16.11.16

[tourismindonesia] Oleh-Oleh Djakarta: polo shirt Patung di Djakarta



Bapak-Bapak-Ibu-Ibu jang baek,

 

sahaBATMUSeum mempersembahkan "Oleh-Oleh Djakarta".

Untuk seri kedua, kami tampilkan polo shirt jang djempolan

poenja, icon amet bekend di kota ini: Patung di Djakarta.

Tjoba Bapak-Ibu sebutkan 4 patung jang paling terkenal di

kota Djakarta ini?

 
.
.
.
.
.
.
.
1. Patung Selamat Datang
2. Patung Pengantar Pizza
3. Patung Pak Tani
4. Patung Pancoran
 
Yah, betuuulll.... tapi dari 4 nama patung itu hanya 1 jang tepat,
jang laennja keliru. Apalagi Patung Pengantar Pizza banjak orang
jang tida tahu precies nama aselinja dan kerap menjebutnja asal
sadja, zonder banjak tanja dan tjuma bergumam "Hhhmm seperti
pengantar pizza". Dan ada 2 patung lagi jang tida begitu dikenal,
djikalau dikasi tahu nama sebenernja, jaitu Patung Pahlawan dan
Patung Dirgantara, nistjaja Bapak-Ibu bakalan bingung sendiri :)
 
Oleh sebab itu sahaBATMUSeum dengan hati seneng berikan se-
dikit pendjelasan maupun keterangan sedjarahnja, supaja nanti-
nja tatkala itu polo shirt dipake oleh Bapak-Ibu, bisa sekalian di-
tjeritakan riwajat di balik patung tersebut jang mendjadi icon ke-
banggaan kota Djakarta tertjinta ini. Djangan sampe bingung lagi.
 
1. Patung Selamat Datang. Dibikin tepat di bunderan depan-nja
    Hotel Indonesia (jang sekarang ini kita mengenalnja sebagai:
    Bunderan HI). Diberdirikan untuk menjambut tamu asing jang
    dateng ke Djakarta untuk ikutin event besar Asian Games di
    tahun 1962. Pada bagian puntjak monument tersebut, terda-
    pat 2 orang (lelaki dan perempuan) jang melambaikan tangan-
    nja sembari megang bunga sebagai tanda penjambutan keda-
    tangan para atlet internationaal dari arah utara, atau tepat-
    nja mereka jang baru tiba dan mendarat di Airport Kemajoran.
    Pra design patung ini adalah: Henk Ngantung (Wakil Gubernur
    DKI djaman itu), jang idenja langsung dari Ir.Soekarno sendiri.
    Makna filosofis dari patung tersebut adalah keterbukaan bang-
    sa Indonesia dalam menjambut para atlet dari pendjuru dunia.
    Tim Pematung Keluarga Arca, pimpinan Edhi Sunarso, dengan
    anggauta: Trisno, Askabul, Sarpomo, Moh.Mudjiman, Suardhi,
    Suwandi. Berlaku sebagai penanggungjawab adalah Trubus &
    Edhi Sunarso. Patung ini sekarang djadi icon utama Djakarta.
 
2. Patung Pemuda Membangun. Kerap disebut Patung Pengantar
    Pizza. Hal ini disebabkan pose patung tesebut lajaknja orang
    jang sedang mengangkat lojang pizza ke atas (ach, ada-ada
    sadja penduduk Djakarta ini). Diresmikan tahun 1972, dan me-
    rupakan penanda perbatasan antara Djalan Raja Djenderal Su-
    dirman dan bilangan Kebajoran (jang mulai dibangun sedari ta-
    hun 1948 oleh CSW, artinja = Centrale Stichting Wereldbouw).
    Patung itu menggambarkan seorang pemuda dengan semangat
    jang menjala-njala membawa obor. Guratan urat dari gumpalan
    otot ditondjolkan untuk mendukung ekspresi gerak dari pemuda.
    Tudjuan jang ingin ditjapai dari manifestasi patung ini adalah un-
    tuk mendorong semangat membangun jang pada hakekatnja ha-
    rus dilakukan oleh pemuda, dan orang-orang jang berjiwa muda.
    Dibikin oleh team patung jang tergabung dalam Biro "ISA" (atau
    Insi
nyur Seniman). Munir Pamuntjak ialah penanggungjawabnja.
 
3. Patung Pahlawan. Biasa disebut sebagai Patung Pak Tani. Dibikin
    oleh pematung Russia bernama Matvel Manizer dan Otto Manizer.
    Terletak diantara Djalan Prapatan dan Djalan Kwitang. Digambar-
    kan dalam sosok pria (Pak Tani) jang sedang megang bedil (sen-
    djata) dan seorang wanita (Ibu-nja) jang memberikan bekal nasi.
    Terinspirasi dari dongeng asal Djawa Barat. Sang Ibu mengantar-
    kan anaknja berangkat ke medan perang. Untuk mendorong kebe-
    ranian serta tekad anak lelakinja demi memenangkan perdjuangan
    sekaligus supaja senantiasa ingat kepada kedua orang tua djuga
    tanah airnja, sang Ibu memberikan bekal berupa nasi (dan lauk?).
    Diresmikan pada tahun 1963, dan pada plakat di voorstuknja ter-
    dapat utjapan dari Presiden Soekarno: "Hanja bangsa jang meng-
    hargai pahlawan pahlawannja dapat mendjadi bangsa jang besar".
 
4. Patung Dirgantara. Sungguh asing di telinga. Tetapi djikalau diganti
    dengan sebutan Patung Pancoran. Ach, ..Bapak-Ibu langsung tahu.
    Ini patung pria menundjuk ke arah utara. Ada jang bilang, "clue" ke
    tempat Presiden Soekarno menjimpan harta karunnja. Hmmm bagai-
    mana mau sembunjikan harta jang banjak itu, djikalau untuk pemba-
    ngunannja sadja, Bung Karno mesti "nombok" dengan tjara mendjual
    mobilnja untuk dipake buat modal. Ini patung merupakan perwudjud-
    an dari gagasan Bung Karno di achir masa kekuasaannja. Patung Dir-
    gantara ditampilkan setjara kuat, teguh, gagah berani mendjeladjah
    angkasa. Bung Karno punja hasrat pemuda Indonesia dapat mengua-
    sai angkasa dengan tidak sadja djadi pilot pesawat, tapi dapat pula
    memproduksi pesawat terbang. Atas dasar
itulah Bung Karno mem-
    buat monument masterpiece kedirgantaraan jang tinggi mendjulang.
    Dibuat oleh sanggar Keluarga Arca Yogyakarta atas dasar rentjana:
    Edhi Sunarso, dan klaar pada tahun 1966. Ditempatkan di depannja
    Markas Besar Angkatan Udara dan djuga bole dibilang ini merupakan
    "gerbang" menudju Airport Halim Perdana Kusuma, di Djakarta Timur.

--------

Tersedia dalam 2 (dua) macam ukuran polo shirt Patung di Djakarta:

1. Cowok (normal, model standard polo shirt buat cowok).

2. Cewek (normal, model standard polo shirt buat cewek).

 

- Untuk semua ukuran Cowok (no.1), Cewek (no.2), bisa 

   dibuatkan dengan model lengan panjang (long sleeve).

 

- Lihat contoh polo shirt dan ukuran polo shirt pada lampiran.

 

- Bahan adem dan nyerap keringet, dengan 4 macam warna:

 

1. Patung Selamat Datang = PUTIH.

2. Patung Pemuda Membangun = HITAM.

3. Patung Pahlawan (Tugu Tani) = HIJAU.

4. Patung Dirgantara (Pancoran) = BIRU.

 

- Contoh hasil bordiran, persis seperti yg terlampir pada

   lembar e-flyer pada attachment itu. Di bagian bawah,

   yg bejejer 4. Begitulah hasil bordiran di polo shirtnya.

 

Harga: Rp.160.000,- (seratus enam puluh ribu rupiah) utk

semua macam ukuran. Tersedia size S, M, L, XL, XXL, XXXL.

 

On-kost kirim ke wilayah Jabodetabek = Rp.10.000,- per kirim

(bukan per helai). Untuk di luar wilayah itu, on-kost kirim akan

diberitahukan kemudian setelah di check di TIKI atau JNE. Ok? 

 

Untuk pemesanan, lekas kirimkan email ke: adep@cbn.net.id !

(adep at cbn dot net dot id). Batas akhir pemesanan tanggal:

30 November 2016. Polo Shirt mulai diproses 1 Desember 2016,

diperkirakan kelarnya sekitar 1 bulan (awal Januari 2017). Polo

shirt bakal dikirim ke rumah atau kantor Bapak-Ibu selekasnya.

 

Memoedjiken dengen hormat,
Ade Purnama (Adep)
SAHABAT MUSEUM
Jakarta-Indonesia
P: 0818 94 96 82
0812 84 27 27 36
Pin BB: 23975CBC
Email: adep@cbn.net.id
Facebook: Ade Purnama
Twitter: @sahabatmuseum
www.sahabatmuseum.org

 

(sumber peta: buku "Pedoman Tamasja Djakarta & Sekitarnja,

terbit awal tahun 1960. Peta Kebajoran belum disusun secara

sempurna, dan di daerah Pancoran juga masih blank/kosong;

sumber informasi: buku "Monumen dan Patung di Jakarta, ter-

bitan Dinas Museum dan Pemugaran DKI Jakarta tahun 1999).



__._,_.___

Posted by: "Ade Purnama" <adep@cbn.net.id>


Ingin bergabung? Kirim email kosong ke: tourismindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Klik:

http://tourismindonesia.blogspot.com





__,_._,___

Tidak ada komentar: