11.9.16

[tourismindonesia] Plesiran Tempo Doeloe: 25 September 2016






 
SAHABAT MUSEUM dengan hati seneng presenteren:
PLESIRAN TEMPO DOELOE 
                     
                             TINGGALKAN DJAKARTA, SEKARANG!



BRAAAAKKKKKK!!! Truck militair Belanda tubruk mobil jang

mereka jakinin sebagei mobilnja Soekarno. Nasip baek ma-

sih berfihak pada Bung Karno kerna kutika mobilnja itu ditub-

ruk Belanda, ia sedang tida di dalem mobil itu. Tjuma sopir-

nja jang diperentah oleh Bung Karno untuk membeli roti se-

bagei penganan buat para menteri jang sedang rapat di da-

lem rumahnja, di Djalan Pegangsaan Timur No. 56, Djakarta.

RATATAT-TAT-TAT-TAAAAAT... Rumahnja kerap ditembakin

Tentara NICA jang punja hasrat besar untuk membunuh Soe-

karno. Tida heiran tiap malem Soekarno en familie senantia-

sa tidur di rumah orang laen tetangganja, mengetok pintunja

seraja mengutjap "Ini Saja, ..Soekarno, ..Presiden". Oalaah,

sampei sebegitu gentingnja keadahan, jang mengharuskan

pemimpin bangsa kita ini keluar dari rumahnja saben malem.

TETETE-TE-TE-TE-TET... Deziingg..Deziingg.. Selaen Bung

Karno, Sutan Sjahrir pun turut djadi target penembakan, dan

djuga Mohammad Roem terkena samber peluru jang bersa-

rang di kakinja. Mobilnja Amir Sjarifoeddin tida luput dari sa-

saran terror daripada "Andjing NICA" jang bengis en kedjem.

Itu dinamakan "andjing" kerna lambang daripada kesatuannja

jang memang bergambarkan kepala andjing, kleur/klir merah.

Tiap harinja suara tembakan dilepaskan ke udara, jang bikin
Djakarta serasa tida aman en mentjekam. Puntjak kegenting-

an nampaknja amet dirasakan pada Malem Tahun Baru 1945

ke 1946. Tentara NICA dan Tentara Inggeris luapken kegem-

birahan malem penggantian tahun, dengan tjara menembak-

kan terus-menerus tiada berhenti lajaknja sedang berperang.

Esok harinja, tanggal 1 Januari, di hari pertama di tahun 1946,

Bung Karno memanggil Kepala Eksploitasi Barat (Kereta Api)

untuk menghadap di rumahnja, en berdiskusi perihal rentjana

pemindahan presiden, wakil presiden, dan sedjumlah mente-

ri ke Djocjakarta, wilajah jang mendukung Republik Indonesia.

Rantjangan akbar tersebut disiapken dalem tempoh jang sing-

kat, rapi, terkoordinir dengan baek oleh segenap team kerdja.

Strategie resia (rahasia) disusun. Kereta Api digunakan untuk

alat perdjoangan pemindahan para pemimpin bangsa, kerna

dianggep sebagei angkutan transportatie paling aman dalam

situatie en conditie jang tida menentu pada masa itu. Tida ba-

njak orang jang tahu perihal plan bersedjarah jang mengubah

nasip bangsa kita ini, utamanja berkenaan dengan keberlang-

sungan Kemerdekaan Republik Indonesia. Andeel kelompok

dari insan Kereta Api dalem persiapan actie jang gagah bera-

ni nan penuh risico tersebut patut diberikan hormat jang tinggi.

Dengan semangat Hari Kereta Api jang senantiasa diperingat-

ken tiap tanggal 28 September (moment pengambilan kekua-

saan perkeretaapian dari fihak Djepang jang digerakkan oleh

Angkatan Moeda Kereta Api/AMKA di tanggal 28 September

1945 -hari itu merupakan tanggal dibentuknja Djawatan Kereta

Api Repoeblik Indonesia atau DKARI), kitaorang daripada ge-

rombolan SAHABAT MUSEUM, hendak melakuken satu actie
Napak Tilas "Hijrah Pemerintah ke Djocjakarta", dalem duratie
1 HARI FULL, dengan menggunaken berbagei alat transporta-

tie berupa: Autobus dengan AC jang berhembus dingin djuga

sedjuk, ganti Trein (sepur), ganti Autobus lagi, ganti Trein lagi.
Simulatie keadahannja lajaknja terdjadi di tanggal 3 Januari ta-

hun 1946 (atau 70 tahun silam) seperti jang tertulis di bahagian

bawah pengumuman rentjana plesiran nantinja (route-routenja).

Ini programma bole dibilang paling TOP, mungkin sahadja be-

lum pernah ada gerombolan laen jang bikin sekumplit pula se-

detail jang kitaorang kerdjaken, ditambah para narasumbernja

djempolan punja: Dr.dr.Rushdy Hoesein -seorang sedjarawan,

jang banjak menjoroti kedjadian di djaman revolutie kemerde-

kaan; Pak Aditya Dwi Laksana -pemerhati sedjarah perkereta-

apiaan Indonesia; perwakilan dari Keluarga Hidajat -insan ke-

reta api jang dulunja bertugas dalem peristiwa bersedjarah ini,

membawa Kereta Luar Biasa nembus barikade Tentara NICA,

sampei selamat tiba di tudjuan achir, Station Tugu Djocjakarta.


 

(Thee Panas)
(Snacks Pagi)
(Makan Siang)
(Snacks Sore)

(Naek Bus AC Trac)

(Puter film documentair peristiwa 3 Januari '46)
(Kaartjis masoep Museum Transportasi di TMII)
(Naek Kereta Api keliling Museum Transportasi,

merasahken begimana naek kereta api lajaknja

hijrah dalem suasana tida djelas, menegangkan)
(Masoep ke gerbong Kereta Luar Biasa jang aseli) 

(Kaartjis masoep TMII/Taman Mini Indonesia Indah)

(Kaartjis Kereta Api Stasiun Cikini - Stasiun Bekasi)

(Kaartjis Kereta Api Stasiun Bekasi - Stasiun Klender)

(Kaartjis masoep Museum Perumusan Naskah Proklamasi)

(Kaartjis Kereta Api Stasiun Jatinegara - Stasiun Manggarai)

(Naek Kereta Api: Jatinegara - Manggarai - Cikini - Bekasi -

Klender) (Naek Bus dari Museum Perumusan Naskah Prok-

lamasi - Stasiun Jatinegara; Stasiun Manggarai - Balai Yasa

Manggarai - "belakang Roemah Bung Karno"; Stasiun Klen-

der - Taman Mini Indonesia Indah; kembali ke Museum Pe-

rumusan Naskah Proklamasi di Jl. Imam Bonjol, Menteng).

(Masoep dalam Dipo Jatinegara, dekat Stasiun Jatinegara)*

(Masoep Balai Yasa Manggarai, dekat Stasiun Manggarai)*
(*masih menanti konfirmasi).


                                                              

Minggoe, 25 Sept
Rp.360.000/orang
(tiga ratus enam

puluh ribu rupiah)  

                                                                          
(tempatnya terbatas!

mengacu ke kapasitas

Bus AC-nya. sekarang

ini tersedia 1 unit bus

isi 25 seats, bilamana

peserta bertambah en
unit bus tersedia lagi,

yah hayuk aja ikutan) 
                                                                                                                  
Kumpul di Museum

Perumusan Naskah

Proklamasi, Jl. Imam

Bonjol No.1, Menteng

kalau mahu ikutan PTD ini, 
email ke: adep@cbn.net.id 
(adep at cbn dot net dot id)

 

 

 

 

                                              detailnya mingdep yah

 
 


__._,_.___

Posted by: "Ade Purnama" <adep@cbn.net.id>


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com





__,_._,___

Tidak ada komentar: