira: Pulau Hatta - Pulau Sjahrir
Hari 6: Banda Neira: Pulau Gunung Api - Pulau Neira
Hari 7: Banda Neira: Naik Kapal PELNI - Banda Neira - Ambon
Hari 8: Ambon: Pulau Ambon Utara
Hari 9: Ambon: Pulau Ambon Selatan, pulang ke Jakarta

(Terlampir foto Banda Naira, yg diportret dari depan kamar yg doeloe katanya

pernah diinepin oleh Lady Diana) (Foto oleh: Ela Elo, Design oleh: Bang Joe).  

 

 

                                                                           

                                                                            kalo mau ngedaftar PTD ini
                                                                            email ke: adep@cbn.net.id 
                                                                            (adep at cbn dot net dot id)
                                                                            mending kalo mau nanya2
                                                                            dulu, kirim email aja yuuk





 

                                                                             detailnya mingdep yah 

 

 



__._,_.___

Attachment(s) from Ade Purnama | View attachments on the web

1 of 1 Photo(s)


Posted by: "Ade Purnama" <adep@cbn.net.id>


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com





__,_._,___

Tidak ada komentar: