6.3.16

[tourismindonesia] Hidangan Kepiting istimewa



Edisi 06-03-2016
Hidangan Kepiting istimewa
 

Menikmati menu hidangan kepiting istimewa ditawarkan Waha Kitchen yang terletak di lantai dasar Kosenda Hotel Jakarta dengan menyediakan chili crab, salt & pepper crab, dan steamed crab. 

Dengan bahan dasar kepiting segar yang berasal dari Kalimantan, hidangan ini menjadi pilihan kuliner dengan gaya peranakan yang istimewa. Maulida de Mormes, Marketing Communication Officer Kosenda Hotel Jakarta, menuturkan, kepiting dari Kalimantan memiliki tekstur daging yang lembut dan lebih banyak dengan kualitas yang bersaing. 

"Selain itu, hidangan kepiting ini disajikan dengan gaya peranakan dengan saus dan bumbu-bumbu yang khas peranakan style ini seperti cabai, jahe, chili sauce, hainam sauce, dan lainlain yang menghadirkan rasa gurih, asam, pedas, dan kaya rempah," ujar Maulida, dalam rilis yang diterima KORAN SINDO. 

Menurut Maulida, hidangan ini terbagi menjadi tiga varian menu, yaitu chili crab, salt & pepper crab, dan steamed crab. Chili crab dengan bumbu khas saus Singapore, cabai merah, jahe, hainam sauce, daun bawang, dan sauce hoisin. 

Rasa gurih didapatkan dari saus hoisin yang dicampur dengan jahe dan cabai hingga aroma dan rasa dari hidangan ini menjadi lebih kuat. "Warna merah yang dominan dihasilkan dari campuran saus sambal dan hainam sauce yang cocok bagi para pencinta kuliner peranakan di Jakarta," imbuh Maulida. 

Sementara itu, salt & pepper crab disajikan lebih kering daripada chili crab karena bumbubumbu seperti bawang putih, garam, merica, dan cabai kering yang dimasak langsung dengan kepitingnya hingga benar-benar meresap habis ke dalam daging kepiting tersebut. 

Rasa pedas yang kental juga dihasilkan dari cabai kering yang dipotong-potong dan dimasak langsung dengan kepitingnya sehingga rasa pedas dari cabai tersebut meresap masuk ke dalam daging kepiting yang lembut. "Sementara itu, steamed crab merupakan varian ketiga dari crab feast ini dengan dimasak secara steam dan dengan resep khusus dari Waha Kitchen," tutur Maulida. 

Selain crab feast, Waha Kitchen juga menyajikan hidangan khas peranakan seperti laksa, mango fish chicken, dan nyonya fish yang menjadi salah satu menu andalan restoran yang buka 24 jam ini. Maulida menyebutkan, nyonya fish merupakan hidangan dengan bahan dasar ikan barramundi yang disajikan dengan lemon grass dan tamarind sauce dengan ciri khas rasa segar dan asam yang ditimbulkan dari bahan-bahan tersebut. 

Ada pula mango crispy chicken, yakni salah satu hidangan andalan dari restoran. "Hidangan ini terbuat dari ayam goreng tepung yang crispy dicampur dengan Thai sauce, ketumbar, cabai merah, dan kecombrang sehingga menimbulkan rasa manis, asam, dan gurih," kata Maulida. 

Dari segi desain interior, Waha Kitchen menampilkan mural karya salah satu mural artis asal Indonesia, Sanchia T, yang tergambar di seluruh dindingnya dengan menceritakan kehidupan masyarakat Jakarta di zaman modern. Menurut Maulida, berbagai macam cerita dari kehidupan sehari-hari masyarakat di Jakarta tertuang dalam mural tersebut, seperti keadaan banjir di Jakarta, kehidupan kaum sosialita, anak sekolah, rumah sakit, sampai makanan dan jajanan khas Kota Jakarta. 

Desain interior yang artistik, tak hanya bisa dinikmati di Waha Kitchen, juga Kosenda Hotel. Hotel yang terletak di Jalan KH Wahid Hasyim ini mengklaim sebagai Indonesia's First Design Hotel karena mengusung konsep perpaduan antara desain arsitektural abad ke-21 dengan estetika keindahan arsitektur tahun 1960-an. 

Hotel ini juga baru mendapatkan penghargaan bergengsi, yaitu Gold Circle Awards 2015 dari Agoda.com. Hanya ada 17 hotel di Jakarta yang mendapatkan penghargaan tersebut. Terinspirasi dari tren desain internasional, Ruben Kosenda, pemilik Kosenda Hotel, mencurahkan pengalamannya traveling dan kuliner dari seluruh penjuru dunia dengan membangun hotel pertamanya ini. 

"Bagi saya, Kosenda Hotel is a small hotel with character karena sudah lama saya bermimpi untuk membangun sebuah hotel desain di tengah Kota Jakarta. Hotel ini tidak hanya berkarakter, juga menawarkan kenyamanan dan sajian kuliner yang inovatif. Saya ingin menciptakan pengalaman bersantai yang menyenangkan dan tak terlupakan dengan sentuhan modern," tutur Ruben.

dwi nur ratnaningsih


__._,_.___

Posted by: Holy Uncle <holyuncle@ymail.com>


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com





__,_._,___

Tidak ada komentar: